Sang Legendaris

Sang Legendaris
Rahasia Warga


__ADS_3

"Tuan? tuan bangun lah, hari ini anda akan menemui Raja es."Ucap Penjaga es sambil menggoyangkan tubuh Yunkou.


"ngeee....iya iya aku akan bangun 5 menit lagi, kamu tunggu saja di pintu utama... tunggu siapa namamu?"Ucap Yunkou sambil meregangkan otot.


"Ah, sungguh kehormatan bagi saya anda ingin mengetahui nama saya, nama saya ada lah Icy, jadi saya harap anda terus memanggil nama saya jika butuh bantuan saya."Ucap Penjaga es.


"Baiklah, aku akan memanggil mu jika perlu, jadi pergi lah dulu dari kamar ku, aku akan mengganti baju."Ucap Yunkou.


"Benar benar deh, aku malas sekali untuk ganti baju habis tidur." Yunkou melepas baju nya lalu ia mengambil baju lain yang sudah di siapkan lalu pergi ke pintu utama.


Yunkou pun keluar dari kamar nya, betapa terkejutnya ia melihat istana ini begitu banyak pelayan.


"Selamat pagi tuan, apa anda membutuhkan sesuatu?"Ucap Pelayan.


"Iya met pagi huaahh...bisa perbaiki pakaian ku jika ada yang kurang rapih?"Ucap Yunkou sambil menguap.


"Tentu tuan, oh iya tuan apa saya boleh memberi saran?"Ucap Pelayan.


"Tentu saja, kalau kau mau memberi saran ku tentang menguap tadi itu gak usah di pikirkan, aku tak akan begitu jika ada acara resmi atau pun tidak resmi."Ucap Yunkou.


"Baiklah tuan."Ucap Pelayan sambil merapihkan pakaian Yunkou.


"Jadi? apa itu saran yang ingin kau bilang?"Ucap Yunkou.


"Benar tuan, hati hati di jalan tuan."Ucap Pelayan.


"Oh iya satu lagi, tolong ambilkan jubah ku, ku tunggu di depan pintu."Ucap Yunkou.


"Baiklah tuan, akan segera saya ambilkan."Ucap pelayanan sambil salam lalu pergi.


Yunkou pun juga pergi ke kereta kuda nya.


"Icy, apa semua nya sudah siap?"Tanya Yunkou.


"Icy yang mendengar nama nya di sebut oleh Yunkou kegirangan dan menjawab Pertanyaan Yunkou.


"Sudah tuan, semua nya sudah siap semua, kita siap kalau tuan sudah siap semua."Ucap Icy mata nya berbinar binar.


"(Penjaga ini memang beda banget sifat nya!)"Ucap Yunkou dalam hati.


"Ada satu barang yang belum, aku akan tunggu di dalam kereta kuda."Ucap Yunkou masih mengantuk.


Beberapa menit kemudian Icy datang dan membawa barang yang di butuhkan Yunkou.

__ADS_1


"Sudah? kenapa lama sekali?"Tanya Yunkou.


"Maaf tuan, ada pelayan yang kurang ngajar yang menghina tuan, jadi saya sebagai bawahan Anda harus memarahi dan menghukum pelayan tersebut."Ucap Icy.


"Oh...Yasudah, kita harus cepat."Ucap Yunkou.


Icy pun memberikan jubah Yunkou lalu pergi ke kerajaan utama es.


"Kerajaan Es ya, (aku sedikit gugup dengan ini)"Ucap Yunkou.


Kereta kuda terus berjalan, Yunkou pun hanya melihat sekitar yang di kelilingi pohon dan salju, hingga iya melihat suatu hal yang menarik.


...


..


Ctrangg...suara piring pecah.


"Haduh Gadis, hati-hati nak, kamu gak apa apa?"Ucap Mak mah.


"Gak apa apa kok Mak, cuma tadi bengong aja."Ucap Gadis.


"Oalah, hati hati nak, jangan suka bengong apa lagi di Deket kamar mandi"


cerita nya Deket kamar mandi dapur nya*


"Pak, tadi kata bapak air di sini ada masalah ya?"Tanya Gadis.


Bapak-bapak itu memandang satu sama lain, mereka seperti bingung untuk memberi tahu Gadis.


"Gini Gadis, kami bukan nya tak ingin ngasih tau, tetapi pak RT kata nya melarang warga desa untuk memberitahu orang luar."Ucap Warga.


"Oh, tidak pak, saya teman Ezra anak pak RT sini, kami juga pernah makan bersama kok."Ucap Gadis.


"Iya...gimana ya neng, kami gak bisa bilang kalau itu...maaf ya neng."Ucap warga lain nya.


Mereka pun pergi meninggalkan Gadis. Gadis merasa bingung apa yang sebenarnya di sembunyikan Warga di sini. Akhirnya Gadis masuk kembali dan membatu Mak mah memasak dan mencuci baju dan piring.


Esok pun tiba, Gadis mulai terbiasa dengan tempat ini, Gadis juga tak lupa dengan ujian nya disini, dia akhirnya pergi ke tempat tempat yang mencurigakan, tetapi masalah nya adalah....


"(Dimana tempat mencurigakan itu!!!)" Teriak Gadis dalam hati.


Gadis hanya diam putus asa.

__ADS_1


"Gadis, kenapa? kamu sakit?"Ucap Ezra.


"Gak apa apa, hanya sedang Bingung, eh bentar, boleh sedikit dekat dengan ku."Ucap Gadis heran.


"Ke-kenapa? apa ada yang aneh di muka ku?"Ucap Ezra bingung.


"Gak ada, aku hanya ingin memastikan sesuatu."Ucap Gadis.


Gadis akhirnya melihat dengan teliti wajah Ezra, tak lama dia malu sendiri karena meminta hal itu.


"A-ah itu ga-gak usah di pikirin ya, aku pergi dulu."Ucap Gadis.


"Oke, santai saja, aku juga sekarang harus pergi, bye..."Ucap Ezra.


"Bye...hati hati ya...(tapi dia mirip sekali dengan penjaga tanah, apa aku salah lihat ya."Ucap Gadis.


Gadis juga pergi mengelilingi Kota, ia melihat kota yang bagus nan indah, ia melihat rumah dan taman yang begitu indah, tetapi sayang, Gadis juga melihat sungai yang mengering dan hewan pada mati akibat sungai mengering.


"Seperti nya benar, disini inti masalah nya, apa karena panas ya, aku merasa makin hari makin panas saja."Ucap Gadis bergumam.


Gadis pun terus bergumam, hingga ia melihat orang lain berjalan ia seperti capek, Gadis pun menolong nya alih alih mengambil informasi.


"Pak, bapak tak apa, ini saya beri minum."Ucap Gadis.


Minum dari perbekalan sebelum berada di dunia ini*


"Wah, terimakasih ya neng, sekarang kota ini jarang sekali mendapat air."Ucap Warga.


Akhirnya warga tersebut meminum air Gadis hingga abis, ia sangat berterima kasih kepada Gadis.


"Wah, terimakasih banyak loh nak, Sekarang apa yang bisa bapak bantu untuk membalas nona seperti mu?"Ucap Warga tersebut.


"Simpel tetapi rumit."Ucap Gadis.


"Maksud nya?"Ucap warga tersebut tak mengerti.


"Hohoho, bapak cukup berjanji aja akan melakukan nya, dan mendapatkan resiko nya jika tak memenuhi permintaan ku."Ucap Gadis.


Warga tersebut pun berfikir sejenak... akhir nya ia setuju dengan permintaan Gadis. Gadis senang mendengar hal itu, akhirnya ia memberi pertanyaan yang selalu membuat ia pusing.


"Baiklah, paman, apa paman tau kenapa kota ini begitu kering?"Gadis bertanya.


"Oalah, tentang itu, tentu saja, karena Matahari yang semakin dekat dengan tempat ini, itu lah sebab nya kota ini begitu panas dan sebab air berkurang."Ucap Warga.

__ADS_1


"Loh... segampang itu bapak ngasih tau?"Tanya Gadis.


Bersambung....


__ADS_2