Sang Legendaris

Sang Legendaris
Aku pulang


__ADS_3

Setelah mereka berada di pulau Raja Ampat, mereka pergi ke desa Yunkou untuk memulai untuk menjadi lebih kuat bisa di bilang farming.


Akan tetapi mereka berhenti sejenak sebelum ke pulau Element mereka pergi ke pulau healing terlebih dahulu untuk membeli peralatan support healing.


"Seperti nya toko ini ada healing untuk hewan langka."Ucap Gadis.


"Coba kita kesana dulu Quy."Ucap Mizuya.


"Permisi, ada orang?"Tanya Gadis.


"Halooo..... ada orang."Ucap Mizuya.


"Oh ada pelanggan ya, ayo masuk, mau cari apa? mungkin saya bisa bantu."Ucap sang nenek toko


"Oh iya nek, kami sedang mencari barang support healing ada tidak ya nek?"Ucap Gadis Dengan sopan.


"Support healing ya, seperti nya ada, bentar ya nenek ambil kan, Kalian liat liat saja dulu, siapa tau ada yang suka."Ucap sang nenek.


"Ok nek, terimakasih ya nek."Ucap Gadis.


Mereka pun melihat melihat barang yang ada disana. Mereka pun melihat buku element untuk support healing sederhana, buku itu ada element air, tanah, api, batu, angin, ice dan lainnya kecuali kegelapan dan racun.


Setelah mereka melihat lihat tak lama pun nenek itu datang.


"Ini nak, nenek sudah ambil kan yang bagus, kalau mau menguji itu racun atau tidak kamu bisa mencoba di buku ini."Ucap sang nenek.


"Tidak apa apa nek, kan pasien harus percaya dokter nya, jadi tak apa nek."Ucap Gadis.


"Coba saja dulu nak, soalnya takut nenek salah ngambil, maklum nenek penglihatan nya sedikit rabun."Ucap sang nenek.


"Baiklah Nek, kita coba ya."Ucap Gadis.


Mereka pun mencoba di buku penelusuran. (buku untuk melihat informasi tentang barang tersebut, mau itu padat atau pun cair contohnya ramuan) Setelah mereka mencoba dan ramuan itu healing, mereka pun pergi dan tak lupa untuk membeli buku healing hewan, mereka pun kembali ke tempat awal karena sudah membeli semua peralatan yang mereka butuhkan, mereka pun sampai dan melihat disana ramai dan Tak bisa melihat Yunkou dan Brock e.


"Hei Yunkou, Brock e, kalian kemana? kami tidak bisa melihat kalian."Teriak Gadis.


"Disini, di tengah kerumunan, tolong kami."Ucap Yunkou.


"Kamu sudah beli semua peralatan nya kan?"Tanya Gadis.


"Sudah, cepat tolong kami."Ucap Yunkou.


"Yasudah, Mizuya tolong."Ucap Gadis meminta tolong.


"Kok aku, kamu aja."Ucap Mizuya protes.

__ADS_1


"dari pada kamu gak ada dialog nya ini aja, kamu mau makan gaji buta?"Omel Gadis.


"Yasudah deh, ombak jadi lah kekuatan ku dan jadilah tsunami yang besar di bagian kami saja dan tak sampai pasar."Ucap Mizuya.


"Oi oi oi, itu terlalu berlebihan, dasar, tanah pelindung."Ucap Gadis.


"Gak apa apa, tinggal bilang ke mereka saja, oi gunakan kekuatan kalian untuk berlindung, Air pelindung.


"Hah? kenapa?"Ucap Yunkou.


"Tadi mereka bilang apa sih?"Ucap Brock e.


"Gak tau."Ucap Yunkou.


"Mereka menggunakan pelindung, ada apa? sebentar seperti nya air lau surut, Yunkou gunakan ice mu untuk melindungi kita semua."Ucap Brock e.


"Untuk apa?"Tanya Yunkou.


"Udah nurut aja, kita akan selamat kalau kamu nurut, waktu nya tinggal 2 menit lagi."Ucap Brock e.


"Ok ok, Wahai es, jadi lah satu dan lindungi kita yang ada di sini."Ucap Yunkou.


Ice pun terbentuk dan jadilah pelindung, setelah itu kerumunan itu bingung apa yang terjadi. Yunkou dan Brock e pergi ke pinggiran pelindung dan membuat pelindung baru.


"Kenapa kamu juga bikin pelindung?"Ucap Yunkou.


"Biar aman, sebentar lagi akan ada tsunami besar."Ucap Brock e.


"Lalu Bagaimana dengan yang di luar, kesempatan mereka hidup kan sedikit karena pelindung es di luar lebih tipis dari pada pelindung ini."Ucap Yunkou.


"Oi, orang-orang, cepat buat pelindung baru yang tebal, sebentar lagi akan ada tsunami."Ucap Brock e.


Sebagian dari mereka pun tak mendengar kan kata Brock e dan diam saja, dan sebagiannya lagi membuat pelindung, dan lainnya sudah percaya pada pelindung es ini dan ada yang tak bisa menggunakan skill Shield, 3...2....1... tsunami pun datang, akan tetapi tsunami itu lebih besar jangkauan nya ke pasar, dan hampir menenggelamkan separuh pulau. tsunami langsung menghancurkan pelindung es dan orang yang tak menggunakan Shield ketakutan, mereka pun di tenggelam kan tsunami dan diseret ke laut.


seluruh Shield pun di hilangkan.


"Untung kita menggunakan Shield."Ucap orang orang.


"Hei kamu bilang hanya sampai sini dan tak sampai pasar, apa yang kamu lakuin?"Tanya Gadis.


"Aku gak tau, seperti nya ada yang membatalkan serangan ku dan membuat tsunami itu mengikuti kata-kata nya."Ucap Mizuya.


"Siapa? ah nenek itu bagai mana dia ada di toko kan."Ucap Gadis.


"Tenang, aku sudah pasang pelindung di pasar saat tsunami itu datang dengan melihat tingginya aku tau akan ada bahaya, kalau aku telat saja 0,5 detik, mati sudah yang berada di pulau."Penjelasan Mizuya.

__ADS_1


"Kita harus pergi sekarang, entar aja musuh nya kita cari."Ucap Gadis.


Mereka pun pergi dan ke pulau Yunkou.


Setelah mereka setengah perjalanan, Mizuya menyadari sesuatu.


"Ah, aku tau, itu bukan orang, tetapi memang mana disini lebih besar dari biasanya, ketika orang menggunakan tsunami, tsunami itu akan lebih besar dan lebih kuat."Ucap Mizuya.


"Jadi kamu pelakunya, lalu yang tenggelam bagaimana?"Tanya Yunkou.


"Tidak apa, mereka semua sudah aku Lindungi."Ucap Mizuya.


"Syukur lah, kalau begitu, yah sudah kita sebentar lagi sampai."Ucap Yunkou.


"Ah, jangan lupa kasih makan Monster kalian, mereka juga mahluk hidup."Ucap Gadis.


Mereka pun sampai.


"Ah, enaknya sudah pulang, kita disini istirahat dulu lalu esok hari akan farming."Ucap Yunkou.


"Kenapa? Ini kan masih siang?"Ucap Brock e.


"Sudah lah nurut saja, Gadis juga seperti nya sudah capek."Ucap Mizuya.


"Yap betul sekali."Ucap Gadis.


Mereka pun menelusuri dan menemukan desa Yunkou, mereka pun disambut dan di antar kan ke rumah Yunkou.


"Yunkou disini orangnya ramah ya... mereka sampai mau menghantarkan kita."Ucap Gadis.


"Memang, kan desa ini milik ayah ku, jadi bisa di bilang Desa ini rumah ku dan penduduk disini pembantu dan petugas ayah ku."Ucap Yunkou.


"Orang kaya, jadi kamu bisa melakukan apa saja yang kamu mau?"Ucap Gadis.


"Tidak, aku masih belum bisa melakukan apa saja yang aku mau, contoh nya aku masih belum bisa jadi sang legendaris."Ucap Yunkou.


"Eh, udah lama gak denger kata itu."Ucap Gadis.


"Aku juga orang nya hemat, jadi ya aku tak berleha-leha."Ucap Yunkou.


"Tuan sudah datang bersama teman-temannya."Ucap seseorang.


Bersambung....


"Itu tadi siapa?

__ADS_1


__ADS_2