
Selama Salsa di rumah sakit,Amanda rutin menemui dia setiap hari,semenjak dia memberikan uang lima juta kepada Rahma,wanita tua itu pergi entah kemana membuatnya harus menjaga Salsa setiap ada kesempatannya.
"Sayang,kamu mau kemana?" Tanya Aditia saat dia duduk di ruang tamu,hari ini weekend,jadi dia tidak masuk kantor makanya dia santai di rumah setelah mengantar putrinya ke sekolah.
"Mau menjenguk Salsa mas,ibunya tidak pernah kelihatan semenjak aku memberikan uang lima juta kepadanya." Ucap Amanda,dia duduk di samping suaminya lalu meletakkan bubur hangat yang ada di tangannya di atas meja.
"Untuk apa kamu memberikan uang sebanyak itu kepada ibunya,dari wajahnya saja kita sudah tau kalau dia bukan ibu yang baik." Jawab Aditia kesal.Amanda menatap suaminya.
"Sok tau wajah orang saja kamu mas,aku tidak tau kalau dia akan membohongiku,dia meminta uang saat aku menyuruhnya untuk me jaga Salsa eh dia malah pergi entah kemana." Ucap Amanda.
"Keluarga seperti itu tidak perlu kita tidak perlu belas kasihan,karena pada akhirnya mereka akan menggigit,lihat saja Salsa dari awal mama dan aku sudah bilang kamu saja yang bandel kalau di bilangin." Ucap Aditia,mengingat saat dia menasehati Amanda pada saat pertama kali dia membawa Salsa kerumahnya.
"Sudah lah mas,lebih baik antar aku rumah sakit mana tau dia sudah bisa pulang juga,dia masih marah kepadaku,aku_ " Amanda menghentikan ucapannya dia mengurungkan niatnya untuk memberitahu kemarahan Salsa kepadanya sewaktu pertama kali di rumah sakit.
"Kamu mau bicara apa tadi?"
"Tidak papa lebih baik kita pergi saja." Ucap Aditia mereka akhirnya pergi menuju rumah sakit.Amamda membuka pintu secara perlahan,Salsa terlihat sudah lebih baik dari kemarin, wajahnya sudah kelihatan lebih segar.
Amanda dan Aditia masuk ke ruangan,saat melihat Aditia seketika wajah Salsa langsung berubah,dia terlihat sangat bahagia.
"Mas kamu datang?" Ucap Salsa dia langsung memeluk tubuh Aditia yang kebetulan berdiri di sampingnya,seketika hati Amanda memanas,tapi dia berusaha untuk tidak terpancing dengan sikap Salsa.Semakin Amanda berusaha untuk memperbaiki sikapnya,dan menerima kehadirannya di rumah mereka,tapi sikap Salsa semakin membuat Amanda kesal.
__ADS_1
Aditia berusaha untuk melepaskan tangan Salsa yang memeluk tubuhnya,tapi Salsa memeluknya begitu erat.Salsa tidak mau melepaskan tangannya dari tubuh Aditia,dia begitu bahagia saat melihat kehadiran Aditia di ruangannya.
"Salsa lepaskan tanganmu dari tubuh ku,kamu ngapain sih seperti ini,tidak kah kamu menghargai istriku disini." Ucap Aditia.
"Aku dan dia sama-sama istrimu mas,memangnya salah aku memeluk tubuh mu,aku juga berhak mendapat perhatian darimu." Ucap Salsa tampa melepaskan pelukannya dari tubun Aditia membuat Amanda benar-benar kesal.
Amanda mendekati suaminya, lalu membuka paksa tangan Salsa yang memeluk tubuh suaminya dia sudah tidak tahan dari tadi dengan sikap Salsa yang terus memeluk suaminya.
"Plak...."Salsa melayangkan tamparan keras ke wajah Amanda,semakin hari rasa benci di haria salsa kepada Amanda semakin dalam karena dia selalu berfikir kalau Amanda mengekang Aditia dan menghasut aditia hingga pria itu selalu membencinya.
"Apa yang kamu lakukan?" Tanya Aditia,dia kaget saat Salsa melayangkan satu pukulan keras di wajah Amanda.Selama ini jangan kan menampar Amanda marah kepada amanda saja dia tidak berani karena dia sangat mencintai istrinya,sekarang di hadapannya Salsa melayangkan pukulan keras di wajah Amanda.
"Aku hannya memberikan pelajaran kepadanya,dia membuatku benar-benar marah,aku membencinya." Ucap Salsa berang,dia semakin kesal saat Aditia mengelus wajah Amanda.
Amanda tidak berani lagi marah kepada Salsa,dia hannya meringis kesakitan saat tangan Salsa melayangkan pukulan keras ke wajahnya,dia memegangi wajahnya yang sudah memerah akibat pukulan tangan Salsa.
Saat Salsa ingin berbicara tiba-tiba dokter dan perawat memeriksa keadaannya,dari kemarin dia sudah tau kalau hari ini dia sudah bisa kembali pulang.
"Nyonya Salsa ini keluarga yang akan menjemput mu,baguslah,mulai sekarang harus menjaga pola makan,dan tidur teratur serta jangan terlalu banyak beban pikiran." Ucap Dokter,Salsa diam mendengar ucapan Dokter,bagaimana bisa dia tidak banyak beban pikiran saat melihat Aditia begitu perhatian dengan Amanda sementara kepadanya pria itu terlalu cuek.
"Aku tidak mau satu mobil dengan mu,jika kamu ingin kembali silahkan kamu naik taksi aku akan memesan untukmu." Ucap Aditia,semakin hari dia semakin membenci Salsa apalagi saat melihat kejadian barusan.
__ADS_1
"Mas....Kamu akan membiarkan aku naik taksi sementara kamu bawa mobil,egois sekali kamu mas,aku sudah tidak tahan lagi di buat seperti ini!!" Tiba-tiba Salsa memekik hingga dokter dan perawat yang baru saja keluar langsung kaki masuk dan menegur mereka.
"Ada apa ini?"
"Dokter!! Aku sudah tidak tahan di perlakukan tidak adil oleh suamiku,aku tau aku ini istri kedua tapi dia memperlakukan aku sama persis seperti orang lain,bahkan wanita ****** ini ingin menguasai suami ku." Dokter yang mendengar ucapan Salsa sangat kaget,karena yang dia tau pria itu bukan suaminya atas keterangan Amanda.
Amanda menunduk malu,pada saat dokter melihatnya,sekarang posisinya seperti orang,yang benar-benar jahat.
"Maafkan kami dokter,karena sudah membuat keributan di rumah sakit ini."
"Silahkan bawa kedua istri anda dari ruangan ini,dia sudah beberapa kali membuat keributan di rumah sakit ini,hal ini sudah menganggu ketenangan pasien lain." Ucap Dokter lalu keluar dari ruangan Salsa.
Aditia yang sudah tidak tahan langsung menarik tangan Salsa lalu membawanya pergi meninggalkan rumah sakit.Amamda mengikuti langkah kaki suaminya dia tau Aditia sudah sangat malu atas sikap Salsa barusan.
Aditia mendorong tubuh Salsa hingga sampai di dalam mobil,Amanda juga masuk kedalam mobil,dia sudah takut melihat kemarahan di wajah suaminya.
Setelah sampai di rumah dia tetap menyeret tangan Salsa dan membawanya ke dalam kamarnya,Amanda ingin mengikuti mereka tapi entah kenapa dia merubah pikirannya.
Aditia mendorong tubuh Salsa hingga terlentang ke atas ranjang,setelah itu dia mencengkram leher Salsa.
"Apa maksudmu mempermalukan aku hah...Kamu pikir kamu siapa,sudah berapa kali ku katakan aku tidak menyukai mu."
__ADS_1
πππbersambung πππ