
Pelayan masuk ke dalam kamar Amanda,sebenarnya sangat enggan dia masuk ke dalam kamar itu,tapi karena keadaan majikannya dengan terpaksa dia harus masuk kedalam kamar.
"Nyonya apa yang terjadi,kenapa nyonya tiduran di lantai." Ucap Pelayan dia membantu Amanda untuk bangun lalu membawanya ke atas ranjang.Amamda masih lemah,kali ini hidupnya benar-benar di uji,Salsa yang berusaha mengambil suaminya dan ibunya menghabiskan seluruh perhiasan dan juga jam tangan mewah milik suaminya.
Selama ini dia tau suaminya sangat menyukai semua koleksi jam tangannya bahkan dia menghabiskan banyak uang untuk mengoleksi semua itu.Kali ini dia yakin suaminya akan marah kepadanya karena ini semua berawal dari kebodohannya yang membawa Salsa ke rumahnya,dialah sumber segala masalah di rumah ini.
"Kemana Salsa?" Tanya Amanda dia menyeka matanya yang sudah memerah dia sudah tidak tahan lagi rasanya dia ingin mengusir Salsa hari ini juga.
"Ada di kamarnya nyonya,aku tidak tau apa yang dia lakukan di kamarnya karena dia belum makan dari tadi." Jawab Pelayan,dia masih penasaran apa yang terjadi dengan majikannya.
Amanda lalu beranjak ke tempat tidur,diikuti oleh Pelayan di belakanganya,dia takut bertanya lagi kepada Amanda karena wanita itu hannya terlihat diam dan tidak berani berbicara.
Amanda menuruni tangga mertuanya yang masih berada di ruang tamu menatap heran kepada Amanda,karena wajah menantunya terlihat tegang.
"Apa lagi yang terjadi dengannya,semenjak dia membawa sahabatnya itu ke rumah ini,sedikit pun tidak ada lagi kedamaian di rumah ini." Suara hati mertuanya,dia menatap ke arah Amanda yang semakin mendekati kamar Salsa.
__ADS_1
Dengan kasar Amanda membuka kamar Salsa hingga,Salsa terbangun mendengar suara pintu,dia kaget melihat kehadiran mantan sahabatnya di kamar itu.
"Ada apa kamu kemari? Apa kamu ingin ribut lagi denganku?"
"Diam kamu,kemana ibumu pergi,dia sudah membawa kabur semua perhiasan dan koleksi jam tangan milik suamiku,kamu harus siap-siap di maki oleh Aditia." Ucap Amanda.
Salsa terlihat kaget mendengar ucapan madunya."
"Apa kamu bilang,kamu jangan sembarangan bicara,kalau kamu tidak menyukaiku,tolong jangan sekali-sekali memfitnah ibuku,tidak mungkin dia melakukan itu." Jawab Salsa tidak percaya dengan semua ucapan Amanda.
Amanda lalu mendekati Salsa lalu menjambak rambut Salsa dengan kasar,
"Lepaskan rambutku,...Sakit...." Pelayan berlari masuk kedalam kamar saat itu dia melihat Salsa dan Amanda saling menyakiti bahkan Salsa dengan kasar mendorong tubuh Amanda hingga jatuh ke lantai lalu mencakar wajah Salsa.
"Kamu berani menjambak ku,kamu menuduh ibuku mencuri hartamu,kamu iri kepadaku karena Aditia menikahi ku,kamu mencari alasan agar Aditia mengusirku,wanita sialan." Salsa menyerang balik Amanda pada saat Amanda terjatuh kelantai.
__ADS_1
Pelayan langsung melerai perkelahian keduanya,dia menarik tubuh Salsa yang sedang di atas tubuh Salsa.
"Sudah nyonya,lepaskan rambut Nyonya Amanda." Ucap Pelayan,Amanda tidak berani terlalu kasar kepada Salsa bukan karena dia lemah atau tidak mampu tapi dia takut terjadi sesuatu kepada Salsa yang menyebabkan bahaya kepada Salsa.
Mertua Amanda datang ke kamar mereka,dan melihat keributan itu,pelayan berhasil memisahkan Salsa dan Amanda.
"Apa yang terjadi Amanda?"
"Ma...Ibunya mencuri semua perhiasan milikku,bahkan dia mengambil semua koleksi jam tangan milik mas Adit,aku takut mas Aditia marah saat dia tau nanti ma." Adu Amanda,Salsa tidak terima saat Amamda menuduh ibunya seperti itu karena dia tidak yakin berani melakukan hal bodoh seperti itu.
"Amanda jaga mulut mu itu ya,kalau kamu tidak menyukaiku tolong jangan libatkan ibuku,aku tau sikap ibuku seperti apa!!" Ucap Salsa dia masih berusaha membela ibunya yang sudah menggasak harta milik Aditia dan juga Amanda.
"Kamu dan ibumu sudah membuat keributan di rumah ini,setelah kamu berhasil menjebak suamiku,sekarang ibumu mencuri di rumah ini,kalian memang keluarga sampah,penyesalan terbesarku dalam hidup adalah saat aku pernah memiliki sahabat seperti kamu." Ucap Amanda dengan raut wajah yang penuh emosi.
Amanda meninggalkan kamar Salsa dia takut semakin emosi melihat wajah Salsa yang sangat menjijikkan,sementara itu mertuanya menatap sinis kepada Salsa.
__ADS_1
"Seharunya jika kamu wanita yang punya harga diri,dari dulu juga kamu sudah meninggalkan rumah ini,apalagi Aditia juga tidak menganggap mu di rumah ini,berharap sekali kamu menjadi nyonya di rumah ini." Ucap Mertuanya lalu meninggalkan Salsa sendirian di kamar itu.
πππbersambungπππ