
Lebah mulai menyerang dengan sengatan nya dari depan untuk mengelabuhi penjaga, Yunkou datang dari arah belakang lalu ke atas penjaga, dan saat yang tepat, ia menyerang dengan pedang nya ke bawah. Penjaga menghindar lalu menyerang balik.
Lebah juga memanggil anak buah nya untuk menyerang penjaga, Penjaga pun membeku kan semua lebah termasuk ratu nya, Lebah pun menghilang. Yunkou membuat burung raksasa dari es lalu menerbangkan ke arah penjaga, Penjaga langsung menghilangkan dalam sekejap dan mengeluarkan asap, dari asap tersebut datang lah Yunkou.
"Happy birthday!"
Ucap Yunkou sambil mengayunkan sabit nya lalu kembali ke asap, serangan awal tadi tak mengenai penjaga, penjaga juga mengeluarkan sayap nya lalu menghilang kan asap nya. Penjaga lupa kalau dia berada dalam dimensi nya yang ia sempit kan, jadi asap itu kemana mana hingga Penjaga tak bisa melihat.
"Haaahhh! aku lupa ini di dimensi yang ku kecil kan!"Panik penjaga.
Penjaga pun memejamkan mata nya lalu ingin memperluas kan daerah dimensi. Tetapi di halang oleh Yunkou yang selalu menyerang nya di mana aja, karena mendesak, penjaga membuat pelindung untuk meningkatkan ke fokus nya.
Note : dimensi tersendiri adalah khayalan pembuat nya dan di gabung element nya, jadi pengguna bebas melakukan apapun di dalam dimensi nya, tetapi tak bisa di luar element nya, contoh nya saat pengguna ingin menghilangkan element lain dalam dimensinya, ia tak bisa melakukan nya.
"Di luar berisik sekali ya!"Ucap penjaga kesal.
penjaga pun membuat duri es di bawah dimensi, sehingga membatasi pergerakan Yunkou. Lalu Penjaga menghilang kan mode Yunkou sebentar karena kalau kelamaan Penjaga akan kehabisan stamina dan mana.
"Ck, karena sudah dalam mode biasa terpaksa menggunakan kristal es."
Yunkou pun mendapat kan armor dan pedang nya, tetapi armor dan pedang itu di hilangkan oleh Penjaga lagi, ia pun mencobanya memanggil Fuyu, tetapi di hilangkan lagi dan lagi. Dia terpaksa menggunakan mode biasa nya untuk menyerang.
"Dasar pak tua!"Ucap Yunkou.
Yunkou sudah bingung ingin menggunakan apa lagi untuk melawan Penjaga.
"Ternyata tanpa element kau tak bisa apa apa ya, hanya menjadi tikus yang takut akan kucing, LEMAH!"Ucap penjaga memanasi Yunkou.
Tak ada pilihan dia harus menyerang dengan fisik. Akhirnya Yunkou membuat strategi untuk melumpuhkan Penjaga.
"Entah lah, apa begitu atau tidak."Ucap Yunkou.
Yunkou maju dengan berani menyerang Penjaga, penjaga hanya diam melihat apa yang akan di lakukan Yunkou sekarang. Yunkou pun mencoba serangan dasar pada penjaga seperti memukul dan menendang Penjaga, tentu saja Penjaga dengan mudah menghindar Serangan Yunkou tersebut.
Yunkou pun menggunakan rencana A nya, dia berusaha menyerang di dalam asap. Saat ia mendekati Penjaga dia langsung melempar kan bola yang berisi asap di dalam nya, penjaga tak mengetahui nya, Penjaga pun menusuk bola itu, BOOM! bola asap meletus.
Kesempatan Yunkou memasuki asap dan menggunakan naluri nya untuk menyerang.
"Hei hei, sejak kapan kamu mempunyai bola asap ini?"Tanya penjaga.
"Setiap saat pasti memerlukan senjata darurat bukan?"Ucap Yunkou.
"Aku kasian pada mu, haah, aku kasih kesempatan menyerang deh."Ucap penjaga meremehkan Yunkou.
Akhirnya Penjaga hanya berdiam dan menunggu serangan Yunkou.
"Suara mu terdengar loh, diam kan suara mu itu."Ucap penjaga mengingat kan Yunkou.
2 menit berlalu....
10 menit berlalu...
30 menit berlalu...
"Hei, ini tidak menyerang aku kah?"Kesal Penjaga.
__ADS_1
Penjaga pun terbang dan menghempaskan asap, Penjaga tak melihat Yunkou di sana, Yunkou pun datang dari belakang dan langsung menggunakan jurus nya.
"Huhu, kena kau, Penggeseran jangkauan wilayah dimensi, Dimensi Yunkou."Ucap Yunkou mengeluarkan Jurus.
Hei tunggu, apa ini?"Tanya Penjaga bingung.
Seketika Dimensi itu berubah di ubah menjadi dimensi Yunkou, Es es yang putih berubah menjadi sedikit gelap, cuaca di sana pun sedikit hujan salju.
"Dari pada hanya cerah mending ada hujan salju kan."Ucap Yunkou.
"Jadi begitu, kau menggeser kan posisi dimensi ku dengan Dimensi mu."Ucap penjaga.
Note: Dimensi adalah sebuah ruangan kosong di alam semesta yang tak terkena jalur (paralel), dengan kata lain, Dunia sang Pengguna dari seluruh verse, contoh nya, jika Yunkou menggunakan Dimensi, semua Yunkou dari verse Lain jika bisa menggunakan dimensi akan berada di dimensi Yang di Buat Yunkou. Dimensi juga biasa nya di gunakan untuk mengurung orang lain.
"Hei, Sejak kapan ku bisa menggunakan dimensi ini?"Tanya Penjaga.
"Entah lah, aku saat ingin menyerang mu tiba tiba mendapatkan ini, jadi aku mempelajari bagaimana kau menggunakan nya."Ucap Yunkou menjelaskan.
"Yah itu tak masalah sih, tapi aku akan mengingatkan dimensi ini bisa memancing Yunkou yang lain tau, jangan sampai rusak yah dimensi mu."Ucap penjaga menasihati.
"Makasih info nya...jadi apa kau mengaku kalau?"Tanya Yunkou.
"Tentu saja tidak, cukup menggeser kan dimensi mu saja setelah itu kita berada di dimensi ku."Ucap Penjaga sambil tersenyum.
"Jahat sekali, padahal ini pertama kali aku membuka dimensi tau."Ucap Yunkou.
"Makanya mari kita menikmati dimensi ini sebelum ku geser kembali!"Ucap Penjaga sambil maju dengan kekuatan penuh.
"Dasar tak berubah."Ucap Yunkou.
Yunkou hanya diam saja, penjaga datang dengan kecepatan tinggi, saat ia mendekati Yunkou dan menyerang, Yunkou hanya menatap nya, seketika Penjaga menjadi beku tak bisa bergerak.
Seketika Es Penjaga hilang dan Penjaga mundur.
Penjaga terbang dan mengelilingi Yunkou untuk mencari celah, Yunkou juga melihat Penjaga dengan tajam, Penjaga tidak tau apa yang di rencanakan Yunkou, saat dia terlalu Fokus melihat Yunkou dan mengedipkan mata, Yunkou menghilang, tiba-tiba Penjaga terjatuh ke permukaan es, penjaga bingung apa yang terjadi.
"What! apa yang terjadi?"Heran Penjaga.
"ILusi"Ucap Yunkou.
"Maksud mu?"Penjaga masih bingung.
"Aku membuat ilusi supaya kau fokus pada Diri ku, lalu aku datang dengan bongkahan es lalu menabrak mu, Fufu, aku pintar bukan."Ucap Yunkou.
Prok Prok Prok suara tepuk tangan penjaga.
"Aku mulai mengakui mu, dan seperti nya kau juga tak bisa membuat es lagi kali ini."Ucap Penjaga.
Penjaga membuat dimensi dan menggeser dimensi Yunkou, Langit juga mulai tertutup oleh siang Dimensi Penjaga.
Yunkou mencoba untuk menjaga jarak dengan penjaga, penjaga tak tinggal diam penjaga pun berkata...
"Membeku"
Yunkou seketika tak bisa bergerak, Penjaga menendang Yunkou ke udara dan menyerang dengan es kembar.
__ADS_1
(Es kembar adalah dua es yang mempunyai ujung yang tajam, dan bisa menusuk baja sekalipun.)
"Seperti nya kau punya hutang kepada ku lagi nih."Ucap penjaga meledek.
Es pun hilang di udara, Yunkou yang masih tak bisa bergerak (Pingsan) akibat reaksi dingin hanya diam, untuk nya dia masih bisa menggunakan es dan membuat tangan es untuk menggenggam nya. Setelah itu dia tersadar apa yang terjadi.
Sebelum sadar:
"Tuan, tuan tak apa?"Tanya Roxy.
"Ah, terimakasih ya sudah menolong ku lagi."Ucap Yunkou.
"Tuan, seperti nya anda akan mendapatkan masalah lebih dari Yang sebelumnya."Ucap Roxy.
"Hahaha, tidak juga, aku sudah biasa mendapatkan masalah, jadi biar lah nanti apa yang terjadi."Ucap Yunkou.
Setelah sadar :
Yunkou pun bangun dari tidur nya dan menatap Penjaga, mata nya bagai orang yang sudah mati dan lemas, Penjaga pun meledek nya.
"Haha, kau sudah putus asa ya, bagus kalau begitu, pergi lah dan jangan kesini lagi."Ucap penjaga.
Di depan penjaga tiba tiba ada Yunkou yang ingin menyerangnya dengan pedang.
"Hei, bagaimana bisa? di sana masih ada Yunkou dan itu?"Ucap penjaga.
"Benar, sebaiknya aku harus pergi dari sini (Counter)"
Seketika Dimensi menghilang dan mereka kembali ke hutan, Yunkou yang masih berdiri tegak melihat Penjaga yang berlutut kehabisan stamina.
Penjaga sudah mengakui kemampuan Yunkou sebagai Raja nya sekarang.
"Kau benar benar hebat tuan, hamba mengakui engkau Raja ku sekarang."Ucap penjaga.
Yunkou hanya diam dan pergi menghiraukan Penjaga.
"Tuan?"Tanya Penjaga.
Yunkou pun diam sejenak lalu tertawa terbahak-bahak.
"Tuan, kenapa engkau tertawa? Apa yang lucu?"Ucap Penjaga makin bingung.
Yunkou pun tiba tiba berubah menjadi Rubah.
"Ehhh....kok bisa?"Ucap penjaga Kaget.
"Hahaha, maaf membuat kaget Penjaga es, dia adalah Rubah yang menjadi batu akibat mengorbankan nyawa demi menolong ku."Ucap Yunkou.
"Maksud tuan?"Tanya penjaga.
"Ingat saat engkau mengeluarkan ku dari dimensi dan kembali ke hutan ini?" Saat itu lah aku memanggil Pet ku dan dia membawa bawahannya, yaitu ini, rubah ini. Dia lah yang mengorbankan mana dan stamina nya hingga ia terserap dalam tubuh ku dan menjadi batu."Ucap Yunkou
"Saat detik-detik Terakhir pun dia yang membantuku menjadi pedang dan menusuk mu hingga mana mu habis lalu dimensi mu hilang, dan kita kembali."Ucap Yunkou lanjut menjelaskan.
"Tuan sangat jenius, aku bangga mempunyai tuan seperti anda."Ucap Penjaga.
__ADS_1
"Sekarang... bagaimana ya dengan teman teman ku."Ucap Yunkou sambil melihat ke belakang.
Bersambung...