
Aditia menggenggam tangan istrinya lalu melepaskan pelukan Amanda dari tubuhnya,dia menatap wajah cantik istrinya.
"Sayang harta bisa di cari,kalau masalah uang kita bisa bekerja untuk mendapat uang lagi kamu tidak perlu menagis yakin saja orang jahat akan mendapat karma dari setiap perbuatannya." Ucap Aditia.Mereka berpelukan di dalam kamar.Mereka tidak menyangka setelah mereka kembali dari liburan mereka akan mendapat masalah sebesar ini.Amanda sangat yakin jika Salsa sudah di pengaruhi oleh ibunya makanya dia berani melakukan ini.
"Bar....bar...bar....Keluar kalian dari dalam,kapan kalian akan keluar dari rumah ini,brakk..." Salsa dan ibunya mendorong pintu dengan kasar setelah mereka menggedor dari luar saat itu Amanda langsung melepaskan pelukannya dari tubuh Aditia lalu menatap sinis ke arah dua wanita iblis itu.
"Ohhhh....Ternyata kalian sedang berpelukan di sini,kalian sedang merenung dengan nasib buruk yang menimpa diri kalian ya,sudah lah Amanda jangan banyak sandiwara aku tidak terpengaruh dengan sikap mu aku malah sangat jijik melihat wajah mu itu." Ucap Salsa dia mendekati Amanda dan mengucapkan kata-katanya yang membuat Amanda semakin kesal.
"Dasar ular betina,kamu sengaja melakukan ini,sekarang aku baru sadar kenapa suami pertamamu meninggalkan mu itu karena kamu wanita yang tidak berguna,kalau kamu wanita baik-baik kamu tidak akan meninggalkan anak mu dan pergi menjadi TKW pantas saja suami mu membuang mu."
"Plak....Berani sekali kamu berbicara lancang kepadaku,kamu tidak akan hak untuk berbicara di hadapanku,dasar suami mu juga yang munafik,sudah menikmati tapi tidak mau tanggung jawab,sekarang rasakan menjadi orang miskin di luar sana sini kunci kedua mobil ATM dan semua hartamu setelah itu segera angkat kaki dari rumah ini..hus.....hus...Pergi dari rumah ini kamu akan merasakan sakit yang kurasakan ini." Ucap Salsa sambil melambaikan tangannya untuk mengusir Amanda dan keluarganya.
"Hmm...Aku akan berikan kamu keringanan,berikan Aditia kepadaku dan kalian bercerai,maka aku tidak akan mengambil semua hartamu." Ucap Salsa dengan senyuman licik.Adtia yang mendengar ucapan Salsa langsung meludah di hadapan Salsa.
"Aku tidak sudi hidup seatap dengan wanita iblis seperti mu,kamu dan ibumu tidak ada bedanya sama-sama wanita jahat."Ucap Aditia.Rahma tidak peduli dengan ucapan Aditia dia hannya berharap Salsa tidak berubah pikiran dan mereka bisa menikmati kekayaan milik Aditia bersama kekasihnya Tomi.
Dari kemarin Tomi sudah menanyakan dia,karena Tomi sudah tidak punya uang untuk makan.
__ADS_1
"Sudahlah Salsa minta semua harta mereka setelah itu usir mereka,kita bisa membuka usaha setelah ini.Untuk apa kamu memperebutkan pria sampah seperti dia." Ucap Rahma tetap mempengaruhi otak Salsa,dia sudah tidak sabar ingin membawa kekasihnya ke rumah mewah ini.
Amanda memegangi wajahnya yang sudah memanas akibat tamparan Salsa,kali ini dia tidak bisa menahan emosinya.Amanda mendekati Salsa lalu menarik rambutnya dan memukul sekali wajahnya Salsa dengan kasar setelah itu dia mendorong salsa ke atas sopa habis itu melayangkan sekali lagi tamparan ke wajah Salsa.
"Brengsek....Berani sekali kamu main tangan kepadaku,jangan mentang-mentang aku diam selama ini kamu kira aku lemah brengsek."
"Aaahhhh......Aaahhh.....Amanda .....Kamu,berani sekali kamu menganiaya wanita hamil,aku akan melaporkan kamu ke polisi dasar jahanam." Salsa menjerit saat Amanda begitu berani menghajarnya.
Amanda menatap sinis Salsa dia tidak peduli lagi dengan keadaan Salsa,Karena dia menilai sikap Salsa semakin keterlaluan.Wajahnya memerah menahan emosi,dadanya naik turun dan tatapannya sangat sinis kepada Salsa.
"Aku tidak peduli lagi denganmu,dasar wanita tidak tau malu,lihat kamu sodorkan saja tubuhmu kepada suamiku dia tidak Sudi kamu mau menghasut aku,suamiku jatuh kepelukan mu kemarin itu karena kamu menjebaknya dasar pelacur kamu." Wajah Salsa memerah menahan emosi,dia sudah tidak tahan melihat sikap Amanda yang begitu berani menghajarnya.
Aditia dan Amanda saling menatap setelah itu Aditia mengangguk ke arah Amanda.Amamda mengambil koper besar lalu menyusun bajunya begitu juga semua baju-baju Aditia dan peralatan kantornya.
Amanda meninggalkan Salsa dan ibunya di kamar mereka,dia pergi menuju kamar putrinya yang sedang belajar,sedangkan Aditia masuk ke ruang kerjanya mengambil semua berkas-berkas penting dari ruangannya itu.
"Sayang susun baju mu,hari ini kita pindah ke rumah nenek,jangan banyak tanya lakukan apa yang mama suruh." Ucap Amanda sambil mengambil koper dari atas lemarinya lalu mulai memasukkan semua pakaiannya dari lemari ke dalam koper besar milik putrinya begitu juga dengan semua buku pelajarannya.Renata yang merasa aneh hannya bisa membantu mamanya untuk menyusun buku-buku pelajarannya.
__ADS_1
Amanda dan Salsa keluar dari dalam kamar Renata,Aditia sudah menunggu mereka berdua di ruang tamu dengan koper yang sudah penuh pakaian mereka.
Salsa dan ibunya berdiri menatap mereka di atas tangga,Salsa dengan wajah tertawa menatap ketidakberdayaan mereka bertiga di bawah.
"Hahahah.....Sesekali kamu harus merasakan sakit yang aku alami Amanda,enak sekali kamu dapat suami kaya dan ganteng, sekarang kalian silahkan pergi dari rumah ini." Ucap Salsa dengan wajah sinis Aditia langsung menarik koper dan tangan istrinya begitu juga dengan Renata dia terlihat bingung dengan apa yang terjadi dengan keluarganya.
"Salsa ingat kamu akan merasakan karma dari semua perbuatan mu ini." Ucap Aditia sebelum pergi meninggalkan mereka.Kedua pelayan yang biasa melayani mereka berlari mengejar mereka.
"Nyonya,tuan apa yang terjadi kenapa tuan dan nyonya meninggakan rumah ini?"
"Iya ma,kenapa kita harus keluar dari rumah kita ini,kenapa Tante itu yang berkuasa di rumah?" Tanya Renata penuh heran.
"Maafkan kami bibi,untuk sementara kami akan tinggal di rumah neneknya Renata mungkin inilah dulu cobaan yang harus kami terima,lebih baik kalian disini saja membantu mereka,rumah ini cukup besar jadi mungkin mereka tidak mampu mengurus rumah ini." Ucap Amanda Aditia mengangguk membenarkan ucapan istrinya.
"Tidak nyonya kami tidak mau kalau punya nyonya seperti kedua wanita itu,belum nyonya saja mereka sudah sombong apalagi menjadi nyonya benaran." Ucap Pelayan.
Setelah selesai berbincang,taksi yang di pesan oleh Aditia datang,mereka langsung masuk kedalam mobil dan pergi meninggakan rumah mewah itu.Amanda berharap suatu saat bisa kembali ke rumah itu lagi.
__ADS_1
Dan tanpa sepengetahuan Salsa surat-surat ruang asli di bawa olehnya dia hannya meninggakan Poto kopinya dia berharap sesuatu yang baik menghampiri mereka.
πππbersambung πππ