
cuit cuit cuit...suara burung berkicau menandakan pagi hari tiba, Yunkou yang masih tertidur pulas membuat Gadis kesal karena tak bisa di bangunin dari tadi, Gadis sudah kesal karena nya.
"WOI BANGUN! Yunkou ada makanan nih, gak mau? harum sekali makanannya, dasar manja...ku siram kau pakai air...byuur."Ucap Gadis kesal.
Yunkou yang di siram akhirnya bangun, dia bingung apa yang terjadi pada nya dia melihat ke kanan ke kiri sambil mengingat apa yang terjadi, Yunkou pun melihat Gadis dengan polos ia berkata...
"Hei, ini dimana, kenapa kau tak membangun kan ku?"Ucap Yunkou.
Pertanyaan dari Yunkou membuat Gadis semakin kesal, akhirnya Gadis menyiram kembali Yunkou dengan air.
"Bangun lalu mandi sana, hari ini kita akan pergi ke kerajaan animals bukan!"Ucap Gadis tegas.
Yunkou tanpa berkata apapun langsung ke pergi meninggalkan kamar nya, ia malah ke dapur dan mengambil piring dan gelas lalu menaruh nya di meja, Yunkou yang masih setengah sadar itu juga mengambil roti dan susu lalu mengambil selai roti.
Saat Yunkou duduk ia tak sengaja terbentur meja sehingga ia kaget dan terbangun, ia sangat kesakitan hingga menahan air mata nya, saat ia melihat meja sudah ada makanan yang baru ia bawa tersebut, dengan senang ia memakan dan merasa sangat beruntung.
"Apa ini, pagi pagi sudah ada di sini dan ada makanan dan susu yang langsung di santap."Ucap Yunkou kaget.
Gadis yang sedang kesal lewat saat Yunkou sedang makan, dia semakin marah karena mereka sedang buru-buru pergi karena utusan dari kerajaan akan pergi.
"Oii! Kau malah makan, cepat mandi sehabis makan, aku akan berkemas dahulu, Mizuya sudah menunggu kita, kau jangan lambat, okay?"Ucap Gadis cerewet.
"Iya bawel, nanti juga akan siap."Balas Yunkou.
Gadis pun pergi mengemas barang nya lalu menemui Mizuya sambil menunggu Yunkou bersiap-siap, mereka juga bertemu Komari dan teman-teman nya yang akan pergi ke kerajaan animals.
30 menit berlalu...Gadis yang sudah sangat marah langsung menuju ke dalam istana kembali, namun Yunkou pun tiba sambil tergesa-gesa.
"Lama sekali! Dari mana saja?"Tanya Gadis.
"hehe...tadi Raja menemui ku dulu tentang kesepakatan aku dan Raja."Ucap Yunkou.
"Kesepakatan apa?"Tanya Gadis.
"Tentu saja tentang politik."Ucap Yunkou.
"Ya...aku tau, tapi apa?"Ucap Gadis.
__ADS_1
Di perdebatan mereka tiba tiba ada gelembung air yang membuat fokus mereka ke gelembung itu, Mizuya pun menyuruh mereka untuk segera pergi karena para utusan animals sudah pergi.
"Hei sudah lah, para utusan animals sudah pergi, mari kita susul dari pada ketinggalan dan berdebat."Ucap Mizuya.
mereka pun pergi dan bergabung kembali dengan utusan animals, mereka pergi sangat jauh dari kerajaan element hingga ke kerajaan animals.
Dalam perjalan Yunkou merasa bosan hingga ia hanya bisa berjalan, setelah mereka berjalan cukup lama mereka berhenti sejenak untuk melihat peta yang berbeda dengan apa yang ada di jalan.
"Sebentar, seperti nya kita salah jalan, harus nya tadi ke kiri bukan lurus."Ucap Teman Komari.
Komari pun mengambil peta dan melihat peta tersebut.
"kau benar, mari kita berubah arah."Ucap Komari.
Mereka pun pergi ke arah peta yang benar, Yunkou yang tak sengaja melihat peta yang terdapat gambar seperti magma itu terheran-heran, akhirnya ia bertanya kepada Komari.
"mmm...Komari, aku ingin bertanya tentang peta sebelah kiri itu apa? Seperti magma saja."Ucap Yunkou.
"Oh, maksudnya ini, bisa di bilang ini adalah benua lain yang terlihat di peta."Ucap Komari.
"dalam dunia ini terdapat 5 benua yang sangat berbeda bentuk dan mahkluk di dalam nya, benua pertama yaitu element yang memiliki bentuk seperti naga yang melingkar, yang ke dua benua furry yaitu benua yang memiliki bentuk seperti harimau yang ingin menerkam mangsa nya, yang ketiga benua hijau yang memiliki warna yang sangat hijau dan benua ke empat yaitu benua king karena bentuk dari benua itu adalah mahkota dan yang terakhir benua nightmare yang memiliki bentuk black hole, ke 5 benua ini memiliki kegunaan nya masing-masing, jika salah satu benua hilang maka seluruh benua tak akan seimbang dan musnah secara perlahan."Ucap Komari menejelaskan.
"Jadi kau dan teman teman mu dari benua furry, jauh sekali."Ucap Yunkou.
"Yah kalau jalan sih memang jauh, tetapi kami teleportasi hingga berada di benua element, sayang nya benda itu rusak karena es yang tiba-tiba terjadi.
Yunkou yang sadar bahwa itu terjadi karena ia melawan penjaga es sangat terkejut.
"Me-memang begitu iklim saat ini, mungkin fenomena yang terjadi setahun sekali....hahaha."Yunkou mencari alasan.
"Oh ya aku dengar para elementer mengadakan ujian untuk menentukan siapa pemimpin di antara kalian, apa itu benar?"Ucap Komari.
"Tentang itu benar, memang kenapa?"Ucap Yunkou.
"Oh ya, setahuku itu akan di mulai tahun depan ya? Mengingat sekarang bulan Desember. (Kalau di Indonesia jadi Desember)"Ucap Komari.
"Benar, lagi pula impian ku ingin menjadi sang legendaris yang hebat itu, seperti sang legendaris ke 3 dan sekarang, mereka pengguna es yang kuat dan liar, aku kagum melihat nya."Ucap Yunkou.
__ADS_1
"Sungguh, aku pernah bertemu dengan sang legendaris sekarang ini, dia begitu elegant dan anggun sekali dan saat ku lihat juga rupa nya tampan."Ucap Komari.
Gadis yang mendengar kata "tampan" langsung bergabung ke obrolan mereka berdua.
"Apa? "TAMPAN" kau yang benar?"Ucap Gadis.
"Benar, kalau tak salah mata nya itu seperti ingin tidur kulit nya berwarna sawo matang dan hidung nya mancung...apa begitu ya, inti nya dia tampan lah."Ucap Komari mendeskripsikan.
"Waaahhh...aku jadi ingin bertemu dengan dia."Ucap Gadis.
Mereka pun mengobrol bersama...namun, obrolan itu di potong oleh teman Komari.
"Hei, seperti nya kita dalam masalah."Ucap Teman Komari.
"Ada apa Mur."Komari bertanya.
"Pohon yang besar ini menghalangi jalan kita, apa kita harus memutar? Atau memanjat saja?"Ucap Muri.
"Terlalu lama, bagaimana kalau memotong saja pohon ini."Ucap Mizuya memberi pendapat.
"Terlalu susah untuk memotong pohon yang sangat besar ini, bahkan kita membutuhkan 30 orang atau lebih untuk memotong pohon ini."Ucap Muri.
"Tidak, benar kata Mizuya, kita potong saja pohon ini."Ucap Yunkou.
Yunkou yang bersiap mengeluarkan jurus di hadang oleh gadis karena ia masih dalam keadaan terluka, akhirnya Gadis maju untuk menghancurkan pohon itu.
"Eits...kau baru saja sembuh, biar aku yang memotong pohon ini."Ucap Gadis.
Gadis pun menggunakan tanah di sekitar nya untuk membuat tangan dari tanah, setelah itu ia meninju pohon itu dan membuat pohon itu berlobang hingga kebelakang nya.
"(Seram...)"Semua nya terkejut.
"Yah walau bukan di potong tapi setidaknya ini cukup besar untuk kita bisa lewat."Ucap Gadis.
Mereka pun melewati pohon tersebut, mereka tak sadar bahwa mereka di lihat oleh mahluk di dalam nya...
......Bersambung.........
__ADS_1