Rumah Tanggaku Hancur Ditangan Sahabatku

Rumah Tanggaku Hancur Ditangan Sahabatku
Bab 54 ~ Wanita jahat ~


__ADS_3

Setelah kepergian keluarga Aditia kedua pelayan itu juga memutuskan pergi dari rumah itu,Salsa berjalan secara perlahan menuju ruang tamu di sana dia duduk merenungi nasibnya yang kurang beruntung.


Salsa mengira jika dia bisa mengusir mereka hatinya akan puas dan bahagia ternyata semuanya sangat jauh berbeda,jauh di lubuk hatinya dia tidak merasa tenang dan perasaanya juga sangat kacau saat ini.


"Salsa ibu mau keluar berikan ibu uang dong?"


"Ibu mau kemana? kalau ibu pergi siapa yang menemaniku di sini akhir-akhir ini aku merasa perut ku agak mulas aku takut sesuatu terjadi kepadaku saat ibu tidak disini." Ucap Salsa dengan wajah sedih.


"Sudah lah ibu cuma sebentar saja,minta uang mu sedikit saja." Ucap Rahma dengan wajah tidak suka,padahal dia ingin menjemput kekasihnya ke kontarakan dan membawanya ke rumah ini.


Salsa beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar tempat uangnya dia simpan,ATM pemberian Amanda dia simpan rapat-rapat dan juga PINnya dia takut ibunya mengambil uang yang ada di dalam kartu.


Salsa memberikan dua lima lembar uang ratusan ke tangan ibunya dengan wajah ceria Rahma menerima uang.Setelah mendapat uang dia langsung pergi meninggalkan Salsa sendirian di rumah mewah itu.


Salsa berjalan mengelilingi pekarangan rumah,hatinya benar-benar kesepian setelah kepergian Amanda dan juga Aditia dari rumahnya.Salsa juga kadang bingung dengan dirinya entah kenapa dia bisa begitu mencintai Aditia suami dari sahabatnya itu.


Salsa duduk dikursi yang ada di pinggir kolam,dia membayangkan hubungannya yang begitu bagus dulu bersama Amanda,Amanda wanita yang baik yang melakukan apa saja dulu untuknya.


"Sudahlah untuk apa aku mengingat semua itu,aku menderita seperti ini karena ulahnya yang begitu jahat dia mempengaruhi Aditia untuk tidak bertanggung jawab kepadaku,dia pantas mendapat semua ini." Ucap Salsa dia beranjak dari tempat duduknya lalu masuk kembali kedalam rumahnya.

__ADS_1


Sementara itu mobil yang di tumpangi keluarga Aditia sampai di rumah mamanya,Aditia mengetuk pintu beberapa kali,hingga mamanya membuka rumah,mamanya sangat heran melihat kedatangan mereka dengan koper yang sangat besar.


"Masuk...Sayang,mari masuk kedalam rumah." Ucap mamanya dia mengurungkan niatnya untuk bertanya kepada mereka karena Renata kelihatan sudah lelah.


"Ayo sayang tidur di kamar nenek,nenek akan membuatkan teh untukmu." Ucap Neneknya Renata mengangguk lalu masuk ke dalam kamar neneknya dan mulai merebahkan tubuhnya di atas ranjang.


Neneknya kembali masuk dengan membawa cemilan dan teh hangat satu gelas lalu meletakkan di meja dekat ranjang,melihat Renata yang sedang tidur mungkin dia kelelahan wanita itu langsung keluar dan menemui Aditia dan Amanda yang sedang duduk di ruang tamu.


"Aditia apa yang terjadi? kenapa kalian membawa semua barang-barang kalian kerumah ini? Apa kamu bangkrut kok bisa." Mamanya menodongkan banyak pertanyaan kepada Amanda dan juga Aditia.Amanda menatap Aditia seakan meminta untuk menjelaskan kepada mertuanya untuk kejadian itu.


"Aku tidak bangkrut ma,pekerjaan ku baik-baik saja cuma aku malu menceritakan ini semua ma,jadi mungkin untuk sementara kami akan tinggal di rumah mama." Ucap Aditia dia menghela napas kasar,tenggorokannya seakan tidak bisa mengeluarkan kata-kata dia malu untuk semua kejadian ini.


"Aditia....Mama sedang menunggu jawaban mu,kenapa kamu malah melamun mama sangat bahagia kalau kalian tinggal di rumah ini,tapi mama harus tau apa yang terjadi kepada kalian hingga mobil kalian juga hilang?" Tanya mamanya mengagetkan Aditia dari lamunan yang sangat menjijikkan.Aditia menatap Amanda,berharap istrinya mau menjelaskan semua yang terjadi setelah kepergian mamanya dari rumah mereka.


"Ma....Ini semua terjadi karena Salsa,dia sudah menghancurkan kehidupan kami,setelah mamanya mencuri di rumah kami,dia juga mengambil semua yang kami miliki,aku sangat lelah ma,awalnya aku tidak mau menyerahkan semuanya tapi dia mengancam kami dengan membuat Mas adit Viral di medsos aku takut ma kalau sampai dia viral itu bisa menghancurkan kariernya,Salsa wanita iblis ma." Ucap Amanda,dia menunduk menyesali semua kejadian ini,kalau bukan karena dia terlalu naif membawa Salsa ke rumahnya mungkin semua masalah ini tidak akan terjadi.


"Terus kemanan mereka sekarang,apa mereka tetap tinggal di rumah kalian?"


"Iya ma,kemana lagi,aku curiga Salsa dari awal sudah merencanakan ini,aku menyesal ma....Ini semua kesalahan aku ma...Aku pantas mendapat hukuman..." Amanda menagis terisak di tempat duduknya,dia sangat terpukul dengan kejadian ini,rasanya semua yang terjadi seperti mimpi baginya.

__ADS_1


"Sudahlah.....Untuk apa kamu menangis lagi,semua sudah terjadi,mungkin ini ujian dari Tuhan,setiap keluarga itu pasti akan di uji,berbagai macam cara Tuhan menguji umatnya,dan syukurnya kalian hannya kehilangan harta kalian,uang masih bisa di cari." Ucap mertuanya Amanda langsung beranjak dari tempat duduknya lalu memeluk ibu mertuanya yang sudah di anggapnya seperti ibunya sendiri.


"Sudah lebih baik kalian istrahat di kamar,mama akan memasak untuk kalian." Ucap Mertuanya.Amanda membawa kopernya kedalam kamar.kamar itu milik suaminya sebelum menikah dengannya.Semenjak Amanda menikah dengan Aditia,Aditia langsung memboyongnya ke rumah mewahnya yang sekarang,jadi rumah mertuanya ini tidak ada perubahan dari sepuluh tahun yang lalu.


Amanda bersyukur karena mertuanya sudah sembuh total dari penyakit yang menggerogoti tubuhnya.


"Sayang....Kamu tidak masalah untuk sementara kita tinggal di rumah ini kan?" Tanya Aditia memastikan istrinya untungnya dia masih punya banyak tabungan di kartunya yang lain.


"Tidak mas,aku selalu bahagia yang penting kita bertiga sellau bersama itu sudah cukup membuatku bahagia." Ucap Amanda.Mendenagr ucapan istrinya Aditia tersenyum kecil dia sangat bahagia mendengar ucapan istrinya.


Setelah Mamanya selesai memasak mereka berkumpul di meja makan Renata juga ikut karena perutnya sudah cukup kelaparan.


"Masakan nenek selalu enak aku sangat suka masakan nenek!!" Ucap Renata dengan makanan yang penuh di mulutnya.


"Sayang nanti kamu tersedak tidak boleh makan sambil bicara." Ucap Amanda,mertuanya tersenyum menangapi ucapan Renata,dia sangat bangga karena cucu kesayangannya suka dengan masakannya.


"Kalau suka makan yang banyak sayang,nenek akan memasak setiap hari untuk mu." Jawab mertuanya.


Sementara itu Salsa yang sedang berbaring di ruang tamu tiba-tiba harus bangun karena mendengar suara bel pintu Terkadang dia malas untuk bergerak.

__ADS_1


πŸ’—πŸ’—πŸ’—bersambung πŸ’—πŸ’—πŸ’—


__ADS_2