Rumah Tanggaku Hancur Ditangan Sahabatku

Rumah Tanggaku Hancur Ditangan Sahabatku
bab 49 ~ Perubahan ~


__ADS_3

Semenjak menikah dengan Salsa sikap Aditia memang sangat banyak berubah.Dia seperti orang yang berbeda,dulu dia seorang pria yang penyayang,bahkan dia tidak pernah marah sekali pun kepada Amanda.


Sekarang Aditia sangat banyak perubahan,sedikit saja ada kesalahan di rumah, tidak segan-segan dia marah bahkan membentak orang yang melakukan kesalahan.


Setelah perubahan sikap Aditia yang sangat jauh berbeda sedikit demi sedikit perasaan cinta di hati Amamda mulai pudar dan dia merasa jenuh menjalani biduk rumah tangga bersama suaminya.


"Apa yang kamu lakukan disini masuk ke kamarmu,tubuhmu semakin hari semakin tinggal tulang,bukannya menarik malah membuatku jijik." Ucap Aditia.Hati Salsa bagaikan tertusuk ribuan duri,dia menilai Aditia begitu kejam kepadanya bahkan tubuhnya yang kurus kering karena beban pikiran yang sangat tinggi.


"Kamu sangat kejam mas,kamu yang membuatku menderita seperti ini,kamu tidak pernah menunjukkan perhatian mu kepada ku padahal kamu tau sendiri kalau anak ini adalah anakmu." Ucap Salsa,dia menangis mengingat semua kesedihan yang di buat oleh Aditia selama ini kepadanya.


Aditia tersenyum sinis,dia menatap nanar ke arah Salsa dia begitu membenci Salsa yang sudah hadir ditengah- tengah keluarga kecilnya.


"Seharusnya kamu ingat,semua penderitaan yang kamu alami itu karena keinginan mu sendiri,masih syukur aku mau menikah sirih denganmu,aku bertanggung jawab dengan apa yang aku lakukan,kamu sendiri yang memilih hadir ditengah-tengah keluarga kecil ku,lihatlah sekarang rumah tanggaku juga berantakan itu karena kamu."Ucap Aditia.Dia merasa aneh dengan jalan pikiran Salsa.


Salsa menghela napas kasar,apa yang dikatakan Aditia memang benar,dia yang memilih hadir di keluarga Aditia,dia iri dengan kehidupan Amanda,dia iri Amanda mendapat hidup yang begitu sempurna,suami kaya,mapan,tampan dan juga sangat baik,dia mengira jika dia bisa merebut Aditia maka dia akan mendapat perlakuan yang sama ternyata semuanya sangat jauh dari yang dia harapkan.


Aditia begitu kejam memperlakukan dia,bahkan dia tidak pernah menganggapnya sedikit di rumah itu.Setelah mereka menikah siri sekalipun Aditia tidak pernah menyentuhnya lagi,ibarat kata dia hannya di perlakukan sampah di rumah itu.


Salsa mulai beranjak dari tempat duduknya,percuma saja dia duduk bersama Aditia karena Aditia tidak pernah menginginkan dirinya bahkan pria itu dengan jujur mengatakan kalau dia jijik melihatnya.


Salsa berjalan menuju kamar,begitu juga dengan Aditia,seperti biasa dia menaiki anak tangga masuk kedalam kamarnya bersama Amamda.Dia membuka pintu kamar secara perlahan,saat itu dia melihat Amanda sudah menutup tubuhnya dia tidak yakin kalau Amanda sudah tidur.

__ADS_1


"Aku tau kamu belum tidur? kenapa akhir-akhir ini kamu semakin pendiam,apa kamu menutupi sesuatu dariku?" tanya Aditia,dia membuka penutup tubuh Amanda lalu tidur di sampingnya dengan selimut yang sama.


Amanda memutar tubuhnya membelakangi Aditia,jujur saja semenjak melihat sikap Aditia yang asli perasaan cinta di hatinya hilang begitu saja,dia takut suatu saat Aditia melakukan hal yang sama kepadanya,sama seperti perlakuannya kepada Salsa.


"Sayang,kenapa kamu membelakangi ku? katakan kepadaku,apa aku ada kesalahan?" Tanya Aditia.Terkadang ada penyesalan dalam hatinya dengan semua yang terjadi di rumah tangganya.


Semenjak kehadiran Salsa di antara mereka,begitu banyak perubahan di antara mereka berdua kedamaian sudah hilang dari tengah-tengah keluarga kecilnya,bahkan Amanda terlihat semakin pendiam.


"Sayang....Jawab aku,aku tidak mau kamu seperti ini terus,apa kamu ingin keluarga kecil kita ini hancur secara perlahan-lahan,kamu tau aku sangat mencintaimu,bahkan aku melakukan apa pun kepadamu dan juga anak kita,melihatmu semakin hari semakin sedikit berbicara kepadaku,aku merasa sangat bersalah." Ucap Aditia.


Amanda sangat sedih mendengar ucapan suaminya,memang sudah lama hubungan mereka tidak begitu baik semenjak Salsa hadir dan Salsa selalu menyalahkannya atas sikap kasar Aditia kepadanya.


"Hm....!!"


"Maafkan aku,tolong jangan bersikap seperti ini kepadaku,aku ingin hubungan kita ini kembali seperti dulu,hangat dan penuh kebahagiaan.Anggap saja Salsa seorang pelayan di rumah ini." Ucap Aditia.Amamda akhirnya luluh mendengar ucapan suaminya dia juga sangat ingin hubungan mereka, kembali seperti dulu di saat Salsa belum hadir di antara mereka.


"Aku lelah mas,aku minta maaf jika sikap ku belakangan banyak berubah,aku sangat menyesal pernah membawa Salsa ke rumah ini,aku mengabaikan nasihat mama dan juga nasihat kamu,akhirnya aku sendiri yang menyesal sekarang." Ucap Amanda,dia menghela napas kasar terlihat sekali kalau dia menyesali kepercayaannya kepada orang lain.


"Sudah lah sayang,mulai besok Renata sudah libur,lebih baik kita liburan ke Bali,kita perbaiki lagi hubungan kita yang hampir retak,dan setelah kembali dari sana kamu harus berjanji hubungan kita bisa kembali hangat seperti dulu." Ucap Aditia.Amanda langsung membalikan tubuhnya lalu menatap suaminya yang juga sudah menatap kepadanya.


"Benarkah,aku setuju mas lagian sudah lama kita tidak membawa Renata jalan-jalan." Ujar Amanda.Entah kenapa tiba-tiba harinya sangat bahagia,dia juga berharap setelan kembali dari sana hubungan mereka kembali menghangat.

__ADS_1


Aditia langsung menghungi asistennya lalu memboking tiket ke Bali selama satu Minggu bersama keluarga kecilnya,dia sengaja tidak membawa mamanya ikut karena dia ingin mamanya menjaga rumahnya karena dia takut Salsa melakukan hal yang tidak di inginkan di rumah itu.


Keesokan harinya saat Renata dan Amanda sudah berkumpul di ruang makan,Aditia memberitahu Renata kalau mereka akan berangkat siang hari ke Bali.


"Sayang,kamu libur sekolah satu minggu ya?"


"Iya pa,aku pasti bosan di rumah,kawan-kawan aku pergi liburan ke Eropa,Turki dan ada juga ke Korea,aku pengen seperti mereka." Ucap Renata dengan wajah murung.Aditia tersenyum kecut,seharusnya dia membawa istrinya ke Turki saja,toh dia juga bisa libur lama karena jarang dia mengambil cuti.


"Hmm,terus kalau papa mengajak mu ke Bali,kamu mau tidak?" Tanya Aditia.


"Aku mau aja papa,kemana saja aku mau asa aku bisa liburan,lagian ke luar negri aku sedikit malas terlalu capek."Jawab Renata.


"Baiklah hari ini papa akan membawa kalian liburan ke Bali,mama juga pengen liburan katanya,sudah lama kita tidak pergi jalan-jalan." Ucap Aditia.


"Benarkan papa?"


"Benar dong masak bohong." Jawab Aditia.Renata langsung beranjak dari duduknya lalu memeluk tubuh papanya dia sangat bahagia,akhirnya keinginannya untuk liburan terkabul juga.


"Makasih banyak papa sayang,aku sangat bahagia akhirnya aku bisa menceritakan pengalamanku nanti kepada semua teman-teman ku dan juga Miss ku." Ucap Renata.Akhirnya suasana hati mereka kembali menghangat,dan tampa mereka sadari Salsa sudah mendengar semua percakapan mereka.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2