Sang Legendaris

Sang Legendaris
Pertemuan pertama


__ADS_3

"Apa yang terjadi?"Yunkou Bingung.


"Apaan sih maksudnya?"Killa ikut bingung.


"Gak, gak jadi. Raja kehancuran memanggil kita?"Tanya Mizuya. "Tidak, aku hanya ingin minta tolong pada Yunkou, esok hari aku harus pergi ke hutan elf, aku hanya ingin memperkenalkan dia."Ucap Killa.


"Maaf, besok aku sibuk, kalau mau mungkin lusa, atau engga Minggu depan."Tolak Yunkou.


"Eh!! masa gak bisa, cuma sebentar kok, gak sampai dua jam."Killa memaksa. Yunkou yang tak bisa melawan dibantu Mizuya. "Yunkou bilang gak bisa, apa harus di paksa begitu?"Tanya Mizuya.


"Apaan sih, aku tak memaksa kok, iya kan Yunkou."Rayu Killa. Mizuya pun membalas. "Ketua mungkin bakal lama disana, mengingat hutan elf banyak penduduknya..."Belum selesai Mizuya berbicara, Killa mengelak perkataan Mizuya.


"Hahaha, aku gak mungkin memperkenalkan Yunkou ke semua warga elf."Ucap Killa. "Apa Raja kehancuran sudah memberi izin, aneh juga kalau dia tiba tiba membolehkan mu pergi padahal baru sehari kerja.


Yunkou yang terlibat di tengah pusing dengan mereka berdua, ia pun berkata. "Cukup! maaf Killa, sekarang aku gak bisa lain kali saja, Mizuya minta maaf ke Killa sekarang."Ucap Yunkou marah.


"Maaf Killa, sudah ya, Yunkou ayo kita ke ruangan Raja kehancuran."Ucap Mizuya mengajak pergi. Killa yang di tinggal tak diam saja, Killa mengejar Yunkou dan Mizuya, ia tak bisa mengejar mereka berdua karena skill Mizuya yang bisa menjadi air walau hanya sedikit, Mizuya juga bisa menambahkan air tersebut dari mananya.


Yunkou pun terbawa air yang di pakai Mizuya, "Hei kita mau kemana?"Tanya Yunkou. "Sudah kubilang kita mau ke ruangan Raja kehancuran, kau diam saja."Ucap Mizuya memaksa Yunkou.


Mereka pun sampai di ruangan raja kehancuran. Mereka izin masuk kepada raja kehancuran, tok...tok bunyi suara pintu "Mohon maaf Raja kehancuran, saya ingin berbincang sebentar, apakah boleh?"Tanya Mizuya.


"Jika tak penting tak usah, aku tak butuh."Ucap Raja kehancuran. "Ini mengenai Dark elf yang anda jadikan pelayan."Ucap Mizuya, Yunkou kaget dengan perkataan Mizuya. "Hei, tak usah di tanya segala kepada raja kehancuran, mungkin memang ada tugas yang di berikan."Ucap Yunkou nenangin Mizuya.

__ADS_1


"Baiklah masuk saja."Raja kehancuran mengizinkan mereka masuk, Mizuya yang mengetahui Yunkou akan mengacau. Akhirnya ia di kurung di sebuah gelembung dan di tambah pusaran air di dalamnya, jika ia berani keluar, maka ia akan kembali ke posisi awal.


"Dasar Mizuya, memang apa yang akan ku lakukan."Omel Yunkou, tak lama Killa yang mengejar mereka datang, dia melihat bola pusaran yang di buat Mizuya. "Hei, ini kekuatan terkahir ku oke, mana ku sudah Abis."Ucap Killa.


Killa menghancurkan pusaran tersebut, dia lama kelamaan kesadaran nya menghilang. Yunkou Yang sudah senang akan bebas dikurung kembali karena pusaran tersebut mempunyai ingatan kembali. "Oh tidak, aku kembali begini, mau ku jadikan es pun gesekan pusaran nya bakal menghancurkan es ku.


Mungkin ada cara lain, tunggu sebentar, kenapa aku bisa bernafas ya? ini kan di dalam air?"Yunkou bingung. Tak lama ia berfikir Mizuya sudah keluar dari ruangan raja kehancuran. "Sudah nih, kamu boleh bebas Yunkou."Yunkou pun di bebaskan dari kurungan Air.


"Jadi...? bagaimana? apa yang akan terjadi pada Killa? terus aku boleh ke hutan elf?"Ucap Yunkou bertanya.


"Sabar, sedikit sedikit akan ku jawab, yang pertama Killa akan di kurung di kerajaan ini selama waktu tugas mu, kedua kalau kamu sudah menyelesaikan tugas mu, kata Raja kehancuran kau boleh pergi ke hutan elf tersebut.


"Beneran?"Ucap Yunkou dengan wajah imut.


"Ok, Untuk sekarang aku juga harus siap siap."Yunkou senang dan bersemangat


esok hari tiba, Yunkou dan lainnya sudah bersiap untuk pergi menemui raja mereka masing masing, Killa masih dikurung sementara Yunkou pergi. "Hei hei, aku ingin bertanya, kita ini akan berbeda arah kan ya? terus mengapa kita Berangkat menggunakan Transportasi yang sama?"Tanya Yunkou. Gadis membalas perkataan Yunkou, "Oh itu, aku juga gak tau, aku hanya mendengar kan perkataan raja kehancuran saja."Ucap Gadis.


"Mungkin kita harus menghadiri beberapa Event mungkin..?"Tanya Mizuya.


"Mungkin begitu sih, Yunkou duduk yang tenang, dan jangan jadi seperti anak kecil, sudah bagus kepribadian kamu saat pertarungan antar Raja, sekarang jadi bocah lagi."Tegur Gadis.


"Biarin saja, aku kan berkepribadian Ganda, hahaha."Yunkou tertawa.

__ADS_1


"Biar lah Gadis, mungkin suasana hatinya sedang senang."Ucap Mizuya menenangkan Gadis. "Sudah lama juga ya kita tak seperti ini, kita terlalu santai di kerajaan Kehancuran."Ucap Yunkou. Gadis yang mendengar itu langsung marah dan memukul Yunkou.


"HEI, apa maksudnya ini?"Tanya Yunkou. "Kamu gak tau apa yang aku lakukan HaH?"Omel Gadis.


(Gadis sibuk belajar sihir dan komunikasi, dan lagi dia harus mengatur waktunya dan yang paling penting dia harus menjaga penampilannya. Sedangkan Mizuya juga belajar mengendalikan Mana di sekitar nya, dia berhasil dan hasilnya ada di chapter 58. Sedangkan Yunkou menjaga adiknya dan baru belajar element dasarnya kemarin.)


"Kamu juga cuma sibuk skincare doang kan, aku tau kamu mau curi pandang raja kehancuran."Ledek Yunkou. Gadis tiba tiba memerah di pipinya karena malu. "A...apaan sih, bukan kok, aku tidak skincare-an apa itu aku gak tau...ha...haha."Gadis mengelak.


"Kufufufu, aku tau anak muda zaman sekarang melakukan perawatan kulit, terutama di wajah."Ucap kakek tua yang mengendarai transportasi mereka. "Benar sekali kakek, bahkan saya sering melihat barang barang wanita yang di penuhi daun dan barang perawatan untuk wajah."Tambah Yunkou. Gadis kesal dan ngambek, dia duduk kembali dan diam melihat sekitar jendela.


Mizuya Yang melihat Gadis marah menyuruh Yunkou meminta maaf segera. "Yunkou, minta maaf sana, suasananya gak enak nih." Ucap Yunkou. Yunkou menjawab. "Ogah, dia aja yang minta maaf ke aku."Ucap Yunkou. "Dasar... coba nurut..."Omongan Mizuya di potong oleh kakek tua karena mereka akan tiba di tempat pertama. "Maaf, Kita sudah sampai di hutan element."


"Terimakasih ya pak sudah membantu kami, maaf merepotkan."Ucap Gadis berterima kasih.


"Hahaha tidak apa apa, sudah kewajiban saya, kalau begitu sampai jumpa ya."Ucap kakek lalu pergi.


"Jadi kita sudah sampai di tempat pertama?"Tanya Yunkou.


"Sudah, Yunkou cepat bangun, kita sudah bukan di kereta kuda lagi, berat tau angkat kamu."Ucap Gadis omel.


"Maaf... Sepertinya kalian butuh bantuan."???


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2