
Yunkou yang berada dalam es hibernasi untuk menyembuhkan luka nya, lalu saat dia telah hampir pulih, dia menjawab omongan penjaga tersebut.
"Terima kasih telah jujur, akan ku buat kau mengakui bahwa aku raja mu."Ucap Yunkou.
Yunkou keluar dari bongkahan es tersebut dan menyerap kembali mana yang dia sebar, begitu pun dengan salju yang terkena mana yang Yunkou buat dan mengumpul dan menggumpal menjadi bola energi.
Yunkou memakan nya lalu terjadilah hal yang tak terduga, seluruh es yang berada dalam lingkungan nya berubah tanpa es dan salju.
"Tidak mungkin! bagaimana bisa salju abadi ini menghilang semua!"Penjaga terkejut.
"Kau heran kemana mereka semua, mereka ada di tangan ku loh, fufu~" Ucap Yunkou bernada dingin.
Yunkou mengulurkan tangan nya, lalu keluar lah sabit yang sangat besar di atas langit, Yunkou mengambil sabit itu dan sabit itu menjadi mengecil.
"Hoo~ senjata yang menakutkan, mari kita coba kekuatan nya."Ucap penjaga.
"Energi mana, perluas jangkauan serang! raksasa es."Penjaga merapal kan mantra.
"Mari kita coba kekuatannya."Ucap Yunkou.
"Bola pembeku."
Keluar lah bola itu di ditangan raksasa yang sangat besar.
"Kboom!"Ucap penjaga.
setelah bola itu dilempar ke Yunkou, Yunkou maju untuk menghadapi bola pembeku tersebut lalu membelah menjadi dua bagian.
"Sudah kuduga kau seperti nya akan...TEWAS" Ucap penjaga percaya diri.
Bola yang di belah oleh Yunkou menjadi 4 bagian lalu berubah menjadi kristal es dan menusuk nya dari segala arah. Serangan itu tak mempan pada Yunkou, Yunkou mensabit pola lingkaran yang membuat serangan penjaga hancur.
"blood freeze" Seperti namanya jurus ini bisa membuat darah(Pembuluh darah, otot) musuh beku dan kaku, jika tak di tangani dengan cepat maka kata kata Indosari keluar.
Penjaga mencoba fokus melihat Yunkou untuk melihat titik pergerakannya untuk membuat Yunkou tak bisa bergerak, Yunkou pun semakin dekat dan semakin dekat, Saat Yunkou sudah di depan matanya dan ingin menggunakan sabit nya Penjaga menemukan titik gerak Yunkou dan Yunkou pun tak bisa bergerak dan tak bisa berjalan.
"(Huh hampir saja, mata itu berbahaya, aku sampai merinding melihat mata dingin nya itu)"Ucap Penjaga.
"K-Ka"Yunkou mencoba berbicara.
"Oh kau mau berbicara, aku akan memberi mu kesempatan berbicara terakhir kali"
"Uhuk-Uhuk"
__ADS_1
"Kan sudah ku bilang kau sudah kalah, masih mencoba mengalahkan aku, itu butuh 1000 tahun lagi anak muda!"Ucap penjaga memperingati.
"Kau menggunakan es untuk menghentikan pergerakan ku, dasar licik."Ucap Yunkou tak terima.
"Haha, aku kan dulu memiliki Julukan Rubah salju, kau tau karena apa? Karena aku memliki jurus tingkat raja seperti ini tahu!"Penjaga sifat nya menjadi dingin seketika.
Yunkou pun menghancurkan es es tersebut dengan sabit nya lalu pergi menjauh.
"Hoho, seperti nya kau tak tahu kalau aku juga bisa seperti mu tau, hanya saja... aku ini sudah pro dalam mengendalikan mode ini, kira lihat saja berapa lama kau bisa bertahan dengan Mode itu."Ucap Penjaga.
"Mari kita mulai kembali."Ucap penjaga menjadi dingin.
"Rangkulan sabit"
Yunkou dengan kecepatan tinggi mendekati penjaga lalu merangkul kan sabitnya ke arah menjaga.
"Flying ice" Penjaga pun memblokir jurusnya itu dengan menggunakan sayap nya agar melontar kan Yunkou kebelakang.
"Penjaga, kau boleh juga."Puji Yunkou.
penjaga tak berkata apapun dan balik menyerang Yunkou.
"Ice feather" Dari sayap penjaga, Bulu bulu keluar dan menyerang Yunkou seperti kunai.
Penjaga tiba tiba menghilang dari pandangan Yunkou, saat Yunkou berbalik, tiba tiba penjaga datang dan menyerang nya.
"Cakar burung hantu" Cakar burung hantu ini memiliki kemampuan seperti burung hantu salju.
Yunkou pun terlempar ke bawah, darah yang keluar akibat serangan penjaga mengalir ke salju. Penjaga pun langsung menyerang kembali."
"Dark ice" Es yang berisi kuman dan bakteri yang jika masuk kedalam luka yang terbuka maka korban hanya bisa hidup 2-3 hari saja.
Penjaga membuat seperti es lancip kecil dalam salju, lalu menusuk Yunkou pada luka nya. Yunkou yang berdiri perlahan mencoba bergerak.
"Hibernasi" Tak sama seperti hibernasi pada umumnya, Yunkou menutup tubuh nya untuk melindungi diri dan memulihkan diri nya di dalam es hingga 2-3 jam.
"Kau lupa aku sedang setara Dengan mu kah? Tidak, aku lebih di atas mu "King of beast snow" Haha" Ucap penjaga menyombongkan diri.
"Dark ice" Penjaga menyerang kembali.
Dalam es Yunkou tiba tiba keluar bagai tombak yang langsung mengenai perut Yunkou, Yunkou pun tersadar dan hibernasi di batalkan. Yunkou langsung teriak kesakitan.
"Membuang waktu saja, Semoga diri mu selamat" Penjaga pergi dan meninggalkan Yunkou sendiri yang sedang sekarat.
__ADS_1
"Uhuk-Uhuk, untuk terakhir kali sebelum mode ini habis aku harus mengeluarkan Kuman dan menutup luka ku"Ucap Yunkou.
"Fuyu..."Ucap Yunkou.
Fuyu pun datang, betapa kaget nya dia melihat partner nya terluka parah, Fuyu pun memanggil anak buah nya lalu mengobati Yunkou. Yunkou pun pingsan dan kembali ke mode biasa.
"Woiii penjaga air, apa maksud ini, fuuhh... Tenang lah diri ku, ingat kan lambang Air adalah ketenangan."Ucap Mizuya sambil menenangkan diri.
"Yakin bisa menenangkan diri?"Ucap seseorang.
"Tuh kan bagaimana bisa tenang kalau begini terus."Ucap Mizuya marah.
"bhwahahaha, sekarang aku disini, serang lah aku."Ucap Seseorang.
"Cih merepotkan, dia bukan penjaga air, aku pernah melihat sosok nya sekali saat sebelum seperti ini."Ucap Mizuya
Sebelumnya...
"Halo tuan muda, seperti nya kau kesusahan memilih pintu, mari aku bantu."Ucap Seseorang.
"Siapa kau?"Tanya Mizuya.
"Siapa aku itu Tidak penting, baiklah, coba anda fokuskan diri dan buat tuan tenang, maka di dalam bayangan anda ada pintu yang benar."Tutor Sesosok tersebut.
"Terimakasih Petunjuk nya tapi aku tak bisa memberikan apapun maaf ya."Ucap Mizuya.
Mizuya pun mencoba melakukan petunjuk yang di berikan.
"Hohoho, tak masalah kok tuan muda, asal anda senang itu sudah cukup."Ucap Sesosok itu sambil tepuk tangan.
Tepuk tangan itu makin cepat dan makin besar volume nya. Mizuya tak bisa konsentrasi yang akhirnya marah pada sesosok itu, Saat Mizuya membalikan arah, tak ada siapapun, dan pada Mizuya Fokus, dia seperti di ganggu hingga tak bisa fokus menenangkan diri.
"(Yap begitu lah cerita nya, menyebalkan bukan)"Ucap Mizuya.
"Kita sudah sampai Gadis"Ucap Ezra.
"Oh ok...wah bagus juga ya Kota ini."Ucap Gadis.
"Aku jadi ingat kampung halaman ku."Ucap Gadis.
"Yasudah mari masuk dulu, ada hal yang harus kita bicarakan."Ucap Ezra mencurigakan.
Bersambung.
__ADS_1