Sang Legendaris

Sang Legendaris
Menuju ke kerajaan kegelapan (part2)


__ADS_3

"Hei kenapa tak menjawab sapaanku?"Ucap Yunkou.


"Aku tak perlu jawab sapaanmu karena itu tak penting, lagi pun kamu juga bukan siapa siapa aku, ngapain aku harus nurut sama orang yang tak aku kenal."Ucap orang tersebut dengan dingin.


"Nyeh... dia dingin amat orangnya"Ucap Mizuya dalam hati.


"Yasudah lah kita pulang saja, bye bye orang tak punya sopan santun."Ucap Yunkou.


"Hei, bukan kah itu berlebihan."Ucap Mizuya.


"Tak apa, aku hanya memberikan nasihat saja."Ucap Yunkou.


"Cahaya memiliki dua sisi, pertama sisi terang dan yang kedua sisi gelap."Ucap orang tersebut.


"Hei apa maksud mu?'Ucap Yunkou.


"bulu berduri" orang tersebut mengeluarkan jurus.


"Dinding es." Dibalas oleh Yunkou.


"Hei apa yang terjadi? mengapa dia menyerang kita?"Ucap Yunkou.


"Hei kenapa kau menyerang kami?"Ucap Mizuya.


"Tak usah basa-basi, langsung saja kita bertarung disini."Ucap orang tersebut.


"Aku akan menolong mu Yunkou, kita kalahkan dia disini."Ucap Mizuya.


"Dua lawan satu pun aku tak masalah."Ucap orang itu.


Mereka bertiga pun terus bertarung dan tak sadar waktu sudah sore hari, hingga mereka menyerang dan mengeluarkan jurus. "Burung gagak kegelapan"Ucap orang tersebut. "Akan ku lawan Golem salju."Ucap Yunkou. "hiu raksasa."Ucap Mizuya.


"Gagak kegelapan gunakan cakar kegelapan." Golem salju gunakan apa ya, aku baru pertama kali pakai dia.... oh iya gunakan meriam beku.


Hiu raksasa gunakan tsunami.


Orang tersebut kalah dan kabur dari situ, Yunkou dan Mizuya terheran heran karena orang tersebut hilang ntah kemana. Mereka pun pulang ke rumah Brock e dan memakan ikan yang sudah di panggang oleh Gadis. dan mereka menceritakan anak tersebut. "Brock e, disini kamu sendiri atau ada orang lain?" Tanya Yunkou. "Enggak ada tuh, emang kenapa?" tanya Brock e. "Tadi aku bertemu orang aneh dan menyerang kita, tapi kita menang sih, dia hilang tiba tiba."Ucap Yunkou. "Apa jenis Element manusia itu?"Ucap Brock e. "Seperti nya dia berjenis kegelapan."Ucap Yunkou. "Kalau begitu... gak mungkin sih kalau dia."Ucap Brock e. "Kenapa Brock e? kamu kenal dia?"Ucap Yunkou.


"Enggak sih, aku cuma heran manusia berjenis kegelapan hampir punah dan tak ada lagi di dunia ini, mereka hanya tinggal 2 orang saja, itupun mereka tinggal di goa yang jauh sekali dari sini."Ucap Brock e.


"Oh begitu, aku baru tau kalau jenis kegelapan sudah hampir punah."Ucap Yunkou.


"Berarti yang kita lawan itu, bisa jadi raja kegelapan kan, kalian ingat kan bahwa salah satu musuh adalah kegelapan."Ucap Mizuya.


"Benar, tapi bukannya dari sini jauh ya dari kerajaan kegelapan?"Gadis bertanya.

__ADS_1


"Benar sih, kira kira 12.000 KM dari sini kira kira harus berkecepatan tinggi bisa sampai 2 - 4 jam."Ucap Mizuya.


"Di Pertemuan itu kita juga di suruh naikin level, kita sudah berapa level?"Ucap Yunkou.


"Kalau aku sudah 87."Ucap Gadis.


"Aku 86."Ucap Mizuya.


"Kalau aku 97."Ucap Yunkou.


"Jadi begini rasanya rerkacangi, sedihnya."Ucap Brock e.


"Kalau Brock e sudah berapa level?"Ucap Yunkou.


"Wah akhirnya ditanya."Ucap Brock e dalam hati.


"Sudah lah, pasir brock e level nya di atas 100."Ucap Gadis.


"Eh sedihnya di gituin."Ucap Brock e.


"Tapi bener kan kalau levelmu di atas 100."Ucap Gadis.


"Neng tau aja, jadi makin sayang."Ucap Brock e.


Dan sekali lagi Brock e patah hati dan terkena mental. Dan Pagi pun tiba.


"Hei, mari kita ke kerajaan kegelapan, disana mungkin kita bertemu raja Elementer kegelapan."Ucap Yunkou.


"Untuk apa kesana? mau cari mati? disana kita gak tau Monster macam apa disana, Bisa bisa kita malah mati disana."Ucap Gadis.


"Betul, Aku pernah kesana disana banyak hewan busa dan Monster berukuran besar dan juga level disana benar benar tinggi."Ucap Brock e menasihati.


"Tidak apa, makin seram makin bagus, lagi pula kan kita punya Monster Raja (raja monster)"Ucap Yunkou.


"Oh iya, saat kita disini, engga ada raja monster, aku lupa."Ucap Mizuya.


"Mereka kan terpisah oleh kita, apakah para monster raja tak apa?"Ucap Hadis khawatir.


"Tak apa, aku yakin mereka pasti baik baik aja."Ucap Yunkou.


"Benar juga ya, bagaimana kalau aku panggil raja tanah ku? mungkin bisa di panggil, kalian juga bantu panggil raja Monster dong."Ucap Gadis.


"Baik boss."Ucap Yunkou dan Mizuya.


"Dahlah, aku gak ada gunanya disini."Ucap Brock e.( sedih jadi jones)

__ADS_1


"Raja tanah datanglah."Ucap Gadis.


"Tak terjadi apapun tuh"Ucap Yunkou.


"Ahhh jangan jangan kontrak nya rusak, aku lupa bagaimana peraturan dan sebagainya."Ucap Gadis.


"Mungkin, tapi kan masih ada kemungkinan yang lain, misalnya break kontrak, atau bisa mati?"Ucap Mizuya.


"Jangan asal ngomong, coba aku lakukan pemanggilan."Ucap Gadis.


"Yasudah coba saja, aku juga coba ah, siapa tau bisa."Ucap Yunkou.


"Jurus pemanggil, datang lah raja tanah."Ucap Gadis.


"Jurus pemanggil, aku perintahkan raja es untuk datang."Ucap Yunkou.


Dan Datangalah mereka berdua, mereka berdua menceritakan mereka, (baca chapter dua puluh satu dan dari awal segala nya biar ngerti) setelah itu Yunkou dan yang lainnya menceritakan kalau mereka mau ke kerajaan kegelapan, karena mau bertemu raja kegelapan, monster raja setuju untuk kesan karena dia juga punya alasan ingin kesana. "Ya udah jadi pada mau gak?"Ucap Yunkou.


"Kalau aku setuju saja, aku juga mau lihat anak yang melawan kalian berdua, seberapa hebat nya sih dia."Ucap Gadis.


"Kan sudah ku bilang aku menang melawan dia."Ucap Yunkou.


"Mungkin aja dia sembunyikan kekuatan sebenarnya, jangan berburuk sangka, berbaik sangka lah wahai Yunkou."Ucap Gadis senang.


"Iya deh, jadi sekarang kita berangkat, ayo."Ucap Yunkou.


"Ayo."Ucap semua.


Mereka pun melewati jebakan yang Brock e pasang dan keluar dari hutan, merak juga melewati pantai, laut gunung yang terus menghalangi mereka.


Hingga mereka sedikit melawan monster yang semakin dekat dengan kerajaan kegelapan, makin level nya tinggi.


"wah, Capek sekali, kita istirahat dulu ya, capek nih."Ucap Gadis.


"HAH, kebiasaan Gadis. Yaudah kita istirahat dulu."Ucap Yunkou.


"Ok" ucap semua.


Mereka membuat tenda dan api unggun, dan mencari makanan dan level juga di gunung. "tusukan es." Ucap Yunkou. "bola magma."Ucap Brock e. "Capek juga ya cari makan dan cari level, aduh sakit pinggang ku."Ucap Yunkou.


"Hahaha, kamu butuh olahraga kayaknya nih Yun."Ucap Brock e. "Ehhh, kan aku udah olahraga tadi."Ucap Yunkou. Itu mah kurang, sekarang ayo kita ke tenda, siapa yang lebih cepat dia yang menang."Ucap Brock e.


Bersambung...


perhatian : Magma, volkanik, dan lava itu berbeda :)

__ADS_1


__ADS_2