Sang Asisten CEO Jilid 2

Sang Asisten CEO Jilid 2
SAC jilid 2 Bab 15


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu sejak kejadian di rumah Fabri, dan beberapa hari ini juga, Fabri mengantar jemput anak semata wayangnya, Tentu saja bisa melihat Sheila itu adalah tujuan utama nya, sang anak yang tau betul bagaimana perilaku sang Daddy,hanya bisa menghela nafasnya saja.


"Itulah yang aku takutkan kak,dari pertemuan Miss Lala dan Daddy" ucap Bian yang saat ini sedang memandang Fabri dari kejauhan, di samping nya Shasa juga tak kalah tak sukanya.


"Hemmmm, aku juga sebel, harusnya yang Daddy memikir kan itu aku! bukan Miss Lala!!" ucap Shasa.


"Ckc.... mimpi aja terus!! Sama Om Kris tuh,dia yang lagi tebar pesona sama kamu kak!" saut Bian gak suka sambil berlalu meninggalkan Shasa.


"Diihh Kak Kris??! gak lah!! mana mau aku sama dokter sableng itu!!" kata Shasa sambil berteriak,karena Bian semakin menjauh.


Shasa dan Kris berbeda 10 tahun, dan saat ini anak dari salah satu sahabat Kakeknya itu telah menjadi dokter muda, Kris adalah anak bungsu dari Cristian atau biasa mereka panggil Om Tian. Dan Kris di percaya Fabri untuk menjadi dokter keluarga mereka.Kris bagai lelaki yang punya dua kepribadian, di rumah sakit dia akan menjadi dokter muda yang terlihat karismatik dan berwibawa, namun di depan Shasa, dia akan menjadi anak itik yang selalu mengikuti induk nya dan bersifat sangat manja. Shasa ikut berlari menghampiri Fabri, Namun Fabri seakan tak menyadari kedatangan dua anak tersebut, matanya sibuk menelusuri keberadaan Sheila.

__ADS_1


"Daddy!" panggil Bian sedikit meninggi, karena sedari tadi Fabri tak memperhatikan nya dan Shasa.


"Hemmmm" saut Fabri


"Daddy sedang mencari siapa?" tanya Shasa, walaupun dia tau betul siapa yang sedang di cari oleh Fabri.


"Tidak ada, ayo pulang" saut Fabri sambil berlalu masuk ke dalam mobilnya.


Sedang Sheila yang sudah membuat Fabri mencari-carinya beberapa hari ini,terlihat sedang duduk melamun di taman belakang rumah orang tuanya. Setelah pertemuan terakhirnya dengan keluarga Fabri, Sheila mendapatkan telepon dari Papa nya, mengabarkan bahwa sang Mama sedang sakit. Pada hari itu juga Sheila bertolak ke luar negeri untuk mengunjungi sang Mama, Sheila sangat yakin kalau kesehatan sang Mama menurun karena memikirkan dirinya, bagaimanapun juga dia sangat menyayangi sang Mama, walau pun saat itu dia tak menuruti keinginan sang Mama.Dan kali ini, dengan sakit sang Mama, Sheila memutuskan untuk kembali ke rumah dan dia hanya berencana untuk sesekali berkunjung menemui Bian.


"Apa yang terjadi di sana? Apa kamu akan kembali lagi?" tanya Papa nya , yang tiba-tiba sudah duduk di sampingnya.Mendengar pertanyaan sang Papa, Sheila menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Aku bertemu dengan Kak Fabri pa" saut Sheila.


"Lalu? masalah nya di mana?" tanya Papa nya.


"Aku mengingat kan dia dengan......"


"Sudah lah! jangan pikirkan lagi, Papa sebenarnya ingin membicarakan hal lain dengan mu" potong Vano.


"Apa yang ingin Papa bicara kan?" tanya Sheila .


"Kita harus kembali ke tanah air, Mama mu, harus mendapatkan pengobatan alternatif setelah perawatan dari rumah sakit, dan di sini tidak ada"

__ADS_1


bersambung...


__ADS_2