Sang Legendaris

Sang Legendaris
Melawan raja kegelapan


__ADS_3

"Siapa di sana?"Tanya Yunkou.


"Kalian memang orang tak berguna ya, sekali serangan langsung menghindar."Ucap seseorang.


"Apa maksudmu."Ucap Gadis.


"Oh, aku belum memperkenalkan diri, halo aku adalah salah satu raja Elementer, nama ku adalah Kaze.


"Mengapa kau menyerang kami, apa salah kami, kita sama-sama Raja Elementer-kan."Ucap Yunkou.


"Karena kalian itu adalah dinding yang akan menghalang ku untuk menjadi raja Elementer, kalian harus ku bunuh."Ucap kaze.


"Apa, kau mau melawan tiga raja Elementer? kau terlalu naif."Ucap Gadis.


"Seperti-nya aku terlalu banyak bicara, aku mulai dari kau dulu, perempuan, panah raja, panah angin."Ucap Kaze.


"Perisai aja, perisai tanah."Ucap Gadis mengeluarkan perisai.


Kaze mengeluarkan panah dan busur-nya lalu menyerang Gadis, Gadis lalu menangkis serangan anak panah-nya, lalu Kaze mengeluarkan jurus seribu anak panah angin, lalu Gadis mulai menyerang juga, dengan jurus tombak tanah, mereka berdua terus saling menyerang, mereka sangat seimbang dan selaras.


"Sayap angin, tombak angin."Kaze terbang.


Gadis mengangkat tanah sekitar nya dan membuat tanah menjadi meninggi.


"Gadis apa yang kamu lakukan."Ucap Yunkou.


"Ini adalah pertarungan antar raja dan ratu, jangan mengganggu."Ucap Gadis berekspresi serius.


"Aku baru pertama kali melihat Gadis seserius ini."Ucap Yunkou.


"Seribu bulu angin."Ucap Kaze.


"Perisai tanah, tusukan tanah."Ucap Gadis.


"Menghilang bagai angin."Ucap Kaze.


"Dia berubah menjadi angin, Ah, kalian, hati hati, dia berubah menjadi angin.


"Ok, kita akan siaga, kau fokus pada lawan-mu saja."Ucap Yunkou.


"Ok, aku mengerti."Ucap Gadis.


"Tenang saja, aku tak akan membunuh teman -teman mu sebelum kamu aku kalahkan."Ucap Kaze dengan tatapan pemburu.


"Kau sangan menyebalkan, kau tau mengapa desa ku disebut desa tanah? karena penduduk disitu menyatu dengan tanah, aku tak akan menahan diri lagi, sekarang akan ku kalah kan dengan salah satu jurus terhebat ku."Ucap Gadis marah.


"Kau hanya membuat aku takut saja kan, itu tak akan berguna, karena apa, karena aku bisa mengendalikan seluruh angin di dunia ini."Ucap Kaze merasa hebat


"Jurus Tanah jurus bor tanah, jurus tanah jurus goncangan."Ucap Gadis.


"kau banyak bicara, lihat jurus ku tornado."Ucap Kaze.


"Goncangan pun membuat tanah di sekitar menjadi retak dan hancur, setelah itu terjadi lah longsor dan gempa.


"Eh? eh... tolong!! mengapa kita yang jadi korban, tidak!!!"Ucap Brock e.


Mereka bertiga pun terhempas ke istana kegelapan, setelah mereka berdua terhempas, tornado pun datang, dan terjadi lah tornado debu karena hancur tanahnya.


"Kita lihat sampai kapan kau bisa bertahan... apa ini."Ucap Kaze.

__ADS_1


tiba tiba-tiba Kaze terkena debu dan membuat terlihat


"kukira kau sudah menyempurnakan jurus itu, ternyata hanya sampai seperti angin, sekarang giliran aku jurus salah satu terhebatku, rasakan ini, tangan tanah."Ucap Gadis sambil memukul Kaze.


Kaze menepis serangannya dan..


"Gampang sekali, hempasan angin."Ucap Kaze.


Gadis pun terpental.


"Hilih bicit,kukira keras ternyata kertas."Ucap Kaze meledek Gadis.


"Kau yang mulai, kau yang bertanggung jawab."Ucap Gadis sambil memetik-kan jarinya.


Meteor sangat besar pun datang dari langit dan menimpa Kaze, tetapi tak lama Kaze-pun melepaskan diri lalu menyerang Kaze.


"tusukan angin, bor angin."Ucap Kaze.


Gadis diam dan menunggu serangan dari Kaze, sampai akhirnya...


"Kau tak lari."Ucap Kaze.


"Seharusnya kau yang harus lari."Ucap Gadis.


"Dasar wanita ini."Ucap kaze marah.


"5...4...3...2..1... tertidur-lah."Ucap Gadis.


jurus Kaze menghilang dan Kaze mengantuk.


"Hahahaha, mati kau... kenapa ini, ku merasa ngantuk sekali."Ucap Kaze.


"Dasar wanita..."Kaze-pun ma... eh tidur.


"Baiklah, sekarang saatnya membawanya ke tempat yang aman, saat aku sedang dekat dengan jaraknya aku melihat suatu hal yang aneh, yaitu mata yang memerah, kukira dia sakit mata, ternyata dia terkena jurus, dan akhirnya aku menyadarkannya dan menyerangnya, walaupun hampir membunuhnya sih, dasar, padahal dia 10 salah satu raja Elementer, tapi terkena jurus aneh."Ucap Gadis.


Saat Gadis ingin mengambil Kaze dan pergi seseorang pun datang.


"Wow, pertunjukan yang sangat luar biasa, pertunjukan yang sangat luar biasa, apakah kau bisa menghibur ku dengan seperti itu?"Tanya orang tersebut.


"Siapa kau? aku sibuk, jadi gak bisa bersenang-senang dulu, bye."Ucap Gadis.


"Hei sabar, aku sedang memujimu loh, kukira kamu lemah, ternyata kuat, aku salut, bagaimana kalau kau ikut bersama ku, di istana kegelapan ini? kudengar kau dari pulau 10 raja monster seperti aku."Ucap orang tersebut sambil membalik badan dan menutup mata.


Gadis mengambil kesempatan dan terbang.


"Bagaimana? ide Bagus bukan, ini kunci mu."Ucap Orang tersebut.


setelah membuka mata dia tak melihat Gadis dimana -mana, dan dia kebingungan, akhirnya dia Positif thinking kalau Gadis di dalam kerajaannya.


"Sudah lah, dia juga pasti didalam kerajaan tersebut, saatnya kembali."Ucap Orang tersebut.


Saat Gadis bertarung melawan Kaze Yunkou dan kawan-kawan menelusuri kerajaan kegelapan tersebut.


"Disini gelap, Brock e gunakan magma-mu dong."Ucap Yunkou.


"Tangan magma, baiklah aku didepan."Ucap Brock e.


"Sebentar, Yunkou buat tingkat es."Ucap Mizuya.

__ADS_1


"Buat apa?"Tanya Yunkou.


"Sudah buat saja."Ucap Mizuya.


"Tongkat es."Ucap Yunkou mengeluarkan tongkat es.


"Baiklah ayo kita maju."Ucap Mizuya.


"Kadang aku berfikir, aku ini kapten bukan sih."Ucap Yunkou dalam hati


"Disini berantakan sekali, dan disini juga banyak minyak dan kain."Ucap Yunkou.


"Teman-teman, nanti, aku ambil kain dan sedikit minyak, kalian tunggu dulu."Ucap Mizuya.


"Ok, Brock e, kamu merasa aneh gak? kita kan ada di lantai tertinggi, kenapa sekarang kita berada di penambangan, padahal kita baru sebentar jalan."Ucap Yunkou.


"Mungkin saja sistem kerajaan ini memutar ruangan."Ucap Brock e.


"Memutar ruangan? apa itu?"Tanya Yunkou.


"Memutar ruangan itu seperti bola yang di putar, jadi bergeser, misal hari pertama kamar mandi, terus hari kedua ruang makan, ketiga ruang tamu, dan begitu seterusnya."Ucap Brock e menjelaskan.


"Ada yah, orang yang pusing-pusing melakukan hal itu."Ucap Yunkou.


"Haha, biasanya orang yang menggunakan teknik ini, sedang terancam, mungkin, kalau enggak takut ada teman yang ngambil THR atau lainnya, yah intinya supaya penyusup tidak mengetahui dimana kita, oh iya satu lagi, biasanya kalau menggunakan teknik ini harus memiliki ruangan yang lumayan banyak, yaitu 5 -9 ruangan."Ucap Brock e.


"Hei teman teman, aku sudah dapat apa yang ku butuhkan, sekarang kita pergi ke mana?"Ucap Mizuya.


"Kita ke arah kiri saja, bagaimana?"Ucap Yunkou.


"Boleh, ayo kita jalan."Ucap Brock e.


"Nah, tongkat es ini ku masukan kain yang sudah di basah-kan oleh minyak, lalu air-ku aku beku-kan, lalu tinggal minta lava Brock e."Ucap Mizuya.


"Hei, Brock e, aku minta api... kenapa ini."Ucap Mizuya.


tiba-tiba ruangan bergetar.


"Apa ini? apa yang terjadi?"Tanya Yunkou.


"Seperti-nya ruangan ini sedang bertukar-tukar den ruangan lain."Ucap Brock e.


Setelah itu akhirnya ruangan tersebut berhenti berputar dan membuka pintu.


"Hei di sana pintunya terbuka, ayo kita ke sana."Ucap Brock e.


Mereka-pun sampai di pintu keluar dan berada di ruangan lain...


"Sekarang apa lagi ini? laut di lantai tiga?"Ucap Yunkou kaget.


"Haha, lucu sekali, kalian sekarang berada di daerah kekuasaan-ku"Ucap raja kegelapan.


Bersambung...


"Dari tadi perasaan gitu Mulu, tiap ada orang yang misterius langsung bersambung."Ucap Yunkou.


"Maaf semuanya."Ucap yang buat novel ini.


Thanks for reading and bye bye, sampai jumpa di episode selanjutnya.

__ADS_1


__ADS_2