
Aditia beranjak dari tempat tidurnya,seluruh badannya terasa sakit bahkan perutnya terasa mual,sebenarnya hari ini dia enggan untuk berangkat ke kantor tapi dia takut istrinya curiga.
Setelah selesai membersihkan tubuhnya,Aditia turun kebawah menemui anak dan istrinya yang pastinya mereka sudah menunggunya di meja makan.
"Sayang,kamu kenapa diam saja,kamu kurang enak badan ya?" Tanya Amanda,dia merasa heran dengan sikap suaminya yang tidak banyak bicara dari tadi,biasanya kalau dia sudah bertemu dengan putrinya,dia akan menanyakan semua hal-hal yang berurusan dengan pelajaran renata di sekolah.
"Tidak papa,aku hannya malas bicara saja,berikan aku kopi,aku sedang tidak ingin makan." Ucap Aditia,Amanda beranjak dari tempat duduknya lalu membuat kopi kepada suaminya.
Pada saat itu Salsa keluar dari kamar,Amanda sedikit aneh melihat rambut Salsa yang sedang basah.
"Pagi semuanya,maaf ya aku telat,maaf ya Manda,aku tidak sempat membantumu." Ucap Salsa,Amanda mengabaikan ucapan Salsa karena dia semakin muak melihat sikap salsa yang tidak punya etika sedikit pun.
Salsa menarik kursi lalu mengambil piring dan ikut sarapan bersama keluarga kecil Amanda.Aditia terlihat biasa saja,bahkan dia semakin jijik dengan sikap kurang ajar Salsa.
"Tante...kenapa Tante belum pergi dari rumah ini,apa Tante tidak punya rasa malu menumpang seperti lintah di rumah orang." Amanda langsung tersedak mendengar ucapan putrinya,dia tidak menyangka Renata begitu berani berbicara blak-blak an di hadapan Salsa.Sementara Aditia,dia cukup puas mendengar ucapan putrinya,kata-kata Renata seakan mewakili perasaannya pagi ini.Wajah Salsa berubah merah padam,dia tidak menyangka gadis kecil itu memiliki lidah yang sangat tajam.
"Aku akan segera keluar jika aku sudah dapat rumah." Jawab Salsa pura-pura santai ,dia dengan tidak tau malunya menyendok nasi ke piringnya dan mulai menikmati sarapan paginya bersama keluarga kecil itu.
__ADS_1
"Sayang,kami berangkat dulu,nanti aku carikan pelayan untuk membantumu di rumah ini,ingat jangan terlalu capek,jika pekerjaan sudah selesai pergilah perawatan agar kamu tidak suntuk di rumah." Ucap Aditia lalu mengecup kening istrinya yang masih duduk di meja makan lalu dia beranjak meninggalkan dapur.
Salsa sangat cemburu saat Aditia memperlakukan Amanda begitu mesra dan perhatian,dia tidak rela jika perhatian itu hannya di dapat oleh Amanda,bahkan dia sangat jijik melihat senyum di wajah Amanda saat ini.
"Kamu bisa tersenyum bahagia sekarang ini,suatu saat kamu akan menagis karena suami mu akan membagi hatinya untuk dua wanita." Suara hati Salsa.
Salsa beranjak dari tempat duduknya,lalu menyimpan piring kotor nya ke tempatnya,setelah itu dia meninggalkan Amanda,yang masih duduk di tempatnya tadi.
"Salsa kamu mau kemana? Aku minta tolong pikirkan kata-kata putriku tadi,mereka semua sudah tidak nyaman dengan keberadaan mu di rumah ini,aku minta maaf jika ucapan ku ini menyakiti perasaanmu,aku sudah salah dari awal,saat aku mengajakmu kesini,seharusnya aku minta ijin kepada suami,anak dan mertuaku agar mereka tidak memojokkan ku." Ucap Amanda,dia sudah pasrah,kalau Salsa akan kembali marah kepadaku.
Salsa mengabaikan ucapan Amanda,dia malah masuk kedalam kamar lalu mengambil ponselnya,
[ Hati-hati kerja ya sayang,aku menunggumu nanti malam,kalau tidak kita menginap saja di hotel nanti sore,aku menunggumu.]
Salsa langsung mengirim pesan kepada Aditia,dia ingin melihat respon pria itu.
Sementara itu Aditia yang baru saja sampai di perusahannya,dia langsung masuk menuju ruangannya.
__ADS_1
Setelah sampai di ruangannya,Aditia melempar tas yang berisi leptop ke meja,setelah itu dia mengambil ponsel dari saku celananya,dia sudah merasakan getaran ponselnya dari tadi sebelum dia sampai di ruangannya.
"Wanita itu mengirimi aku pesan,hah...Sepertinya dia sudah mulai gila,dia mengajakku ke hotel,apa dia pikir aku ini pria macam apa,bisa-bisanya dia mengajakku lagi." Sungut Aditia,dia mengabaikan pesan salsa lalu menutupnya ponselnya kembali.
[Sayang,jangan Abaikan pesanku,kamu tidak ingin kan aku memberikan video ini kepada istrimu yang tercinta ini.]
Aditia kembali membuka pesan yang baru masuk dan dan kali ini,Salsa mengancamnya membuat Aditia semakin membenci Salsa.
" Bug...." Aditia melempar ponselnya ke dinding hingga tiba-tiba ponselnya mati,dia sudah sangat kesal dengan sikap Salsa.Aditia membiarkan ponselnya di lantai,lalu dia duduk di kursi kebesarannya.
"Bagaimana caranya aku memberikan pelajaran kepada wanita sialan ini,aku tidak mau rumah tangga ku hancur hannya karenanya." Suara hati Aditia.Setelah kejadian tadi malam,bahkan salsa dengan berani mengambil video mereka,dia takut Salsa punya alasan untuk mengancamnya.
Sementara itu,Salsa hannya rebahan di dalam kamarnya,dia tersenyum puas membayangkan betapa hebatnya dia aditia melayaninya,bahkan membayangkan itu saja sudah membuatnya cukup senang.
Salsa beranjak dari kamarnya lalu menemui Amanda yang sedang sibuk membereskan rumah nya.
"Amanda,aku ingin bertanya kepadamu? jika kamu tau suami mu selingkuh apa yang akan kamu lakukan?" Tanya Salsa penasaran.Amanda membalikkan tubuhnya,lalu menjawab ucapan Salsa.
__ADS_1
"Suami ku tidak melakukan itu ,aku lebih tau suami ku dari pada kamu."
*** Bersambung ***