Sang Legendaris

Sang Legendaris
Misteri tentang orang yang menggangu mereka dan informasi kerajaan kegelapan


__ADS_3

"Kalau begitu aku pilih yang ini."Ucap Yunkou.


"Yakin yang ini? gak mau yang lain?"Tanya sang penjual.


"Tidak, aku tetap pilih yang ini."Ucap Yunkou.


"Baiklah kalau begitu aku akan jelaskan ya, bertipe es, Monster bertipe burung pinguin dan berkelamin jantan."Ucap Sang penjual.


"Ok aku mau itu."Ucap Yunkou.


"Tapi yang ini agak berbeda, dia harus berada dalam kedinginan dan gak boleh kepanasan."Ucap sang penjual.


"Ok udah ini aja."Ucap Yunkou.


"Baiklah."Ucap sang penjual.


setelah mereka membayar di episode kemaren mereka di ceritakan lanjutannya, bahwa desa ekor (nama desanya) telah dijadikan tempat transportasi oleh para Hunter tersebut. dan ketika ada komodo terkuat datang, lalu melawan mereka, penduduk yang tersisa sebagian ada yang di perintahkan untuk bertahan dan ada juga yang menyerang. dan setelah itu para desa dan komodo pun menyerang mereka dan membunuh seluruh hunting di sini. Setelah 500 tahun desa ini sudah aman, dan terus berteman dengan komodo."Ucap sang penjual.


"Wah, ternyata ada dongeng sesedih ini, walaupun sebenarnya bukan dongeng sih."Ucap Gadis.


"Benar, aku jadi ikut sedih, jadi apa kau melihat orang asing selain kami?"Ucap Yunkou sedih (merintih)


"Hmm... ada sepertinya, sebelum Kalian aku melihat 2 orang pergi ke arah kaki desa komodo."Ucap sang penjual.


"Jadi di kaki desa komodo ya, baiklah ayo teman-teman, kita ke-sana."Ucap Yunkou.


"Nanti, aku mau beritahu, kalau desa kaki komodo ada 4, yaitu kaki kanan pertama, kaki kiri kedua, kaki kanan kedua dan kaki kiri pertama."Ucap Sang penjual.


"Oke, terimakasih sudah menepati janji."Ucap Yunkou.


Setelah mereka dari salah satu desa pegunungan komodo yaitu desa ekor mereka pergi ke desa pegunungan komodo lainnya, tapi sebelum itu, mereka menjinakkan Monster yang sudah mereka beli terlebih dahulu.


"Hei, kita jinakkan dulu, hewan yang sudah kita beli."Ucap Yunkou.


"Benar, aku juga ingin mengetahui, kekuatan dari para monster ini."Ucap Gadis.


"Yasudah, kita ambil dulu hewannya."Ucap Brock e.


"Aku akan menjinakkan burung merpati dan burung elang ku."Ucap Yunkou.


"Kalau aku lebah dan burung merpati yang tempur dulu."Ucap Gadis.


"kalau aku, burung merpati-ku saja."Ucap Brock e.


"Mengapa hanya merpati-mu saja? kenapa tidak bersama elang-mu sekalian?"Tanya Yunkou.


"Karena aku sudah punya Magmor, lagi pun terlalu banyak hewan akan menguras terlalu banyak mana."Ucap Brock e.


"Kau ada benarnya juga, sepertinya aku juga hanya menggunakan burung merpati-ku saja."Ucap Yunkou.


"Aku ambil alat ku dulu, ini dia, alat penjinak, sudah pada tau kan cara penggunaannya?."Ucap Gadis.


"Tentu saja aku tau."Sombong Brock e.


"Aku juga tau."Ucap Yunkou.


"Kalau begitu, caranya ada di episode 2 (desa tanah)"Ucap Gadis (Yang mau baca silahkan)


"Wah, sudah selesai, ini dia Monster yang mau aku jinakkan."Ucap Gadis.


"Aku baru tau, ada seorang wanita yang tak takut sama serangga, apa lagi lebah."Ucap Yunkou bisik ke Brock e.


"Betul, aku juga baru pertama kali dalam hidup ku melihat seorang wanita yang tak takut serangga."Ucap Brock e bisik juga ke Yunkou.


"Hei, kalian sedang menggosipku ya?"Tanya Gadis kesal.


"Eh, tidak kok, hehehe."Ucap mereka berdua.


"Mau bohong? sini ku pukul."Ucap Gadis kesal.


Gadis memukul mereka dan membuat mereka menyesal dan meminta maaf.


"Gadis perempuan terkuat."Ucap mereka berdua.


"Sudah, sekarang bagaimana? kita mau cari Mizuya dengan cara apa?"Tanya Gadis.


"Bagaimana, kalau kita berpencar dan mencari informasi dan barang yang berguna di hutan pegunungan komodo ini."Ucap Yunkou.


"Jangan lupa informasi tentang Mizuya, kata penjual monster sih di bertemu seseorang menuju desa kaki pulau komodo."Ucap Gadis.


"Iya aku tau, kita berpencar, aku ke desa kaki kiri, kalian berdua ke arah desa kaki kanan."Ucap Yunkou.


"Ok, kita berpencar ya."Ucap Brock e.


Mereka-pun berpencar.


"Sendiri begini serasa seperti waktu aku pertama kali berpetualang, dan akhirnya bertemu Gadis, di desa tanah, dan akhirnya bertemu Mizuya di goa kuno, Sebentar, goa kuno? apa mungkin Mizuya di sana ya?"Heran Yunkou.


Yunkou pun melamun sejenak.


"Tapi tak mungkin, dari Padang pasir ke pulau ini saja butuh waktu yang sangat lama, kira-kira 5 hari baru kesini, apa lagi ke pulau asal-ku, apa aku kirim burungku ya."Ucap Yunkou.


(Perhatian, seluruh monster yang mereka beli sudah di beri GPS oleh yang jual yaitu di pasangin)


Kejadian pertama kali Yunkou ke pegunungan pun terjadi lagi, yaitu suhu yang dingin.


"Kok jadi dingin ya, perasaan cuaca-nya cerah? "Ucap Yunkou heran.


Dia menengok ke kanan dan ke kiri, tidak ada apa apa, sampai ia merasa kalau ada yang menghembuskan nafas ke leher dan kening nya.


"Ih, kok kayak gini ya, eh kok leher dan keningku dingin? kenapa? jangan - jangan ada ha.. ha.. hantu."Ucap Yunkou ketakutan.


Yunkou pergi dengan terburu-buru ketakutan.


"Apa sudah aman? aku takut? seram sekali."Ucap Yunkou.


"Dan tiba-tiba dari belakang...


"Door, kaget gak."Ucap Mizuya.


"astaga, kaget, Mizuya kamu darimana saja? Kami cari kamu kemana mana tau."Ucap Yunkou sambil menceramahi Mizuya.


"Maaf, tadi setelah kita masuk ke pulau ini dan berada di pegunungan komodo aku pergi BAK dulu."Ucap Mizuya.


"Kamu tidak bilang mau BAK dulu?"Ucap Yunkou.


"Aku sudah bilang, tapi kalian malah tak mendengar-ku."Ucap Mizuya.

__ADS_1


"Iya kah? aku tak dengar."Jawab Yunkou.


"jadi begini ceritanya..."Mizuya menceritakan.


"Hei kalian merasa dingin gak sih?"Ucap Yunkou


"Ah iya, dingin banget."Ucap Gadis.


"Aduh aku mau BAK (buang air kecil), hei kalian, aku mau BAK dulu ya."Ucap Mizuya.


"Eh kaya ada yang meniup leherku."Ucap Yunkou.


"Ya sudah aku ke-sana dulu ya."Ucap Mizuya.


Mizuya pergi dan mereka baru sadar kalau Mizuya hilang dan ada di episode sebelumnya (Episode 25) setelah itu mereka mengikuti 2 pasang jejak kaki, dan ternyata itu hanya monster dan seorang anak.


"Begitu ceritanya."Ucap Mizuya.


"Oh, begitu jadi ada orang yang menakuti kami bertiga ya."Ucap Yunkou.


"Iya begitulah."Ucap Mizuya.


"Jadi tadi aku di kerjain sama mereka juga?"Ucap Yunkou.


"Oh, yang tadi itu aku, maaf."Ucap Mizuya.


"Wah, bikin kaget saja, kamu terus mengapa bisa kesini."Ucap Yunkou.


"Setelah kalian pergi, aku bertemu seseorang, katanya dia mantan pemilik raja monster air sebelum raja monster-ku sekarang, aku di beri makan, diberi tempat tidur, dan di beri latihan, agar aku kuat."Ucap Mizuya.


"Mengapa dia mau mengajarimu?"Ucap Yunkou.


"Lah, nanya Mulu perasaan, sekarang komunikasi dengan mereka dulu saja."Ucap Mizuya.


"Iya - iya, Sebentar."Ucap Yunkou.


Yunkou memanggil burung yang di beri nama Tori untuk memberikan pesan pada Gadis dan brock e.


"Terbang-lah wahai burungku."Ucap Yunkou.


burung merpati itu langsung mencari Gadis dan brock e.


"Aku akan tes mu dulu, apa kau asli atau tidak."Ucap Yunkou.


"Ok, silahkan."Ucap Mizuya.


"dimana kita bertemu? dan siapa parter-mu."Ucap Yunkou.


"Goa misterius dan partnerku Hanamia."Ucap Mizuya.


"siapa yang terakhir kamu bertarung saat bersama kita?sebutkan dua?Ucap Yunkou.


"Babi boss dan Brock e. dan setelah itu kita Menang dan kita memasak dan bertemu juga dengan elementer raja kegelapan, aku tau."Ucap Mizuya.


"Kau benar, baiklah aku yakin kau asli."Ucap Yunkou.


Beberapa saat setelah mereka tanya jawab kayak sekolah, mereka pun bertemu dengan Gadis dan brock e, Mizuya-pun mengajak mereka bertemu gurunya di desa ekor.


"Nah, kita sudah sampai."Ucap Mizuya.


"Lah, inikan tempat pasar waktu kita beli burung kan."Ucap Yunkou.


"Tidak, dia bukan guru ku, dia murid guru ku sama sepertiku, sepertinya dia telah membohongi kalian hahaha."Ucap Mizuya.


"Aneh, sifat Mizuya jadi berubah."Ucap Yunkou.


"Iya ya."Ucap Gadis.


Dan pada akhirnya mereka pamit dan menuju desa selanjutnya.


"Paman, aku pergi ya."Ucap Mizuya.


"Iya nak, hati hati ya."Ucap mantan raja Elementer.


Sesampainya mereka di desa kaki kiri...


"Wah, ternyata indah banget."Ucap Gadis.


"Iya ya, Aku kagum."Ucap Yunkou.


"Bentar, kamu bukannya sudah kesini ya?"Ucap Gadis.


"Belum, aku saat kesini bertemu dengan Mizuya, di hutan kita itu."Ucap Yunkou.


"Oh begitu, jadi kira akan ngapain disini?"Ucap Gadis bertanya.


"kita akan tanya pada orang-orang tentang kerajaan kegelapan, siapa tau mereka tau, dan lagi kita harus pesan kamar."Ucap Yunkou menjelaskan.


"Oh, baiklah, kita dua orang dua orang, aku bersama Mizuya, kalian berdua ya."Ucap Gadis.


"Ok, baiklah, bersama dia terasa menyebalkan."Ucap mereka berdua di pikiran.


Merekapun akhirnya mencari bahan makanan dan mencari kamar buat mereka berempat.


"Hei, Yunkou, kita akan cepat bertemu rumah inap kalau kita berpencar."Ucap Brock e.


"Aku juga berfikir begitu."Ucap Yunkou.


"Baik-lah aku ke daerah pasar, kamu ke penduduk sekitar."Ucap Brock e.


'Ok, jangan lupa Balik ke sini lagi kalau gak nemu apa Apa"Ucap Yunkou.


"Permisi, apakah di desa ini ada ruang inap?"Tanya Yunkou.


"Oh rumah inap dari sini lurus, terus ke kiri, terus belok kanan, lalu belok kiri, terus 100M ke depan dan ada belokan belok kiri."Ucap penduduk sekitar."


"Baik pak, terimakasih pak."Ucap Yunkou.


"Sami-sami."Ucap penduduk sekitar.


"Tapi untuk jaga-jaga kalau aku tersesat, aku pakai burungku saja."Ucap Yunkou.


Merpati pun terpanggil dan menemani Yunkou


"Merpati, tolong terbang tinggi dan apa yang terjadi, kalau ada tolong kabari."Ucap Yunkou.


Burung merpati-pun terbang.

__ADS_1


"Semoga ada hal baik."Ucap Yunkou.


Tak lama burung merpati pun kembali.


"Tuntun aku ke tempat penginapan."Ucap Yunkou.


Saat Burung merpati Yunkou ingin menuntun jalan, burung merpati Gadis datang dan memberikan surat kalau sudah bertemu penginapan.


"Sudah ketemu ya, mari kita lihat petanya, dari sini tinggal belok ke kiri dan ke kanan lurus 100M terus belok kanan."Ucap Yunkou.


Setelah Gadis mengirim surat ke Yunkou, Gadis dan Mizuya men check in ruang inap.


"Sudah kau kirim?"Tanya Mizuya.


"Sudah, kamu sewa berapa kamar?"Ucap Mizuya.


"Aku pesan tiga, tenang aja aku tau kok, kamu gak mau bareng kan."Ucap Mizuya.


"Nice."Ucap Gadis.


Setelah 1 jam kemudian,


"Nah itu dia, kamu lama sekali bujang."Ucap Gadis.


"Sorry, aku kesasar."Ucap Yunkou.


"Terus Brock e kemana?"Tanya Gadis.


"Hmm... dia meninggalkan ku jadi aku juga tinggalin dia, abis itu aku kesini, aku lapar, kita bisa langsung ke kamar nggak?"Ucap Yunkou.


"Sabar, sedang di rapihin kamar nya."Ucap Mizuya.


Seseorang datang dan bilang kalau kamar mereka sudah selesai dirapikan.


"Yunkou, kamu mau makan kan.."Ucap Mizuya.


"Yunkou sudah pergi dari tadi."Ucap Gadis.


"Anak itu..."Ucap Mizuya.


"Yasudah aku kirim dulu merpati-ku untuk mengirim surat."Ucap Gadis.


"Ok, aku duluan ya."Ucap Mizuya.


"Tolong kirimkan surat ini ke Brock e."Ucap Gadis memerintah burung merpati nya.


Burung merpati pun mengirim surat ini ke Brock e, setelah 3 jam menunggu akhirnya Brock e datang.


"Sorry, aku terlambat."Ucap Brock e.


"Lama, kita gak ada waktu tau, abis ini kita langsung menuju ke kerajaan kegelapan."Ucap Gadis.


"Memang sudah ada informasinya?"Tanya Brock e.


"Sudah, cepat kita ke rumah inap, dan makan."Ucap Gadis.


"Kamu belum makan? karena aku?"Tanya brock e.


"Iya, kamu pasti tersesat kalau enggak ada orang yang dikenal disini(party mereka)."Ucap Gadis.


"Gadis..."Ucap Brock e.


"Kenapa?"Tanya Gadis.


"Aku menyukai.."Ucap Brock e.


"Jangan diterusin, aku pukul kau, mau kau."Ucap Gadis.


"Maaf."Ucap Brock e.


Malam pun tiba.


"Hei Mizuya, aku masih heran, orang yang menggangu kita itu benar temanmu atau ada orang lain?"Ucap Yunkou.


"Kan sudah bilang, dia temanku, tapi yang satunya, dia bersembunyi di belakang si penjual Monster, bila telah diketahui bahwa dia yang jail."Ucap Mizuya.


"Aku belum bertemu dengannya, aku jadi tidak enak, ngomong-ngomong dia berElement apa?"Ucap Yunkou.


"Dia masih anak-anak Usia nya 6 tahun dan dia tingkat tempur, dia bertipe angin."Ucap Mizuya.


"Mungkin dia menjadi angin yang hebat, kalau dia di tangan yang salah, mungkin dia akan lemah."Ucap Yunkou.


"Hahahaha, makanya guruku mendidiknya, walau hanya 2 hari tetapi aku sudah bisa mendapatkan satu jurus."Ucap Mizuya.


"Kalau begitu lain kali aku ke-sana, yasudah selamat tidur."Ucap Yunkou.


"Selamat tidur."Ucap Mizuya.


"Dia namanya siapa."Ucap Yunkou.


"Masih di bahas aja anak orang."Ucap Mizuya marah.


Keesokan paginya mereka mencari informasi tentang kerajaan kegelapan.


"Ok, kita sekarang mencari informasi."Ucap Yunkou.


Mereka terus mencari, informasi tentang ke kerajaan kegelapan, banyak dari mereka yang tak tau dan ada juga yang tak memberi tahu, tetapi mereka bertemu satu orang.


"Paman tau dimana kerajaan kegelapan, dimana kah itu paman?"Ucap Mizuya.


"Aku tau sih, tetapi di sana tetap berbahaya."Ucap penduduk sekitar.


"Kami sudah tau, yang ingin kami tau hanya jalannya dari sini kemana?"Ucap Gadis.


"Baiklah, tetap tetap saja berbahaya, anak - anak seperti kalian tidak bisa pergi begitu saja, walau ada bapak-bapak."Ucap penduduk sekitar.


(Di episode pertarungan antara party Yunkou dan Brock e sebenarnya Mizuya hanya membuat dia marah).


"Baiklah tetapi kalian harus ingat ya, di sana harus waspada."Ucap penduduk sekitar.


"Baiklah, jadi Dimana?"Tanya Gadis.


"Dari sini kalian keluar desa dan belok kiri, setelah itu kalian tinggal lurus sampai pinggir pulau, kalian tinggal nyebrang pulau ini ke pulau kegelapan, sampai."Jelas penduduk sekitar.


"Terimakasih infonya, tetapi mengapa desa disini tidak ingin memberi tahu kerajaan kegelapan paman?"Tanya Gadis.


"Karena... bersambung."Ucap penduduk sekitar.

__ADS_1


Thanks for reading


"Yang buat nih novel agak menyebalkan ya."Ucap karakter utama


__ADS_2