
"Gadis, saya sudah membawa ibunda ku."Ucap Ezra yang datang bersama mak mah.
"Bagus, aku ingin kau mengambil alih komando Disini, aku juga sudah menemukan beberapa orang yang bisa element air."Ucap Gadis.
Gadis pun pergi menemui bupati dan kepala desa di sana, Gadis juga melihat pak Lion selaku kepala desa di sana, Gadis berbincang dengan pak Lion dan di suruh bupati ikut dalam rapat.
"Jadi, karena anda sudah mengganggu Rapat kami yang penting ini, apa yang kamu lakukan sampai Sampai para warga membuat lubang yang besar di sini."Ucap Bupati.
"Biar saya jelas kan dahulu apa rencana ku."Ucap Gadis.
Gadis pun Menyebut rencana nya di sana, ada yang setuju dengan ide gadis dan ada juga yang menolak keras karena terlalu beresiko.
"Kumohon, ini satu-satunya cara menyelamatkan Kota disini, apa lagi desa yang makin lama desa di kota ini makin sedikit."Ucap Gadis sambil membukukan badan.
"Baik, usulan mu akan kami bicarakan dulu, untuk sekarang kamu bisa lebih.... memfokuskan rencana mu dulu, kami akan kirimkan beberapa orang untuk mengisi danau itu dengan air."Ucap Bupati.
"Maaf saya menyela nona, tapi jika rencana ini tak berhasil maka...kita semua tak akan selamat, kita harus lebih meminima...."Belum selesai berbicara Bupati menghentikan omongan nya.
"Cukup, kira bahas ini nanti saat Rapat, karena ini hanya satu satu nya cara supaya bisa berhasil, aku tau kita pernah buat rencana yang hampir sama seperti di bilang nona Gadis ini, tetapi kita tak pernah membuat aliran sungai di sana, aku selagi Bupati di sini akan membantu Gadis."Ucap Bupati.
Semua yang ada di sana terdiam...
"Oke Gadis sekarang saat nya kamu melakukan rencana ini Sekarang."Ucap Bupati.
"Anda benar, terimakasih sudah mempercayakan saya."Ucap Gadis.
"Tak apa, Saat itu rencana kita persis seperti anda, namun kami salah langkah untuk merencanakan hal itu."Ucap Bupati.
"Kali ini...pasti kita bisa menyelamatkan kota ini bersama sama."Ucap Gadis.
"pasti."Ucap Bupati.
Anu...jadi kita tidak jadi rapat soal ini?"Tanya Seseorang di sana.
"Tentu kita akan membahas soal ini, kita akan membahas beberapa orang yang berkemampuan besar dan pertahanan."Ucap Bupati.
__ADS_1
"Kalau begitu saya undur diri dulu, saya harus Melaksanakan selanjutnya."Ucap Gadis.
"Bupati dan rekan yang terhormat, saya izin undur diri."Ucap Gadis lalu pergi.
"Bupati Anda benar akan membantu?"Tanya seseorang.
"Tenang lah para Dewan sekalian, jika terjadi sesuatu kita bisa menyalahkan dia kan, dan lagi jika berhasil kita bisa bebas dari matahari yang panas ini, kira juga yang dapat jasa nya. Aku tak habis pikir panas nya melebihi matahari yang asli nya.(Sebenarnya aku hanya ingin lebih lama dapat kursi ini saja sih, Aku bisa kaya lalu menjual kota ini hihi.)"Ucap Bupati.
Mereka semua bingung mau bagaimana setelah mereka terus berbincang akhirnya mereka setuju dengan beberapa persyaratan.
"kami menyetujui rencana ini, tetapi kami juga tak luput dari persyaratan."Ucap salah satu dewan di sana.
"(Sudah ku duga akan begini)"Ucap Bupati dalam hati.
"Jadi....apa persyaratan itu?"Tanya Bupati.
"1. pertama, kami menginginkan hak untuk membagi rata masyarakat untuk tinggal mau itu kaya atau pun miskin
Tidak ada lagi pencemaran lingkungan apapun itu alasan nya
Sudahi dirimu menjadi bupati, nona."Ucap Orang tersebut.
Semua nya kaget karena tak ada persyaratan untuk ke Empat itu, Bupati juga kaget terheran heran dengan ucapan itu.
"Ber.... berhenti? apa maksud kalian? kalian tak suka aku jadi Bupati?"Ucap Bupati tegas.
"Ti.... tidak, kami tak membuat persyaratan itu."Ucap Dewan lain nya.
"Tentu saja tidak ada yang buat, aku lah yang membuat persyaratan ini."Ucap nya.
"Berani nya kamu."Ucap Bupati marah.
__ADS_1
"Sudah, jadi bagaimana apa kau akan menerima ini nona Bupati?"Tanya orang tersebut.
"Hah? tentu saja tidak, untuk apa aku menyetujui yang merugikan ku."Ucap Bupati.
"Ini bukan saat nya kau punya rasa egois, kau sudah gagal menjadi Bupati, sekarang tanda tangan ini."Ucap Orang itu.
"TIDAK! apa hak mu berbicara seperti itu."Ucap Bupati.
Orang itu mendekati Bupati dan membisikan semua yang di lakukan Bupati itu, Bupati itu diam seolah terhipnotis oleh nya, lalu orang itu pun bertanya kembali.
"Apa kau setuju untuk mengundurkan diri Bupati."Ucap orang itu.
Bupati hanya bisa mengangguk gemetar dan wajah nya pucat.
"Oke, semuanya mari bersama membangun negri ini menjadi lebih baik."Ucap nya menyemangati.
Semua yang ada di sana semangat lalu turun membantu kecuali Bupati yang pucat.
"Nona Gadis, Kami akan ikut membantu."Ucap Salah satu dewan.
"Hooh, cepat juga kalian berbincang, baiklah untuk bertipe tolong isi air di gumpalan di atas sana, dan bertipe tanah selimuti air itu dan jangan sampai terkena lapisan air, sisa nya bantu menggali tanah untuk mendapatkan mata air."Ucap Gadis.
Mereka melakukan yang di perintahkan Gadis, Gadis juga ikut melakukan tugas yang ia rencanakan, tetapi...ia merasa kalau tanah di sekitar makin panas, Gadis melihat ke atas dan benar saja, matahari itu sudah mulai terlihat bola yang begitu besar. Gadis buru buru ke arah matahari itu lalu menahan nya sekuat mungkin.
Warga lain pun ikut membantu, tetapi karena terlalu dekat dengan matahari itu, banyak orang yang terkena efek nya, salah satu nya kebutaan.
Gadis mengeluarkan Armor pertahanan nya dengan ramuan sekuat baja sehingga mampu menahan matahari itu. Mereka terus mendorong matahari itu keatas dan mencoba untuk di hancur kan, Gadis juga yang tertabrak langsung oleh matahari sudah sangat merasa panas sekali. Ia mengingat Yunkou yang memiliki element es.
"Ahgrr...kenapa aku malah mengingat Yunkou itu...Tapi rasa panas ini sangat tak nyaman."Ucap Gadis.
Gadis terus menahan nya hingga efek ramuan nya hilang dan baja nya lama kelamaan meleleh, Pakaian Gadis juga hampir terbakar, Gadis sudah tak kuat dan ia marah dan murka, akhirnya dia membuka jurus baru.
"Delapan tangan Tanah."Ucap Gadis.
Delapan tangan tanah yang sebesar matahari itu terbentuk dari punggung Gadis, lalu Gadis meremas matahari itu dengan sekuat tenaga, akhir nya matahari itu meledak dan untung nya di tahan oleh jurus baru Gadis. Gadis pun pingsan dan terjatuh, semua rakyatnya menahan tubuh Gadis terjatuh ke tanah.
__ADS_1
Semua warga bersorak bahagia, namun...dibalik kebahagiaan itu terdapat misteri yang hilang di bawah kota itu.
Bersambung...