Rumah Tanggaku Hancur Ditangan Sahabatku

Rumah Tanggaku Hancur Ditangan Sahabatku
Bab 55 ~ Pria tidak berguna ~


__ADS_3

Salsa berjalan dengan langkah gontai,sejak perutnya mulai membesar dia begitu malas untuk bergerak bahkan selama ini dia di layani oleh pelayan rumah,tetapi sekarang apa-apa dia harus melakukan sendiri karena kedua pelayan pergi setelah keluarga Aditia meninggalkan rumah mewahnya ini.


Saat pintu sudah terbuka lebar Salsa melihat Ibunya dan seorang pria muda yang sangat tampan berdiri di depan pintu.


"Lama sekali buka pintu saja,kamu ngapain saja di rumah,kakiku sampai pegal disini." Ucap Rahma lalu menarik tangan Tomi pacarnya masuk kedalam rumah.Salsa masih kaget melihat kedatangan ibu dan kekasihnya ke rumah mereka.


"Bu...Dia siapa kenapa ibu membawanya ke rumah ini,jangan sembarangan membawa orang ke rumah ini.Aku sudah memeriksa surat-surat rumah ini,mereka membawanya pergi aku takut suatu saat mereka menuntut kita." Ucap Salsa.Rahma menghentikan langkahnya lalu membalikkan badan dan memandangnya.


"Kamu bodoh ya,itu bukan urusanku,ini pacarku,kenalkan sayang dia Salsa putriku.Tomi akan tinggal bersama kita dan satu mobil ini berikan kepadanya agar kami bisa jalan-jalan ke tampa harus naik angkutan." Ucap Rahma.Salsa membelalakkan matanya mendengar jawaban ibunya, dia tidak menyangka ibunya tidak menjaga perasaannya sedikit pun.


"Ma...Kamu sudah gila ya....?


"Sayang kamu masuk ke dalam kamar dulu,kamar kita di lantai paling atas." Ucap Rahma menyuruh kekasihnya.


"Iya sayang ku,kamu memang wanita yang sangat hebat,aku akan memberikan kepuasan kepada mu malam ini." Ucap Tomi sambil mengedipkan mata ke arah Salsa membuatnya semakin emosi dan kesal.


"Ibu ....Apa-apaan ini,untuk apa ibu pacaran dengan pria muda seperti itu,bu...aku yakin dia hannya memanfaatkan ibu saja,tolong lah Bu jangan bodoh seperti ini ibu pikir dia pria bodoh mau sama orang tua kalau tidak ada yang di ambilnya dari ibu." Ucap Salsa,sekarang dia di pusingkan dengan sikap ibunya yang membawa pacarnya ke rumah tanpa ijin darinya.


"Sudahlah tau apa kamu,aku sama Tomi sudah pacaran hampir tiga tahun,selama itu juga dia tidak pernah pacaran dengan wanita muda,aku membiayai hidupnya saat ini itu karena dia belum punya pekerjaan dia sudah melamar sana sini tapi belum ada panggilan." Jawab Rahma.

__ADS_1


"Bu.....Terus ibu percaya gitu aja,tolonglah bu jangan bodoh,jangan-jangan ibu memanfaatkan aku_"


"Sudahlah kamu terlalu banyak bicara aku malas."Ucap Rahma memotong ucapan Salsa putrinya.Salsa mulai pusing dengan sikap ibunya yang sembarangan membawa orang lain ke rumahnya.


"Sayang....Aku lapar banget,siapkan aku makanan dong." Tiba-tiba mereka menoleh ke arah suara ternyata Tomi sudah berdiri di tangga sambil menatap mereka,dia perlahan menuruni anak tangga.


"Sayang aku lapar." Ucap Tomi sambil merangkul pundak Rahma kelakuan mereka sama persis seperti remaja yang baru kenal cinta,Rahma juga merangkul pinggang Tomi dan membawanya ke dapur.


Salsa semakin emosi,Tomi seakan sengaja membuatnya emosi,ingin sekali dia menendang tubuh Pria itu dari dalam rumah.


"Dasar pria sampah tidak berguna,dia sengaja untuk memanfaatkan ibuku,aku tidak akan tinggal diam lihatlah." Suara hati Salsa.


"Salsa ternyata isi kulkas sudah tidak ada,suamiku ingin makan minta uang aku ingin belanja ke pasar,cepat." Ucap Rahma yang tiba-tiba sudah muncul di ruangan itu.


"Plak...Dasar anak tidak tau diri,biar bagaimana pun dia itu akan menjadi papa tiri mu jangan bicara sembarangan sekarang berikan uang untuk,biar aku belanja." Ucap Rahma,dengan wajah yang marah.Salsa meninggakan ibunya dengan memegangi wajahnya,dia sudah sangat marah dengan ibunya tapi dia tidak berdaya untuk saat ini dia takut ibunya akan semakin nekat kepadanya.


Salsa menyerahkan sepuluh lembar pecahan ratusan ribu,dia tidak mau lagi mencari masalah dengan ibunya karena saat ini ibunya sedang dibutakan oleh cinta.


"Sayang aku belanja dulu ke pasar dulu kamu di rumah nga papa ya,hiraukan saja salsa kalau dia bicara sembarangan denganmu." Ucap Rahma lalu dia meninggalkan Tomi pacarnya yang sedang menonton sambil ngopi di ruang tamu.

__ADS_1


Melihat gaya Tomi yang tidak ada etikanya membuat Salsa semakin emosi dia mendekati ruang tamu dia ingin menegur pria yang tidak berguna itu.


"Sekarang kamu pulang,aku tidak ingin pria tidak berguna seperti mu mengotori rumahku pergi,...!!" " Ucap Salsa dia berdiri di belakang Tomi yang tidak menyadari ke datangannya.


Tomi langsung menoleh ke arah Salsa lalu memasang senyum manisnya,tiba-tiba timbul pikiran kotornya terhadap Salsa apalagi saat ini Rahma sedang tidak ada di rumah.


Tomi beranjak dari tempat duduknya lalu mendekati Salsa,saat itu Salsa sudah mulai takut,apalagi melihat senyum jahat yang terpancar dari bibir Tomi.


Salsa mulai berjalan mundur saat Tomi semakin dekat dengannya,dia takut Tomi melakukan sesuatu yang tidak baik untuknya.


"Apa yang kamu lakukan,pergi kamu dari rumahku,dasar pria bajingan yang tidak berguna."Maki Salsa,dia semakin muak melihat senyum di wajah Tomi yang semakin mendekatinya.


"Terserah aku saja,jika aku ingin melakukan apa pun untukmu,aku ingin mencicipi tubuh bumil ini,sepertinya tubuhmu lebih gurih di banding ibumu yang sangat maniak sek itu,setiap hari dia meminta aku melayaninya padahal miliknya sudah tidak bisa memuaskan aku." Ucap Tomi tanpa memikirkan perasaan Salsa.


"Plak....Dasar brengsek,pria tidak berguna,harusnya kamu mati saja aku sangat membencimu." Maki Salsa dengan wajah yang sudah ketakutan.Tomi langsung menarik pergelangan tangannya lalu menarik Salsa membawanya masuk ke dalam kamar Salsa setelah sampai di dalam kamar,dia langsung mendorong tubuh Salsa dan mulai merobek pakaian Salsa.


Tomi menelan ludah saat melihat dada Salsa yang begitu menggoda,payudara Salsa yang semakin membusung mungkin karena pengaruh dia sedang hamil makanya *********** sangat seksi.


"Lepaskan aku brengsek,aku akan melaporkan kamu ke polisi,jangan membuatku benar-benar marah." Salsa berusaha bangkit tapi Tomi menahannya dan merobek semua pakaiannya hingga perutnya yang sudah membuncit terlihat jelas.

__ADS_1


"Sudahlah tidak usah menolak aku jamin kamu bakal ketagihan,ibumu saja ketagihan percuma kamu melapor ke polisi ibumu tidak akan mempercayai mu karena dia sangat mencintaiku." Ucap Tomi,ucapan Tomi membuat Salsa semakin jijik tapi dia tidak berdaya sama sekali.


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambungπŸ’—πŸ’—πŸ’—


__ADS_2