Sang Legendaris

Sang Legendaris
Pertarungan hujan


__ADS_3

"Baiklah, sepertinya perkejaan ku sudah selesai di sini, aku langsung balik saja ke kereta kuda lalu pergi mengantar adikku yang manis ini."Ucap Raja.


"Kak raja udah selesai? kok seperti nya agak cepat ya?"Tanya Putra.


"Iya memang cepat, kan kakak bilangnya memang cepat."Ucap Raja.


Raja dan adik nya pergi ke pulau Raja kehancuran, Raja kerajaan mengikuti Raja dari belakang, mereka bekerja sama, Raja yang akan menjadikan Kompas raja kerajaan, dan raja kerajaan yang mengikuti mereka, sebagai gantinya, raja akan mendapatkan pelatihan Monster untuk beelzebub. Sebenarnya Raja punya Monster yang lain, tetapi Raja hanya ingin mengetes beelzebub karena baru dia ambil, jadi raja akan membuat beelzebub lebih kuat.


"Eh... bentar, kok cuma ada kadal yang sedang tiduran di tempat kursi raja kehancuran?"Tanya Mizuya.


"Hei, dasar tidak sopan, aku ini raja kehancuran tau,"Ucap sang kadal.


"Apa.... mana mungkin, bukannya raja kehancuran adalah manusia."Ucap Yunkou.


"Raja, tolong jangan bikin mereka pusing, tolong kembali ke wujud semula."Ucap Karya.


"Baiklah, cih, Padahal lagi enak-enaknya, jadi mereka adalah calon raja dari pihak sebelah?."Tanya Raja kehancuran.


"Bentar, aku lupa kalau gak boleh berada di kerajaan ini!!"Kaget Yunkou dalam hati.


"Yah, biarlah, seperti nya mereka lelah, aku akan ceritakan pada kalian nanti, kalian tidur lah dahulu."Ucap raja kehancuran.


Karya mengajak mereka untuk tertidur dikamar yang sudah di persiapkan, masing-masing kamar ada lima mereka berempat menempati satu kamar, dan sisa kamarnya kamar keluarga. Setelah mengantar mereka Karya Kembali dan bertanya kepada raja kegelapan.


"Raja, apa yang akan kamu lakukan pada anak-anak itu?"Tanya Karya.


"Itu urusan ku, kau urus saja yang aku perintahkan."Ucap Raja kegelapan.


"Baik raja."Ucap Karya.


"Wah, benar benar ganteng, aku jadi gak bisa berkata apa-apa, apa mungkin besok aku bisa... kyaa.... (Salaman seperti orang yang bertemu idolnya.)


Keesokan harinya tiba, seperti biasa Yunkou dan party nya melakukan kegiatan sehari-hari di pagi hari, setelah itu mereka menghadap kepada Raja kehancuran. Raja kehancuran menyuruh Karya untuk mengantar kan mereka ke sebuah Arena.


"Ehh, maksudnya apa ini? kita harus bertarung sama raja kehancuran?"Tanya Yunkou.

__ADS_1


"Ntah lah, aku pun tidak tau, aku hanya disuruh untuk mengikuti rencana nya, maaf ya, tapi sepertinya aku punya firasat buruk."Ucap Karya.


"Jangan bikin panik dong, aku jadi takut."Ucap Gadis.


"Halo kalian, apa kabar, seperti nya kalian jadi semakin bersemangat, tenang aja, aku tidak akan melawan kalian, aku hanya ingin kalian melawan orang yang berada di sekeliling kalian, kalian tidak akan bisa kabur, yang kabur langsung aku jadikan debu."Ucap Raja kehancuran.


"Baiklah, kami tidak akan kabur kok."Ucap Gadis.


"Wah, gadis yang berani, Yasudah aku akan buat pelindung kehancuran, jika terkena maka akan mati."Ucap Raja kehancuran.


"Waah... bahaya juga."Ucap Yunkou.


"Aku akan membuat peraturan, pertama kalian akan bermain pertarungan Royal, kedua kalian bebas membunuh, dan ketiga kalian gak boleh menggunakan Pet kecuali karya, jangan bertanya kenapa, kalian ini calon Raja, jadi gak usah manja..."Tegas raja kehancuran.


"Waaah, benar benar berbahaya ya."Ucap Mereka dalam hati.


"Dan yang ke empat, gak boleh saling bantu satu sama lain/ kerja sama, kalian mengerti?"Tanya Raja kegelapan.


"Baik, kami mengerti."Ucap Yunkou mewakilkan mereka.


"Elecowl, serang mereka gunakan listrik seratus volt."Ucap Karya.


"Dinding es, rain sword ice."Yunkou menggunakan jurusnya ke semua orang di arena.


"magma defense, magma fortress, rain Arrow."Jurus Brock e.


"Waduh, pada pakai jurus hujan, kill Bubble, water pillar."Ucap Mizuya.


"Oi, kalian bodoh kah? kalau kalian guna itu, ini bagus buat Mizuya, dasar Kalian!"Ucap Gadis.


Sebenarnya mereka sadar kalau Gadis lah yang paling lemah, jadi mereka sengaja membuat hujan buatan dengan jurus es dan magma ( Brock e udah sakit hati, jadinya dia udah bodo amat, jadinya dia akan mengalahkan Gadis dulu.)


Dan mereka sadar kalau ini juga kesempatan buat Karya. Tapi mereka bisa menggunakan Mizuya sebagai pion, jika Mizuya sudah kalah, Yunkou, Brock e, dan karya yang sudah melemah.


"Seperti nya ini akan jadi pertandingan yang menarik, aku harus bawa alat support buat mereka, walau aku sudah bilang kalau membunuh itu boleh sih, tapi pasti raja yang setara dengan ku pasti marah."Ucap Raja kehancuran.

__ADS_1


Cakar Burung hantu karya, menyerang pilar air milik Mizuya karena lebih efektif, Mizuya terlempar kebelakang, lalu Mizuya pergi ke belakang semak semak. Hujan buatan membuat Burung hantu Karya sulit untuk terbang, jadi burung hantu karya menggunakan mode Listrik yang membuat seluruh anggota tubuhnya menjadi biru listrik.


Lalu, Burung hantu tersebut terbang ke atas lalu menabrak dinding es, Yunkou yang menyadarinya siap siap menyerang dengan kuda kuda yang ia pasang. Hujan ini juga pas buatnya yang Element es.


Yunkou pas sekali mengenai dadanya, akan tetapi tidak sampai dalam karena tubuhnya yang dilindungi Listrik.


"Hah, jadi begitu, kalian mau menggunakan aku sebagai pertama yang keluar, kalian jahat ya."Ucap Gadis tatapan kemarahan.


"Waduh, dia tau rencana ku."Ucap Brock e bisik bisik.


"Ehh, apa Maksud mu? aku tidak mengerti?"Tanya Yunkou.


"Speed mode, sword earth, Golem, armor earth."Ucap Gadis.


Speed mode Gadis menjadikan support Gadis untuk menyerang, pedangnya sebagai pertahanan diri, Golem sebagai rekan serang, Armor penjaga tubuh gadis. Gadis mulai menyerang dari Karya.


Dia menyerang dengan ilmu pedang yang pernah dia pelajari saat dia masih kecil. tubuh yang memanas karena penghinaan dan pengkhianatan dari timnya (Sebenarnya yang khianati cuma Brock e sih) membuat Gadis semakin lincah.


Karya yang terpaksa menyerang karena kalau tidak dia yang akan mati, Gadis mengayunkan pedang sekali dua kali, Karya yang menepis dan menghindari, sesekali menyerang dengan listriknya. Hingga serangan terakhir Gadis langsung di tepis. "CUKUP!!" Ucap Karya marah dan meninju perut Gadis hingga terpental jauh hingga mendekati dinding kehancuran.


"Satu kalah, mari kita ambil. Waduh, padahal kamu paling semangat tadi, yasudah lah, kau disini dulu aja ya."Ucap Raja kehancuran.


"Aku tau kau hanya bosan kan, makanya kamu mau aku menggunakan Burung hantu ku untuk menyerang lalu aku hanya diam, karena kalau aku menyerang juga pasti akan membuat mu bosan kan?"Ucap Karya.


"Itu sih terserah kamu, aku gak pernah bilang begitu."Ucap Raja kehancuran sambil memalingkan muka.


"Eleeowl, kembali, listrik pengingat, bola listrik."Ucap Karya.


Yunkou dan Brock e kaget lalu tidak sempat untuk menghindari serangan Karya, akhirnya mereka kalah.


"Haha, Memang kau fikir kamu bisa mendapatkan tontonan? hah? haha"Puas Karya.


Cih.... bentar ada apa? Ada orang yang bawa banyak pasukan? Oh, itu doang, kalian bisa kalahin Gak, kalau enggak aku aja yang kalahin."Ucap Raja kehancuran.


...Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2