Sang Legendaris

Sang Legendaris
Bertemu


__ADS_3

"Huaaa...dimana ini"Ucap Mizuya membuka matanya.


Mizuya bingung karena ia datang secara tiba-tiba di kamar antaberanta, ia menoleh ke kanan ke kiri melihat sekitar. Mizuya keluar dari kasur nya dan mengenali kamar tersebut.


"Kamar siapa ini, mengapa banyak sekali buku dan... ada juga aquarium...? kamar siapa ini sebenarnya."Ucap Mizuya bingung.


"krik..."suara pintu terbuka.


"Tuan, apa anda sudah sadar?"Ucap Penjaga air.


"Ahh...kamu lagi, jauh-jauh dari ku."Ucap Mizuya risih.


"Anda jahat sekali... padahal aku sudah susah payah menghantar anda sampai ke kamar ini."Ucap Penjaga air.


"Hah..."Mizuya kaget, ia pun baru sadar sebelum nya ia pingsan karena mendengar Penjaga air yang bercerita.


"Itu kan salah mu, sudah lah, aku ingin tidur lagi, aku sudah lelah."Ucap Mizuya.


"Anda lupa hari ini kan anda akan ke istana utama."Ucap Penjaga air.


"Kapan kamu bilang nya."Mizuya bingung.


sebelumnya...


"Anda berat juga ya, aku lelah menggendong anda yang sedang tertidur ini."Ucap Penjaga air mengeluh.


"Jangan mengeluh."Ucap Mizuya mengigau.


"Anda jangan-jangan pura-pura tertidur ya...hei, berdiri lah sendiri jika anda tak tertidur, aku lelah mengangkat anda."Ucap Penjaga air.


Mizuya pun menggunakan gelembung air untuk menyerang Penjaga air.


"Woi woi, apa ini...Tuan benar-benar tertidur kan, kenapa tiba-tiba ada gelembung yang besar keluar dari tangan kiri anda."Ucap Penjaga air.


Mizuya memukul dada penjaga air, gelembung air itu mengikuti arah tangan Mizuya.


"Hei, kalau anda sudah sadar bilang dong, aku akan mengadu pada Raja bahwa penerus nya pemalas (walau Raja juga pemalas sih.)"Ucap Penjaga air.


Penjaga air pun memutar gelembung air itu hingga gelembung air itu pecah, terjadi lah banjir besar disana hingga mere terbawa air nya hingga Sampai ke altar teleportasi.


"Oke akan ku adukan ke yang mulia Raja."Ucap Penjaga air.


"Seingat ku kau tak bilang apa apa tuh tentang kerajaan utama."Ucap Mizuya.


"Anda mengingat nya kan! sudah ku duga, akan ku adu dengan yang mulia Raja."Ucap Penjaga air.

__ADS_1


"Sudah lah, aku ingin mandi, bye....oh iya, jika anda memberi tahu Raja maka akan ku beri tahu jika anda bermalasan saat menguji ku."Ucap Mizuya.


"Jahat."Ucap Penjaga air pasrah.


Mizuya pun bersiap mandi, para pelayan istana menyiapkan pakaian bangsawan untuk Mizuya. Mizuya benar-benar di buat rapi oleh pelayan kerajaan hingga di gunakan pewangi khas daerah tersebut. Penjaga air menyiapkan kebutuhan Mizuya yang akan di gunakan ke kerajaan utama.


"Seperti nya ini sudah selesai, aku akan pergi ke kamar untuk mengambil barang-barang ku."Ucap Mizuya.


"Tuan, seperti nya anda tak harus kesana, ada bisa langsung pergi ke kereta kuda yang kami siapkan."Ucap Pelayan.


"Oh begitu."Ucap Mizuya lalu pergi meninggalkan pelayan.


Mizuya bertemu penjaga air kembali, ia kesal karena bertemu dengan Penjaga air yang sudah menyulitkan nya itu.


"Kau juga ikut?"Tanya Mizuya.


"Maaf tuan, apakah anda tak nyaman jika saya ikut dengan anda, jika tak nyaman saya akan pakai kereta kuda yang lain saja."Ucap Mizuya.


Mizuya bingung karena ucapan nya berbeda 180° Mizuya pun membalas nya dengan tegas.


"Kau boleh duduk di sini, aku tak keberatan."Ucap Mizuya.


"Terimakasih atas kebijaksanaan anda."Ucap Penjaga air.


"Seperti nya yang lain sudah berada di kerajaan utama nya masing-masing ya?"Ucap Mizuya.


"Mungkin aku akan tertidur terlebih dahulu sambil mengendalikan mana yang ada di dalam diri ku."Ucap Mizuya.


"Baiklah tuan, akan saya jaga anda hingga anda menikmati tidur anda."Ucap Penjaga air.


Mereka bertiga sudah menyelesaikan tugas dan akan di nobat kan resmi oleh sang Raja untuk menjadi Raja selanjutnya untuk mendapatkan kekuasaan dan kerajaan. Mereka pun bertemu tak sengaja di jalur utama dari tiga kerajaan tersebut.


"Ngheeekkk." Suara kuda yang kaget, akhirnya terjadi ngerem mendadak, di dalam kereta pun kaget dengan yang terjadi, para ksatria saling bertanya darimana mereka dan siapa, Yunkou, Mizuya dan Gadis terheran-heran dengan apa yang terjadi, para kesatria pun kembali untuk memberikan informasi kepada mereka bertiga siapa yang bikin mereka hampir tabrakan.


Para prajurit memberitahu jika mereka adalah kereta dari kerajaan es tanah dan air, Yunkou, Gadis, dan Mizuya kaget dan bersyukur karena mereka semua lolos dari ujian.


*Kekuatan author


"chis...chis."Suara cambuk kuda isyarat pada kuda untuk jalan, mereka bertiga menyapa dalam kereta kuda mereka.


"Hei Mizuya lama tak berjumpa, Gadis juga."Ucap Yunkou semangat.


"Hei...kalian baik baik saja kan."Ucap Gadis terharu.


"hahaha, tak sangka kita bertemu kembali di sini."Ucap Mizuya senang.

__ADS_1


setelah itu tak lama mereka bertiga berpindah arah karena berbeda arah.


"Yah, sudah lama tak bertemu mereka akhirnya kita malah berpisah, ucap Yunkou.


"Pasti anda semua akan bertemu lagi dengan cepat."Ucap Penjaga es.


"Maksud mu?"Tanya Yunkou.


Tak lama jalur mereka bertemu lagi di tempat utama.


"Eh...?"Mereka bertiga kaget.


"Ah tuan, kita sudah sampai di kerajaan utama, kerajaan di tengah-tengah 3 kerajaan utama element air tanah dan es."Ucap Penjaga air.


"Oh baiklah, seperti nya aku tau mengapa Tiga raja memilih kita bertiga di sini."Ucap Mizuya.


"Silahkan turun yang mulia, mari saya bantu anda turun."Ucap Penjaga tanah.


"Wah, terimakasih.


"Icy akan membantu anda turun master."Ucap Icy.


"Tak perlu aku bisa sendiri."Ucap Yunkou dingin.


(hiks) Icy sedih dalam hati.


Yunkou pun melihat mereka, air mata dalam mata Yunkou tak tertahan lalu pecah hingga membasahi wajah nya, Yunkou memeluk mereka bertiga dengan Perasaan terharu.


"Waaahhh, calian baik-baik caja kan."Ucap Yunkou.


Mizuya dan Gadis saling menatap lalu tertawa.


"Bahahaha, Yunkou tak berubah seperti nya ya."Ucap Gadis sambil mengelus bagian belakang kepala Yunkou.


"Tentu saja aku kan tetap begini."Ucap Yunkou.


"Padahal kita sudah dewasa tapi kau tetap seperti anak kecil saja."Ucap Mizuya sambil memeluk Yunkou.


"Huhu.... Master pasti terharu banget sampai seperti itu."Ucap Icy menangis menggigit sapu tangan.


"Benar....huhu...Tuan juga terlihat bahagia dalam pelukan itu."Ucap Penjaga air.


"(Hah, mengapa aku harus bertemu dengan dua penjaga elementer yang bawa perasaan seperti ini.)"Ucap penjaga Tanah dalam hati lalu pergi menemui mereka bertiga.


"Sudah yu, kasian para penjaga element menunggu kita."Ucap Gadis.

__ADS_1


"Tuan dan Yang mulia, Para raja sudah menunggu kalian dari tadi, mari kita pergi sekarang."Ucap Penjaga tanah.


__ADS_2