Sang Legendaris

Sang Legendaris
Muncul nya boss monster


__ADS_3

"Ayo kita mulai dari 1... 2... 3... mulai"Ucap Brock e sambil menghitung mulai.


"Hei, kita pakai mana boleh? apa hanya fisik saja."Ucap Yunkou.


"Kita pakai fisik saja, disini pergunungan, bisa - bisa kita merusak ekosistem disini, dan juga di sini indah bukan."Ucap Brock e.


Seketika Yunkou terpesona dan mengikuti Brock e.... itu kalau di pandangan dari seorang Mimin, terapi....


"Sky ice" Ucap Yunkou mengeluarkan jurus.


seketika setengah gunung menjadi es.


"Hei sudah ku bilang jangan pakai jurus."Ucap Brock e memperingati.


"Jet magma"Ucap Brock e mengeluarkan jurus.


Dan setengah gunung pun terjadi pembekuan dan pembakaran hutan oleh magma dan es.


Seketika si tenda....


"Eh, kok jadi es begini di tenda, sepertinya mereka menggunakan kekuatannya keterlaluan."Ucap Gadis marah.


"Santai, aku jadikan es ini menjadi cari kembali."Ucap Mizuya.


"Silahkan, tapi jangan sampai kau merusak alam disini."Ucap Gadis.


"Water gun."Ucap Mizuya.


Seketika es Yang ada di sekitar perkempingan menjadi retak dan membelah.


"Wah, keren, aku juga akan membantu, "Okina toge no Aru ishi"Ucap Gadis.


Es pun menjadi cair dan berubah menjadi tanah yang subur kembali.


"Huh, untungnya kembali semula, awas aja mereka kalau kembali, akan ku jitak satu satu."Ucap Gadis.


Kembali ke Yunkou dan Brock e....


"Hei kau curang menggunakan jet, sedangkan aku menggunakan sky."Ucap Yunkou.


"Tentu tidak, hahaha, kalau mau kau gunakan saja Element mu sendiri, kan sudah dapet skill baru saat perjalanan.


"Jump ice" Ucap Yunkou mengeluarkan jurus.


"Kau tak menggunakan raja wolf mu?" Ucap Brock e.


".... itu rahasia." Ucap Yunkou


"Jangan - Jangan kau lupa ya sama wolfmu sendiri, kan dia "Lone wolf" Hahaha"Ucap Brock e.


"Hei jangan sembarangan, dia punya prajurit tau, dia tak sendiri."Ucap Yunkou.


"Ok deh, terserah, yang pastinya kamu akan kalah, 20 meter lagi kita akan sampai, bye bye."Ucap Brock e.


"Power up jump 2x lipat."Ucap Yunkou menaikan loncatan.


"loncatan mu hanya menaik dan tak melaju, kau yakin akan menang?"Ucap Brock e.


"Hehe.... pemanggil, raja serigala es."Ucap Yunkou memanggil Fuyu.


(bagi yang gak tau Fuyu baca episode sebelumnya)


"Hei itu curang."Ucap Brock e merasa Yunkou curang.


"hahaha, lari Fuyu 1000 KM/Jam


"Oi oi oi, ku yakin dengan secepat itu bahaya loh, sedangkan Finish didepan."Ucap Brock e.

__ADS_1


Yunkou tak mendengar Brock e karena sudah terlalu jauh.


"Benar benar deh, magmor datang dan terbanglah secepat mungkin."Ucap Brock e.


Magmor bisa terbang 2000 KM/Jam.


"Lumayan juga, Fuyu, ku gunakan kekuatan ku untuk jadi support kakimu."Ucap Yunkou.


"Guk...guk"Fuyu menggonggong.


"Pelana es, sabuk es, sepatu serigala es."Ucap Yunkou.


"Wah anak itu, niat banget ingin mengalahkan aku, Magmor, gunakan semburkan magma ke arah depan Yunkou, dan taklukan angin di sekitar supaya mata angin berada di pihak kita."Ucap Brock e.


"ok, kita melaju cepat"Ucap magmor.


mereka pun semakin dekat dan...


Syuuuuut


"Siapa yang menang?"Tanya Yunkou.


"Pasti aku"Tanya brock e.


"Yang menang? akan ku beritahu."Ucap Gadis.


"Siapa? siapa?"Yunkou semakin semangat dan bertanya.


"Ini yang menang."Ucap Gadis.


Gadis menjewer mereka berdua dan menyuruh mereka memulihkan gunung tersebut.


"Kan sudah ku bilang"Ucap Brock e.


"Kamu juga ikut-ikutan."Balas Yunkou.


"Nah, sudah tuh, kalau begitu kita lanjut yu."Ucap Yunkou.


"Nanti, beresin ini dulu."Ucap Gadis.


Setelah mereka beres - beres pun, mereka pergi untuk melanjutkan perjalanan. Sampai mereka di Padang pasir.


"Sepertinya kita salah jalan, seharusnya belok kiri."Ucap Brock e.


"Aduh, kamu bagaimana, kan kamu yang memandu jalan, karena sudah hafal."Ucap Gadis.


"Aku hafal saat masih muda, sekarang aku sudah tua."Ucap Brock e.


"Ya sudah, kita balik lagi saja."Ucap Yunkou.


Saat mereka berbalik, mereka bertemu babi, yaitu babi ngepet, eh salah bos babi hutan.


"Ba... ba... babi ngepet, eh salah babi hutan."Ucap Yunkou.


"Langsung sikat aja yu."Ucap Brock e.


Mereka pun menyerang, dan tak semudah omongan mereka, mereka kewalahan mengalahkan babi hutan tersebut.


"Aduh ni babi susah amat di lawan ya."Ucap Mizuya.


"ah, kalian lemah sekali"Ucap babi hutan (bos)


"Apa jenis babi ini sebenarnya?"Tanya Yunkou.


"Dia sepertinya berjenis api, tingkat bos dan berpengalaman, dia bisa berbicara, jarang ada monster yang bisa berbicara, apa lagi bos monster berbicara, biasa nya kalau bisa bicara dia sudah berpengalaman atau mau ber evolusi."Ucap Gadis.


"Benar - benar calon ilmuan ya"Ucap Mizuya.

__ADS_1


"Tentu saja, Gadis bisa tau, dia kan calon ilmuan terkenal."Ucap Brock e. (episode 2)


"Aku yang di puji kau yang senang."Ucap Gadis.


"Sudah selesai kah? berbicara nya? kalau sudah aku habiskan saja kalian, semburan api."Ucap bos babi hutan.


"Mizuya!"Ucap Yunkou dengan suara yang sedikit naik.


"Aku sudah tau, water gun, water bullet, tembak."Mizuya menyerang semburan api.


air dari pistol air makin lama makin menguap dan akhirnya...


"Akan ku bantu, dinding tanah."


dinding tanah yang gadis buat berhasil menghalau semburan api.


"Aduh, anak muda lama sekali melawan babi kecil ini, biar aku sendiri yang lawan dia, magmor."Ucap Brock e.


"Lah, kan gak boleh pakai monster, tua."Ucap Yunkou.


flashback.


setelah mereka balapan dan membereskan gunung mereka berangkat menuju kastil kegelapan, dan mereka kesasar gara - gara lupa jalan atau emang buta map, ngakunya Doang udah paham taunya belum. Setelah lupa map, mereka membuat perjanjian kalau gak boleh pakai monster apapun dan tak boleh pakai kekuatan level tinggi.


flashback lagi (gak jadi di ova, lupa kalau udah tamat) setelah mereka pergi dari rumah Brock e. mereka melewati berbagai jalan, dari tempat berbahaya : kawah beracun, kabut berapi, lewat gunung berapi, dan hutan cuaca, gunung salju abadi, laut monster air jenis tempur. Dan sampai akhirnya mereka level up dan hampir tingkat tinggi, tingkat raja yang ingin berevolusi menjadi ke tahap selanjutnya, mereka pun akhirnya ke gunung normal, dan mereka beristirahat (episode lalu).


Ok Udah dulu flashback, lanjut ke Yunkou dan teman -temannya.


Brock e pun memenangkan pertarungan tanpa magmor karena tidak boleh menggunakan monster.


"Hei, kau curang, kan katanya tidak boleh kekuatan penuh, atau monster."Ucap Yunkou protes.


"Nanti kita dibunuh loh."Ucap Brock e.


"Kan bisa buat rencana, itung - itung kerjasama tim." protes Yunkou.


"Huh, anak ini, terus kau punya rencana?"Ucap Brock e.


"Makanya, kita buat."Ucap Yunkou terus protes.


"Buang - buang waktu."Ucap Brock e mengacuhkan ucapan Yunkou.


"Ucapan Yunkou benar, ini lah salah satu kegunaan perjanjian kita, yaitu kerjasama."Ucap Gadis.


"benar juga, aku minta maaf."Ucap Brock e.


"Barang buah hati di dengar, baik lah aku maafkan... ."Ucap Yunkou.


"Gadis."Ucap Brock e.


Yunkou pun marah kepada Brock e, dan terus berdebat dengan Brock e.


"Sepertinya mereka masih lemah ya."Ucap.....


perhatian : water gun (pistol air)


Ōkina toge no Aru ishi ( batu berduri


besar)


kalau di go*gle sih gitu.


Baca Ova sang legendaris kalau mau


baca selengkapnya tentang perjalanan mereka yang tak terlihat di novel ini (jarang)


thanks for reading And see a

__ADS_1


__ADS_2