
"Hah, apa ini??!!!"Ucap Gadis.
"Cendrawasih nya bertelur? bagaimana bisa? sebentar.... aku ingat-ingat perut cendrawasih itu agak membesar kan, kalau begitu... Yunkou nebak cendrawasih hamil, bener-bener, kali ini aku tak akan mengampuni mereka."Ucap Gadis.
Ketika gadis menghampiri mereka bertiga, mereka sedang bermain element voli, permainan ini menggunakan voli. Yang nantinya akan dipukul oleh pemain, selain tenaga, voli ini juga memerlukan Mana, yang dimana semakin kuat tenaga dan mananya semakin banyak kesempatan menang.
"Woi, APA YANG LO LAKUIN KE CENDRAWASIH GUA?"Ucap Gadis yang begitu marah.
"Wowowo, tenang dulu, ada apa lagi ini, perasaan hari ini kamu marah terus, ada apa lagi?"Ucap Yunkou.
"Yunkou, tadi kamu kan yang memburu hewan kesayangan baru aku, Apakah benar?"Ucap Gadis.
"Be... Ben... benar me... mem...memang ada masalah apa lagi?"Tanya Yunkou dengan tubuh bergetar 2 kali lipat.
"Bukan apa apa, hah, benar benar party ini terlalu banyak bercanda, yasudah lah marah ku sudah hilang, lain kali jangan lakuin lagi aja ya."Ucap Gadis kecewa.
"Gadis.... ada apa? kenapa? kalau mau marah, marah aja gak apa apa?"Ucap Yunkou.
Gadis pun tak menggubris.
"Aduh aku salah apa ya?"Ucap Yunkou.
"Yunkou... apa yang kamu lakukan pada wanita itu?"Tanya Brock e.
"Aku pun tak tahu, seperti nya gara - gara cendrawasih yang ku buru."Ucap Yunkou.
"Mungkin aja sih, sedangkan itu salah satu kesayangan nya, monster impian nya, bayangkan saja kalau Fuyu berada di tempat yang sama seperti cendrawasih, kamu pasti sedih kan."Ucap Mizuya memberitahu.
"Ngomong-ngomong kalian gak menghubungi raja monster kalian, ada apa?"Ucap Brock e.
"Bukan apa apa.... bentar, lah iya kita jarang manggil mereka, pasti mereka marah nih, berbahaya."Ucap Yunkou.
"Oi, sekarang bukan waktunya untuk itu loh, ada wanita yang sedang kau sakiti, itu pasti lebih menyeramkan dari pada raja monster.
"Kau benar, aku harus minta maaf dulu sama Gadis."Ucap Yunkou.
Yunkou pun pergi dan menuju camp mereka.
__ADS_1
"Gadis, kamu dimana? ada dimana sih tempat dia..... mungkin disitu, Ah ketemu, itu dia Gad.... dis, mengapa kamu menangis?"Ucap Yunkou bingung dan merasa bersalah.
"Mengapa... kamu kira gara gara apa, gara gara kamu menancapkan senjata mu tepat di arah telurnya dia tak bisa di selamat kan, dan hanya sisa satu saja dan mungkin saja tak selamat, kalau pun selamat... dia akan cacat seumur hidup, kesempatan normal pun hanya 1,9% saja."Ucap Gadis Nangis dan marah.
"Gadis, aku minta maaf, aku salah, tolong maafkan aku."Ucap Yunkou.
"Minta maaf? kamu kira minta maaf ke aku? minta maaf saja pada cendrawasih yang kamu sekarat kan itu, untungnya induk dan 1 telurnya bisa di operasi dan selamat, kamu minta maaf saja pada telur yang pecah itu."Ucap Gadis.
Yunkou pun sangat merasa bersalah, dia baru pertama kali merasa bersalah seperti ini.
"(Bagaimana ini, aku tak tahu mau melakukan apa, kaki ku lemas tangan ku juga lemas, mata ku hanya bisa menatap telur yang ku pecahkan saja, mengapa aku bisa Setega itu.)"Ucap Yunkou.
"Akan ku coba lagi, kalau ada apa apa pada Cendrawasih itu, Fuyu mu yang akan ku jadikan korban penyembuhan terakhir."Ucap Gadis yang di kuasai amarah."
Yunkou pun menunggu keluar dengan tatapan putus asa. Brock e dan Mizuya pun pergi ke camp untuk mengecek mereka, mereka berdua pun melihat Yunkou.
"Hei, apa kau sudah baikan? hei? ada apa?"Ucap Brock e.
"Sudah, jangan di tanya lagi, sekali liat saja sudah tau, kau gak dimaafkan Gadis karena melakukan sesuatu yang berbahaya kan, kata kan apa?"Ucap Mizuya.
Yunkou hanya diam dan mulutnya bergetar tak bisa berbicara.
"Ok, hati- hati, jangan berbicara dulu dengan Gadis, dia sedang berada di fase marah yang luar biasa."Ucap Mizuya.
"Baiklah, aku akan kedalam dan melihat lalu aku kembali."Ucap Brock e.
Saat Brock e kembali dia memberi tahu sesuatu...
"Oi, seperti nya kamu tidak dalam masalah deh, Yunkou, seperti nya operasi nya berhasil."Ucap Brock e.
"Apakah benar? Syukur lah."Ucap Yunkou lega.
"Kamu kaya orang yang lagi nunggu istri nya lahiran terus istri dan anaknya sekarat."Ucap Mizuya.
Mereka pun kedalam dan benar apa yang di katakan oleh Brock e, telurnya kembali semula. Yunkou pun heran apa yang terjadi.
"Hei, bagaimana bisa? tadi aku liat dengan jelas telurnya pecah."Ucap Yunkou.
__ADS_1
"Memang tapi telurnya gak terlalu pecah."Brock e.
"Tapi, yang kulihat telurnya seperti kuning dan putih nya keluar, cangkang nya sudah hancur."Ucap Yunkou.
"Memang lah, anak pertama nya sudah menetas, tinggal anak keduanya saja, sementara itu cendrawasih ini akan kita beri ke petugas sekitar untuk diobati dengan full."Ucap Gadis.
"Memangnya kamu belum bisa menyembuhkan nya secara full."Ucap Yunkou.
"Bisa saja, cuma mana ku akan terkuras habis jika kegunaan, oh iya thanks ya kerja sama nya Brock e."Ucap Gadis.
"Sama-sama Gadis (Dia suka itu)"Hati Brock e pun berbunga-bunga.
"Yasudah, ada yang punya tabung gak? telur dan anakan ini harus kita tabung dulu."Ucap Gadis.
"Aku ada nih, aku membeli satu untuk jaga jaga."Ucap Mizuya.
"Wah, thanks Mizuya."Ucap Gadis.
"Your welcome."Ucap Mizuya.
Mereka pun pergi dan kemas kemas, lalu pergi dari pulau tersebut dan pergi ke pulau Yunkou, desa pahlawan. desa pahlawan adalah desa dimana banyak pahlawan yang hebat lahir disana, sebelum ke desa Yunkou mereka pergi ke pulau healing, pulau itu dekat sekali dengan pulau Yunkou, mereka pun pergi melewati pulau kegelapan, dan pulau lainnya, mereka akan sampai, kira-kira 6 jam dengan mana yang mereka punya.
Waktu pun berlalu, mereka pun sudah sampai ke pulau healing. Setelah mereka sampai mereka pun membeli peralatan inkubator dan barang support healing seperlunya.
"Seperti nya disini ada tanda, ke- kiri pasar peralatan monster kanan peralatan Manusia, jadi bagaimana?"Ucap Gadis.
"Kita akan bagi kelompok, Mizuya Dan Gadis pergi ke pasar mons kita berdua akan ke pasar manusia."Ucap Yunkou.
"Oke deh, sampai jumpa di sini kembali."Ucap Gadis.
"Oke."Ucap Yunkou.
"Hmm... Gadis, bagaimana bisa kamu mengutuhkan telur yang sudah mengelupas."Tanya Mizuya
"Aku menggunakan jurus penyembuhan tanahku lalu aku sedikit panaskan dengan setetes lava Brock e, sudah gitu saja."Ucap Gadis.
"Eh, bisa gitu."Ucap Mizuya terkejut.
__ADS_1
Bersambung....
tabung \= inkubator