
"Akhirnya sampai setelah teleport kemana mana"Ucap Yunkou. "Maafkan saya tuan, saya masih pemula dalam ilmu teleportasi."Ucap Prajurit Raja kehancuran.
"Baiklah, tidak apa apa, kamu boleh pulang kok."Ucap Gadis. Dia pergi dan kami harus masuk walau kelelahan karena perubahan suhu. "Wah, kepala ku pusing, badan ku panas dingin."Mizuya mengeluh.
"Itu wajar, kita teleportasi ke daerah paling panas dan dingin, makanya tubuh bingung dengan suhu tubuh, sudah yu masuk, mereka pasti sudah menunggu kita."Ucap Gadis.
"Aku tunggu di sini aja ya... kalian saja yang masuk."Ucap Brock e. "Baiklah, jaga tempat ya... bye bye."Ucap Yunkou meledek.
"Baiklah ketua, sampai jumpa."Ucap Brock e.
"Apa benar tidak apa apa kita biarin Brock e di luar, kita jadi gak enak loh."Ucap Gadis berbisik. "Gak apa apa, dia juga gak bakal bisa masuk tanpa ada campuran mana raja."Ucap Yunkou menenangkan Gadis.
"Wah, aku ke ruang kesehatan dulu aja ya, kepala pusing banget."Mizuya mengeluh kembali. "Baiklah, tapi kita harus salam dulu bukan... abis itu kamu boleh kok ke ruang kesehatan."Ucap Yunkou.
Mereka bertiga masuk ke ruangan rapat lalu salam kepada para monster raja dan element raja lainnya. Lalu Mizuya keluar ruangan dan pergi ke ruangan kesehatan.
"Benar benar anak itu, Yunkou, kamu gak pergi juga? kamu masih perlu di rawat loh masih ada luka yang terbukanya."Ucap Gadis. "Wah Gadis mengkhawatirkan aku, tumben."Ucap Yunkou bangga.
"Terserah kamu, aku mau ketemu Monster raja tanah dulu, bye bye."Gadis pergi mencari Monster tanah sedangkan Yunkou duduk di ruangan rapat dengan santai. "Gadis aneh, padahal tinggal summon aja seperti ini."Ucap Yunkou heran. Yunkou memanggil fuyu dan raja naga es. "Wah udah lama gak ketemu kalian, aku kangen."Ucap Yunkou terharu.
"Guk guk."Ucap Fuyu senang.
"Hah? apa maksudmu! siapa kamu gak kenal aku huh."Raja naga es ngambek.
"Hei, kamu jangan marah dulu dong, nih aku kasih oleh oleh, aku akan cerita ke kamu, jadi gini, aku pergi ke pulau kehancuran, disana aku tidak bisa menggunakan summoning, jadi terpaksa deh gak bisa."Yunkou menjelaskan.
"Lalu Saat kau mau melawan raja kegelapan? kenapa gak memanggil ku."Ucap Raja naga es.
"Saat itu... tunggu, kau kok tau aku mau melawan raja kegelapan?"Yunkou Ragu.
"Diam, dan jawab saja!"Raja naga es marah.
"Sudah... sudah jangan marah, aku ada monster baru loh, kamu mau liat?"Ucap Yunkou mengalihkan pembicaraan.
"Haah, sudahlah kalau memang sudah terjadi biarlah berlalu, jadi kau sudah pernah melawan raja kehancuran?"Tanya Raja naga es.
"Sudah sih sekali, memang kenapa?"Tanya Yunkou.
"Kamu jangan terlalu dekat sama dia, dia memang terlihat baik di depan, tetapi hatinya ingin menghancurkan apapun."Ucap raja naga es memperingati Yunkou.
__ADS_1
"Sebenarnya aku memang sudah pernah ketemu sama dia... tapi aku gak tau dia Bisa baik di depan orang."Ucap Yunkou heran.
"eh? memang dia tak mengatakan hal terpuji? serius? biasanya dia akan melawan siapa saja yang menentangnya."Naga raja es heran.
"Memang itulah fakta yang ku liat, menurut ku dia seperti iblis."Ucap Yunkou.
"Wah, cepat juga kalian sampai."Ucap Surya mendekati Yunkou.
"Suryaaa....aku kangen."Ucap Yunkou ingin memeluk Surya.
"Jangan mendekat bukan mahrom."Ucap Surya mengelak.
"Kita kan sama sama laki laki, jadi boleh dong."Ucap Yunkou.
"Sudah lah, aku ingin bertemu yang lainnya di ruangan lain, kamu mau ikut gak?"Ucap Surya.
"Hah? maksudnya? bukannya ngumpul disini ya?"Tanya Yunkou.
"Iyaa, cuma kita ada ruangan ngumpul khusus buat manusia saja, ikut gak?"Ajak Surya.
"Gas ngeng."Yunkou dan Surya pergi meninggalkan ruang rapat dan menuju tempat ngumpul. Beberapa saat kemudian mereka sampai.
"Memang sudah ketemu kok, aku tadi cuma mampir lalu lupa mau ke ruangan rapat."Ucap Gadis. "Bahkan Mizuya juga ada."Yunkou kaget. "Makan bang, aku sih memang mau ke ruangan kesehatan tapi aku mencium bau enak dan masuk ke sini."Ucap Mizuya.
"Dasar... yasudah aku ikut juga, disini ada daging apa aja ya."Ucap Yunkou.
"Ah, Yunkou, aku ke toilet dulu, kalau rapatnya mau mulai tolong bilang aku."Ucap Surya.
"Ok, hati hati ya."Ucap Yunkou.
Tak lama mereka berbincang dan makan, akhirnya mereka pergi berkumpul ke ruang rapat yang mereka hadiri. Yunkou dan teman temannya pergi, Yunkou merasa seperti lupa akan sesuatu.
"Sepertinya kita sudah harus memulai rapat ini."Ucap pangeran angin. (Saya panggil mereka pangeran aja karena belum jadi raja)
"Benar, ayo kita langsung mulai saja rapat ini, oh iya, ada yang liat Surya gak? sepertinya dia belum keliatan?"Ucap putri Hikata.
Yunkou yang mengingat karena lupa, akhirnya dia izin pergi ke toilet.
"Uhuk, Maaf saya mau ke toilet sebentar, ada yang harus ku urus."Ucap Yunkou.
__ADS_1
"Baiklah, Pangeran boleh pergi, silahkan di temani oleh raja Monster anda untuk berjaga jaga."Ucap Raja Monster angin.
"Baiklah, Aku bersama Fuyu saja."Ucap Yunkou pergi.
Yunkou pun berkomunikasi lewat telepati dan berkata kepada naga es untuk mendengar kan apa yang dia dengar di rapat agar tidak ketinggalan berita. Yunkou pun mencari Surya di toilet.
"Surya, ayo cepat rapatnya mau di mulai nih, kamu lama sekali."Ucap Yunkou berteriak di toilet.
Yunkou pun tak dapat balasan dari Surya, Yunkou bingung lalu memanggil nya sekali lagi. "Hei! kamu ngapain sih? cepat waktu kita gak banyak."Ucap Yunkou berteriak kembali.
Karena tidak dapat balasan, akhirnya Yunkou membuka semua kamar mandi.
setiap Yunkou membuka kamar mandi herannya tidak ada orang di dalam, setelah sekian lama akhirnya Yunkou membuka pintu toilet terakhir. ngeeet, suara pintu kamar mandi terbuka, Yunkou akhirnya menemukan Surya yang tertidur.
"BANGUN! UDAH MAU RAPAT."Ucap Yunkou meneriaki Surya. Surya pun terbangun dan reflek menyerang Yunkou.
"Peluru cahaya."Ucap Surya menyerang.
"Eh kaget, woi ngapain nyerang."Yunkou marah.
"Udah berapa lama aku tertidur."Ucap Surya.
"Gak tau, intinya rapat udah 30 menit yang lalu, cepat beresin dulu BAB mu lalu pergi ke rapat."Ucap Yunkou tegas.
"Beneran? waduh bisa di amuk Hikata nih."Ucap Surya panik
"Seluncur es, Yasudah aku duluan dah."Ucap Yunkou pergi.
Yunkou pun pergi dari toilet lalu ke ruang rapat, tiba tiba dari belakang ada cahaya yang melaju kencang.
"Yang kalah harus traktir yang menang."Ucap Surya menantang Yunkou.
"Haha, siapa takut."Ucap Surya menerima tantangan Surya.
Mereka akhirnya bertanding, berbagai jurus mereka gunakan untuk menghalang mereka untuk pergi ke ruang rapat. "pembeku."Ucap Yunkou. Yunkou menggunakan pembeku berkali kali ke arah Surya, lalu Surya menghindari dan menggunakan "Sinar violet."Surya mengarahkan kearah Yunkou berkali kali sebagai penghalang penglihatan.
Surya pun menggunakan kacamata es yang bisa memantulkan cahaya seperti kaca. Akhirnya Yunkou menggunakan pembeku sekali lagi dan akhirnya mengenai Surya, Yunkou Yang mendapatkan kesempatan tersebut meninggal kan Surya lalu pergi, Yunkou melihat Pintu ruang rapat yang membuat dia yakin akan menang, dia pun di kejutkan Surya dari belakang lalu menggunakan ledakan cahaya yang membuat mata Yunkou buta sementara, Yunkou pun menyerang membabi buta tidak sedikit yang mengenai Surya, Pada akhirnya mereka sampai bersamaan di depan pintu Rapat.
"Yunkou, kau lama sekali di toilet, memang lumayan jauh sih..."Ucap Gadis terdiam melihat mereka.
__ADS_1
Bersambung....