Sang Legendaris

Sang Legendaris
Memasuki Gerbang(2)


__ADS_3

"Hei, apa Gadis baik-baik saja? dia seperti terkena meteor jatuh loh!"Yunkou panik.


"Tenang saja, itu hanya salah satu cara membuka gerbang, kalian juga akan mendapatkan ujian yang sama."Ucap penjaga air.


"Ujian? apa maksudnya?"Heran Mizuya.


"Kau sih tak berhati-hati dalam berkata, seperti yang dia bilang, kalian akan di hadapi beberapa ujian, anggap saja ini bonus dari kami sebagai perkenalan." Ucap penjaga es.


"Tapi aku gak mau pangeran air mendapatkan ujian, aku malas."Ucap Penjaga air.


"Anak magang diam saja dan lakukan apa yang di perintahkan Raja mu, hah, mengapa raja air mengirim mu kesini."Penjaga es mengomel.


"Pangeran es yang terhormat, saya sebagai penjaga gerbang es akan melakukan sedikit ujian yang seperti di bilang, mari kita mulai di ujung hutan ini."Ucap Penjaga Es.


Penjaga es menggunakan teleport dan langsung ke area ujung hutan, yaitu zona dingin/zona es, dimana semua yang menggunakan kekuatan es akan meningkat.


"Wah, ini ujung hutan, aku baru saja ingin bertanya, jadi sekarang..."


Yunkou di serang oleh Penjaga es secara mendadak, dia menghindari dan terkena sedikit goresan di pipinya.


"Hei, lumayan juga, tapi apa kamu bisa menghindari yang ini."


Penjaga es menggunakan es sebagai perangkap untuk Yunkou, penjaga es menjadikan pijakan Yunkou menjadi longsor dan membuat Yunkou terjatuh.


"Sepertinya kau tak layak mendapat Gerbang ini."


Sombong penjaga es.


"Menurutku kau yang tak layak menjadi penjaga es."


Yunkou mengarah ke penjaga dari tempat yang lumayan jauh dengan cepat, lalu menyerang dengan pedang, tetapi penjaga tersebut menghindari serangan Yunkou tersebut.


"Lumayan juga menipu ku hingga aku lengah, tapi trik begitu hanya bisa di gunakan oleh orang yang masih pemula, BODOH!"


Penjaga es langsung menyerang kembali dengan "pembeku" lalu di tambah kan dengan bongkahan es yang menyerupai meteor besar yang menyerang dari atas Langit. Yunkou yang tak bisa bergerak hanya bisa pasrah.


"Sepertinya ini akhir bagi mu."Ucap Penjaga es.


"Benar, ini adalah akhir bagimu."Ucap Yunkou.


"Apa bagaimana mungkin?"Kaget Penjaga es.


"Aku ini pangeran es loh, aku lah yang menguasai setengah dari es di dunia ini, dan kebetulan es yang ku kuasai ada di ujung hutan element."Ucap Yunkou Sombong.


"Jangan sombong dulu bocah tengik, ini baru permulaan."Ucap Penjaga kesal.

__ADS_1


"Aku menantikan permainan yang menyerukan lainnya."Ucap Yunkou.


"Baiklah, teman mu sudah di bawa orang lain, sekarang kau bagaimana? kau tak ada teman, pasti kamu bosan kan menunggu di disini, mari ku antar ke gerbang air saja, di sana ada tempat yang nikmat untuk bersantai."


Penjaga air membujuk Mizuya untuk bersantai.


"Baiklah, aku juga capek dari perjalanan yang jauh."Ucap Mizuya.


"Tepat sekali, pasti melelahkan bukan, mari saya antar anda ke Gerbang anda." Ucap penjaga


Penjaga dan Mizuya dan penjaga air tersebut akhirnya Hanya menikmati waktu seperti di pijit, baca novel, bermain bersama, menikmati air yang sejuk, dan lainnya. Hingga Mizuya tak berhati-hati, hingga ia pun tertidur pulas.


"Wah, dia tertidur, sebaiknya apa yang harus ku lakukan ya, hihihi."Ucap penjaga Dengan nada suara licik.


scene beralih ke Gadis yang berada di suatu tempat...


"Ini dimana? kok hanya ada pasir dimana mana."Ucap Gadis heran, Dan aku sekarang sedang apa?" Heran Gadis.


Gadis pun berfikir sejenak dengan apa yang terjadi dengannya.


"Ah, aku ingat, aku di bawa oleh longsor dan akhirnya terjatuh ya, pikunnya aku hehe."Ucap Gadis.


"Hei anak muda, sedang apa kau di tempat yang hanya pasirnya ini?"Tanya seseorang.


"Begini pak, saya tersesat... jadi saya gak tau harus kemana hehe."Ucap Gadis.


"Baiklah, jika kamu berkenan, saya akan membawa mu ke kota terdekat, yaitu kota saya, klta psinus."Ucap Orang tersebut.


Gadis Yang terheran-heran mendengar nama itu karena dia baru pertama kali mendengar kota psinus, dan juga berada di Padang pasir? Orang tersebut juga melihat Gadis terdiam, ia berteriak dan mengajak Gadis kembali. Gadis pun kaget.


"Hei, apa kamu mau ikut dengan ku?"


"Eh, iya bentar pak, saya akan siap siap dahulu."Ucap Gadis.


"Maksudnya? bersiap siap untuk apa?"Tanya orang tersebut.


"Ini pak, saya sedang membawa barang barang saya."Ucap Gadis sambil mengangkat barang.


"Jangan panggil saya bapak, panggil saja Ezra, saya masih muda."Ucap Ezra.


"Ok pak, maaf merepotkan bapak ya."Ucap Gadis.


"Terserah deh, kita berangkat sekarang."Ucap Ezra memimpin jalan.


"Ayo Ezra." Gadis mengikuti dari belakang.

__ADS_1


"String" Suara pedang yang sedang di ayun kan. Yunkou kelelahan melawan penjaga es tersebut.


"Bagaimana anak muda? kau tampak kelelahan."Ucap Penjaga es.


"Berisik sekali penjaga ini, kalau tak bisa diam, akan ku robek bibir mu itu."Ucap Yunkou.


Yunkou sekali lagi menyerang, Penjaga itu tetap santai mengelak serangan Yunkou.


"hei apa cuma ini saja kekuatan mu? Kalau cuma ini saja kau tak akan bisa melewati serangan kerajaan serigala salju loh."Penjaga es tetap menyombongkan diri.


"Hei bentar, katamu serigala? Terimakasih aku ingat kalau aku punya summoning."Ucap Yunkou.


Yunkou pun bersiap melakukan summoning, Penjaga merendahkan Yunkou dengan berkata:


"(Paling hanya Serigala biasa)"Ucap penjaga dalam hati.


Setelah omongan Penjaga itu, Fuyu pun datang dengan gagah nan berani, Penjaga itu pun kaget dengan kedatangan Fuyu.


"Hei, yang benar saja, itu kan...."Ucap Penjaga es.


"Hwaa, enak sekali tidur ku, oh iya, tadi seru sekali, eh...?"Mizuya bingung.


"wah wah, seperti nya tidurnya nikmat sekali, apa kau bermimpi tentang ku?"Penjaga air bercanda.


"Gak ada sih, tapi ini dimana? lalu kenapa aku di ikat dan di gantung begini?"Tanya Yunkou.


"Hahaha, kau tenang sekali, aku hanya memberikan ujian kali ini, bagaimana cara melepaskan diri mu sendiri."Ucap Penjaga air.


Mizuya pun melepaskan nya dari tadi.


"Hei, cepat kita langsung saja ke ujian mu, apa yang harus aku lakukan?"Tanya Mizuya.


"Hahaha, anak muda, kau sudah boleh pergi ke Gerbang kok."Ucap penjaga air.


"Eh?" Mizuya bingung.


"Eh?"Penjaga air juga Bingung.


"Eh apanya? benar cuma begitu? aneh sekali."Ucap Mizuya.


"Benar cuma itu saja kok."Ucap Penjaga.


"Lalu dimana Gerbangnya?"Tanya kembali Mizuya.


"Mana ku tahu, cari saja sendiri, bukan Urusanku, kalau begitu bye bye, moga ketemu."Penjaga air sedikit demi sedikit menghilang.

__ADS_1


"Cih, jadi ini toh Ujiannya, bilang dari tadi ke."Ucap Mizuya Percaya diri.


...Bersambung......


__ADS_2