Rumah Tanggaku Hancur Ditangan Sahabatku

Rumah Tanggaku Hancur Ditangan Sahabatku
bab 39 ~ Mulai banyak tingkah ~


__ADS_3

Salsa tidak terima dengan ucapan Aditia apalagi saat Aditia menyuruh ibunya keluar dari rumah mereka,dia tidak mau jika terjadi keributan di rumah itu tidak ada yang membelanya.


"Tidak mas,aku tidak mau,ibu tetap harus disini,aku lebih percaya jika ibu yang mengurusku selama kehamilan ku,aku tau Amanda tidak akan mungkin mau mengurusku nanti." jawab Salsa memberikan alasan,dia ingin ibunya akan membantunya di saat Amanda berani macam-macam kepdanya.


"Ngapain aku mengurus mu,kamu pikir kamu siapa,kamu tidak sadar jika kamu ada di rumah ini karena kelicikan otakmu,mas Aditia juga tidak menginginkan kamu disini,jangan terlalu percaya diri kamu di rumah ini." Ucap Amanda,dia menatap tidak suka ke arah Salsa yang begitu menjijikkan baginya.


"Itukan kamu dengar sendiri istrimu ngomong apa sama aku mas,dia mau berkuasa di rumah ini,padahal posisiku dan dia sama-sama saja istri dari Aditia Mahendra,dia sok berkuasa di rumah ini mas." Adu Salsa,dia berusaha memperkeruh keadaan rumah tanpa sadar dengan keadaannya.


"Diam kamu,dasar manusia tidak punya otak,pergi dari hadapanku,dan jangan coba-coba menghasut aku,dia memberikan ijin kepada mu untuk tinggal di rumah ini saja kamu harusnya bersyukur bukan malah menghasutnya sedemikian rupa,kamu pikir aku akan termakan omongan mu."Aditia menghardik Salsa hingga diam dan tidak berani berkutik,Amanda sangat puas melihat wajah Salsa yang berubah merah padam.


Salsa masuk ke kamarnya di ikuti oleh ibunya,dia melempar ponsel yang ada di tangannya,lalu membuang semua barang kosmetiknya yang ada di meja hias,dia melampiaskan emosinya dengan membuang apa pun yang ada di hadapannya.


"Apa kata ibu,lebih baik kamu kemarin terima uang yang satu miliar lalu pergi dari rumah ini,untuk apa kamu bertahan dengan pria yang hannya melihat istrinya seorang." Ucap Rahma,dia duduk di tepi ranjang.


"Bu...Aku tidak butuh uangnya,aku sangat mencintainya." Ucap Salsa lalu membuka lemari yang berisi pakaiannya dan mengambil uang ratusan beberapa lembar lalu menyerahkan kepada ibunya yang mata duitan.


"Bu....ini ada uang delapan ratus ribu,lebih baik ibu pergi belanja atau jalan-jalan terserah ibu saja,kepalaku sangat pening sekarang." Ucap Salsa lalu meletakkan uangnya di hadapan Rahma,seketika mata Rahma memerah menatap uang yang ada di hadapannya,dia langsung memungutnya dan memasukkan ke saku celana setelah itu dia bersiap-siap untuk keluar dari dalam rumah,dia sudah sangat bosan juga harus di ruang setiap hari.Untung seminggu yang lalu Salsa membawanya keliling Jakarta jadi dia tidak takut lagi untuk keluar rumah.

__ADS_1


Setelah ibunya pergi,Salsa merebahkan tubuhnya di atas ranjang,dia sedang mencari ide agar Aditia bisa kembali baik seperti dulu lagi kepadanya.


"Cepat sekali hati Aditia berpaling dariku,seharunya dia memperlakukan aku sama seperti Amanda,dia tidak bisa membedakan kami berdua." Ucap Salsa.


Salsa keluar dari dalam kamar,dia melihat Amanda sedang sibuk membantu pelayan yang sedang membereskan rumah,dia mengabaikan mereka berdua lalu pergi ke dapur,tiba-tiba saja dia ingin makan kolak pisang.


"Bibi,buatkan aku kolak pisang aku pengen makan itu." Ucap Salsa,saat dia kembali dari dapur dan tidak ada makanan yang bisa di makannya.


"Dia sedang bekerja,apa kamu tidak melihat dia sedang sibuk bekerja,kamu bukan prioritas di rumah ini jadi jangan banyak gaya."Sindir Amanda Tampa menoleh sedikit pun kepada Salsa yang berdiri tidak jauh dari mereka.Sementara pelayan dia selalu mendengar apa kata Amanda,karena dia majikan yang sesungguhnya,dia kurang suka sikap Salsa dan juga ibunya yang suka mengaturnya sesuka hati.


"Terus aku harus bangga gitu dengan perbuatan mu,aku merasa aneh dengan sikapmu,kamu yang menggoda suamiku,kamu juga yang memaksa untuk menikah dengan pria yang sudah beristri,terimalah resikonya jika di rumah ini kamu harus mengikuti semua aturan ku,dan disini dengan jelas ku katakan jika kamu tidak punya hak untuk menyuruh pelayan,karena dia pelayan di rumah ini bukan pelayan seorang pelakor tidak tau malu seperti mu." Ucap Amanda,dia kembali merangkai bunga yang sebelumya dia kerjakan.


Salsa semakin emosi,dia meninggalkan Amanda yang sedang sibuk merangkai bunga,dia bisa terlihat tenang sementara Salsa sudah sangat emosi dengannya.


Setelah Salsa pergi meninggalkan mereka,Amanda tersenyum dia tidak akan membiarkan Salsa menikmati hidup yang nyaman di rumahnya,dia akan menyesali keputusannya untuk menikah dengan suaminya.


Setelan semua pekerjaannya beres,Amanda keluar dari dalam rumah,menuju salon kecantikan langganannya,dia ingin menenangkan pikirannya dari semua masalah yang ada.

__ADS_1


Salsa terlihat begitu galau karena Amanda pergi meninggalkannya di rumah,kali ini dia sangat tidak tahan dengan sikap Amada yang semena-mena terhadapnya.


Setelah sore hari,Amanda kembali ke rumah dengan penampilan yang lain.Salsa sangat iri melihat Amanda yang membawa banyak belanjaan bahkan dia memakai perhiasan yang baru saja di belinya.


"Kamu menghabiskan uang suami kita,enak saja kamu membeli semua keinginan mu,kenapa kamu tidak mengajakku barusan." Ucap Salsa,dia menatap iri perubahan Amanda.


"Jangan banyak bermimpi,terima saja takdirmu sebagai pelakor yang tidak mendapat apa pun dari suamiku,kamu pikir setelan kamu menjadi istrinya Aditia kamu akan bebas menikmati semuanya,kamu pikir setelah kamu berhasil merusak rumah tanggaku,kamu akan berubah menjadi nyonya? Jangan bermimpi,kamu akan menyesal karena sudah salah memilih." Ucap Amanda lalu membawa semua barang yang baru saja di belinya dan pergi meninggalkan Salsa yang masih membisu di ruang tamu.


Salsa sangat marah,dia tidak sabar menunggu Aditia kembali ke rumah,dia ingin melaporkan semua kejadian hari ini kepada suaminya.Pada saat itu dia mendengar suara mobil Aditia memasuki rumah,Salsa dengan tidak sabar langsung bergegas menghampiri Aditia sampai ke bagasi.


Aditia mengerutkan keningnya, saat yang menyambutnya bukan Amanda tetapi malah Salsa istri siri yang baru saja dinikahinya.


"Ada apa kamu sampai datang menyambut ku ke sini,di mana istriku?"


"Aku istrimu juga mas,istri pertama mu sibuk menghabiskan uang untuk shoping dan membeli banyak barang untuk dirinya sendiri!!" Salsa berusaha untuk mempengaruhi Aditia,agar suaminya itu benci kepada Amanda.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’— πŸ’—

__ADS_1


__ADS_2