Sang Legendaris

Sang Legendaris
pulau kegelapan


__ADS_3

"Karena, pulau itu hampir populasi manusia sangat sedikit, jadi wajar banyak yang tak tahu, dan mungkin yang tak mau jawab dengan ekspresi ketakutan, karena dulu banyak manusia dari pulau ini ke pulau kegelapan untuk mencari tahu pulau tersebut, dan hasilnya banyak dari mereka pulang dari pulau kegelapan hanya sedikit."Ucap penduduk asal.


"Paman, Paman punya kapal atau perahu tidak?"Tanya Yunkou Sambil mengangkat tangan.


"Kamu dengar apa yang Paman bilang? banyak yang hilang dari pulau tersebut?"Ucap penduduk asal sambil mengingatkan Yunkou dan lainnya.


"Aku tidak peduli, yang aku inginkan hanya perahu atau kapal."Ucap Yunkou.


"Tidak usah Yunkou, aku kan bisa mengendalikan air, lagi pula Gadis bisa membuat kapal dari tanah."Ucap Mizuya.


"Betul, kita juga punya beberapa Monster, jadi tak usah kapal."Ucap Brock e memberitahu Yunkou.


"Betul juga sih."Ucap Yunkou.


"Yasudah, kita hanya perlu informasi itu saja, sisanya terimakasih, jadi dari sini belok ke kiri terus lurus sampai ujung pulau dan menyebrang laut?"Ucap Gadis.


"Iya... tetapi kalian nginap disini dulu, malam ini badai akan datang.'"Ucap penduduk asal.


"Tak apa, kita ini salah satu 10 raja Elementer."Ucap Yunkou sambil menepuk dada(membanggakan diri).


"Kalian salah satu Generasi dari 10 raja Elementer?"Tanya penduduk asal sambil tak percaya (Nama penduduk asal Toba).


"Betul, memang kenapa? Kamu tak percaya?"Ucap Gadis.


"Hahahaha, kalian ini lucu sekali, 10 raja Elementer katanya, hahahaha."Ucap penduduk asal tertawa terbahak-bahak.


"Kau tak percaya?"Tanya Yunkou.


"Sangat, 10 raja Elementer sudah tewas semua dan Monster mereka juga sudah jadi pulau bernama pulau 10 raja monster."Ucap penduduk asal.


"Bohong, kalau benar pulau itu, dimana pulau itu?"Tanya Yunkou.


"Aku tak tahu, aku hanya melihat beritanya saja."Ucap penduduk asal sambil mengelap matanya karena tertawa terbahak-bahak.


"Aku tahu, dulu aku pernah di ceritakan pulau 10 raja monster oleh ayahku."Ucap Gadis.


"Apakah benar? kalau begitu ada dimana? aku belum pernah ke sana."Ucap Yunkou bersemangat.


"Dulu ayah ku pernah cerita kalau pulau 10 raja monster saling berjauhan, salah satunya yang ada di desa ku."Ucap Gadis.


"Jadi aku pernah ke pulau itu ya, kukira aku belum pernah."Ucap Yunkou kecewa.


"Dan sisanya aku tidak tau."Ucap Gadis.


"Jadi pulau 10 raja kegelapan yang kamu ketahui hanya 1?"Tanya Mizuya.


"Tidak, ada satu lagi, yaitu pulau kegelapan."Ucap Gadis.


Tiba-tiba awan berkabut seperti memberi isyarat bahwa badai akan tiba, semua penduduk di sana mulai pada pulang ke rumah masing-masing.


"Hei, ayo pulang ke rumah masing-masing, cepat badai sudah datang."Ucap penduduk.


desa mereka sunyi sekali, kecuali badai yang ada di depan, Yunkou dan lainnya langsung pergi ke badai tersebut dan pergi ke pulau kegelapan, yaitu salah satu pulau raja monster.


"Ayo, kita pergi."Ucap Yunkou.


"Ayo, aku tak sabar ingin menunjukkan jurus baru ku."Ucap Mizuya.


Mereka pun membuat kapal


"Gadis, buat kapal, Mizuya buat dinding air, Brock e juga buat seperti sarang naga magma berskala kecil."Ucap Yunkou.

__ADS_1


"Baiklah, saatnya kawan, dinding air, jurus baru sekelompok lumba-lumba.


Lumba-lumba Mizuya pun ke laut dan membuat pengawalan.


"Wah hebat, ada lagi petunjuknya."Ucap Yunkou.


"Kamu jangan itu saja, bantuin dong."Ucap Gadis ngomel.


"Ada kok yang ku buat."Ucap Yunkou.


"Terus apa yang kamu lakukan?'Tanya Gadis.


"Aku... tak melakukan apapun."Ucap Yunkou sambil tersenyum (candaan)


"Kita yang capek kamu yang enak, bantuin buat dinding es atau kuatkan kapal."Ucap Gadis sambil memukul Yunkou.


"Aduh... baiklah aku akan melakukan nya."Ucap Yunkou kesakitan.


Mereka terus membuat kapal tersebut hingga akhirnya jadi, mereka berlayar dengan badai yang sangat kuat, Mizuya yang mengendalikan air tak kuat menahan Air yang sangat kuat, beberapa saat, Mizuya tak bisa mengendalikan air tersebut dan akhirnya...


"Aku tidak bisa menahan air ini, cepat berlayar."Ucap Mizuya bernada berat.


"Baiklah, kita sudah mencobanya."Ucap Yunkou.


"Tidak, aku sudah tak kuat."Ucap Mizuya.


Mizuya pun melepaskan pengendalian airnya.


"Wah tidak tornado airnya kesini."Ucap Yunkou panik.


"Yunkou, gunakan kekuatanmu, buat air tersebut beku."Ucap Gadis.


"Mizuya, suruh lumba-lumba mu itu menyerang tornado air itu, aku rasa itu bukan tornado air biasa."Ucap Gadis.


"jurus pembeku."Ucap Yunkou.


"Wah, hebat."Ucap Gadis memuji.


"Tentu saja, aku kan hebat."Ucap Yunkou bangga.


Es pun pecah.


"Eh mustahil, bagaiman bisa."Ucap Yunkou.


"Lumba-lumba sekarang."Ucap Mizuya.


Lumba-lumba pun langsung menyerang, dan tornado itu menghilang.


"Wah, ternyata benar, tornado itu buatan manusia, bukan alam."Ucap Gadis.


"Maksudmu? ada orang lain yang membuat tornado itu?"Ucap Yunkou.


"Betul, aku merasa dia seperti menunggu kita, lihat saja desa itu, merkea tak terkena serangan dari tornado air."Ucap Gadis.


"Apakah orang tersebut mempunyai tujuan? atau kita tujuan mereka?"Ucap Brock e.


"Mungkin, kita ke pulau kegelapan terlebih dahulu."Ucap Gadis.


Mereka pun berlayar.


"Gadis, tapi mengapa penduduk desa itu sudah mengetahui kalau ada badai."Ucap Yunkou.

__ADS_1


"Karena badai mempunyai tanda kalau dia akan datang, seperti angin sudah mulai kencang dan lainnya."Ucap Gadis.


Mereka pun sampai, setelah sampai mereka langsung turun dan menjelajah pulau tersebut.


"Kita sudah sampai, cepat turun."Ucap Yunkou.


Setelah turun...


"Baiklah, kita akan menjelajah, aku akan mengambil peta dulu."Ucap Gadis sambil mengambil peta.


"Hei cepat, lama sekali."Ucap Yunkou.


"Sabar, nah sudah ketemu, peta jadi lah peta pulau kegelapan."Ucap Gadis.


Peta tersebut membuka dan menampilkan gambar pulau kegelapan.


"kita berada disini, dan masih terang, setelah kita maju beberapa meter, cuaca akan gelap, tetap hati hati."Ucap Gadis.


"Baiklah, aku mengerti."Ucap Yunkou.


Mereka pun menjelajah pulau tersebut dan sedikit mengalahkan monster yang ada di sana, sampai mereka di suatu desa sebelum ke kerajaan kegelapan.


"Desa apa ini? kok gelap banget."Ucap Gadis.


"Ada yang datang, hati hati."Ucap Brock e waspada.


"Tusukan kegelapan."Ucap seseorang.


"Biar aku yang menangkis serangannya, dinding tanah."Ucap Gadis sambil mengeluarkan jurus.


Jurus kegelapan tersebut mengadu dengan dinding tanah, dan dinding tanah berhasil menangkis serangan jurus kegelapan.


"Apa yang terjadi?"Tanya Mizuya.


"Sebaiknya kita langsung ke kerajaan kegelapan, kita gak boleh mengganggu warga sekitar, bisa berbahaya."Ucap Gadis.


Mereka pun terus maju dan sampai akhirnya mereka pun sampai di kerajaan kegelapan.


"Akhirnya sampai, aku capek."Ucap Gadis.


"Padahal serangan mu kuat memukul ku, tapi mengapa kau letih."Ucap Yunkou.


"Yah, kita sudah berjalan 10 km bagaimana aku tak letih."Ucap Gadis.


"Aku biasa saja."Ucap Yunkou.


"Kamu sih latihan berlebihan di rumah Brock e."Ucap Gadis.


"Hahahaha, iya Yunkou latihan terus, akhirnya jadi begini."Ucap Brock e.


"Bulu angin."Ucap seseorang.


"Semua menghindar."Ucap Yunkou.


Mereka pun menghindar.


"Oh, ternyata orang - orang tak berguna toh."Ucap orang tersebut.


"Siapa di sana?"Ucap Mizuya.


Bersambung...

__ADS_1


"Admin, banyakin lagi dong dialog ku, aku seperti makan gaji buta."Ucap Brock e ngeluh.


Halo, maaf teman-teman aku apload nya lama, soalnya aku habis liburan, jadi gak sempet buat bikin novel, dan maaf juga kalau episode ini hanya 1000 lebih kata saja.


__ADS_2