Satu Malam Dengan Milliader

Satu Malam Dengan Milliader
SMDM-Bab 21


__ADS_3

Tidak ingin membahas masalah pernikahan lagi, Ayu langsung mengajak Zela belanja. Saat ini ia memiliki uang yang banyak jadi Ayu ingin memanjakan diri dengan uang itu.


"Pilih semua barang yang kamu mau, biar aku yang bayar" Ayu berkata sambil menampilkan senyum kesombongan.


"Dengan senang hati akan aku lakukan" balas Zela, memang dari dulu sahabatnya itu selalu royal hingga terkadang membuat Zela tidak enak hati.


Kedua wanita cantik itu belanja dengan penuh kebahagiaan, setelah puas Ayu dan Zela keluar dari mall. Kedua tangan mereka menenteng banyaknya paper bag.


"Ayo ke mobilku, aku yang akan mengantarmu pulang" ucap Ayu.


"Benarkah ?" tanya Zela memastikan.


"Tentu saja"


Ini adalah sebuah kebahagiaan bagi Zela, karena memiliki kesempatan untuk menaiki mobil super mewah itu.


Saat Ayu dan Zela sudah memasuki mobil, tiba-tiba beberapa mobil berhenti tepat di depan mobil Ayu.


"Siapa mereka ?" tanya Zela namun tak di jawab oleh Ayu.


Karena saat ini Ayu ketakutan, ia pikir kalau mereka adalah orang suruhan Danu. Dengan langkah cepat Ayu mengambil ponselnya lalu menghubungi Leon.


Saat panggilan terhubung, kaca jendela di ketok dari luar. Tubuh Ayu semakin bergetar, tapi beruntung tadi ia sempat mengatakan pada Leon kalau ada yang mengganggu dirinya.


"Silahkan turun dari mobil ini, nyonya muda !" ucap seorang pria dengan sopan.


Mendengar panggilan yang tak asing baginya membuat Ayu yakin kalau mereka adalah orang suruhan Leon. Apalagi saat Ayu menatap pria itu dengan seksama membuat Ayu semakin yakin, ia pernah bertemu saat pernikahannya dengan Leon.


"Kamu mau turun ?" tanya Zela.


"Iya, tunggu sebentar"


"Aku ikut"


Keduanya turun dari mobil, Ayu menatap beberapa pria yang berdiri di hadapannya.


"Kalian mau apa ?" Ayu bertanya. Matanya menatap para pria itu satu persatu.


"Tolong ikut kami Nyonya !"

__ADS_1


"Kemana ?"


"Nanti Nyonya akan tau sendiri"


Tidak bisa menolak, akhirnya Ayu dan Zela terpaksa ikut. Mereka di bawah ke sebuah restoran jepang yang sangat mewah.


Ayu di suruh turun dari mobil sementara Zela di biarkan menunggu, seorang pria yang memakai seragam pelayan menyambut.


"Silahkan lewat sini nyonya, dia sudah menunggu didalam"


Ayu tertegun sejenak, siapa yang pria itu maksud. Apa Leon sudah menunggu nya di dalam sana. Tidak ingin penasaran Ayu akhirnya mengikuti langkah kaki pelayan itu.


Hingga mereka tiba di sebuah ruangan yang di batasi tirai. Ayu berdiri tak jauh dari tirai itu sementara pelayan tadi mulai berkata.


"Nyonya muda sudah disini tuan" ucap pelayan itu membuat Ayu bertambah bingung.


"Bagus, silahkan tinggalkan dia sendiri !" sahut seorang pria didalam sana. Disana Ayu sadar kalau itu bukan suara Leon. Suara orang itu seperti suara seseorang yang sudah tua.


Setelah kepergian pelayan tadi, Ayu kembali menatap tirai yang terus tertutup.


"Nona Ayudia Maureen, Putri pertama Samuel Raharja apa itu beneran kamu ?" tanya pria di balik tirai.


"Tolong perkenalkan lagi namamu ! aku ingin mendengarnya !" pinta pria itu.


Menarik napas panjang Ayu mulai bersiap berkata "Nama ku Ayudia Maureen, putri pertama Samuel Raharja. Tapi aku sudah di usir dari rumah karena kesalahan yang tidak aku lakukan"


Pria di balik tirai justru tertawa terbahak-bahak "Bukankah kamu di usir karena kesalahan mu sendiri. Kamu selingkuh tepat di hari pertunangan mu"


Ayu menelan ludah cukup sulit, setetes keringat membasahi keningnya. Ia tidak menyangka kalau pria itu akan mengetahui masalahnya, itu berarti dunia ini masih di gemparkan dengan berita tentang perselingkuhan yang tidak ia lakukan.


"Meskipun aku tidak tau apa alasan Leon menikahimu, tapi aku yakin dia punya alasan khusus kenapa sampai melakukan itu"


"Mungkin" jawab Ayu lirih, walau ia sendiri sudah tau apa alasan Leon menikahinya. Karena kesalahan satu malam yang tak sengaja mereka lakukan.


"Leon adalah pria yang selalu gonta-ganti wanita setiap malamnya, tapi saya heran kenapa ia menjatuhkan pilihan dengan menikahi mu, padahal dia pasti tau kalau kamu batal tunangan karena selingkuh"


Ayu terdiam, ucapan pria itu seolah sebuah penghinaan terbesar untuknya. Ia seolah di anggap bukan wanita yang baik. Ingin rasanya Ayu mengatakan kalau pria yang di tuduh berselingkuh dengannya adalah Leon sendiri.


"Tapi mungkin dia menikahi mu hanya untuk menipu keluarganya" pria di balik tirai kembali berkata dengan pedas.

__ADS_1


"Maaf sebelumnya, bolehkah saya tau anda ini siapa ?, apa anda salah satu keluarga Leon, jika iya untuk apa anda memanggil saya kesini ?" Ayu bertanya cukup lantang, ia ingin segera pergi dari sana.


"Kamu tidak perlu tau siapa saya" jawab pria di balik tirai.


"Lalu apa maksudmu membawa saya kesini ?"


"Saya hanya ingin mengetahui tentang pernikahan mu dengan Leon, kenapa sampai Leon menolak saat kami meminta nya membawa kamu kerumah utama, apa yang kalian sembunyikan ?"


Ayu langsung terdiam, tidak mungkin ia akan memberi tahu pria itu tentang pernikahan yang ia jalani bersama Leon.


"Apa kalian hanya berakting saja ?" kembali pria di balik tirai mengajukan pertanyaan.


"Kami tidak berakting Tuan, saya dan Leon menikah atas dasar cinta, dan alasan Leon menolak membawa saya kerumah utama karena itu permintaan saya sendiri. Saya belum bisa berinteraksi dengan keluarga Leon" balas Ayu berusaha tersenyum, walau ucapannya hanya kebohongan setidaknya ia harus membantu Leon. Mungkin saja pria di balik tirai sedang merencanakan sesuatu yang jahat untuk suaminya.


"Kelak jika tiba saatnya, saya pasti akan berkunjung kerumah utama" sambung Ayu lagi.


"Benarkah ?, lalu kenapa sebelum terjadinya pernikahan kau sempat di tahan di kantor polisi ?" pria itu kembali bertanya, membuat Ayu mendengus kesal.


"Maaf tuan, kita ini tidak saling mengenal. Jadi saya tidak bisa mengatakan semuanya tentang kehidupan saya dan Leon"


Pria di balik tirai itu kembali tertawa dengan keras, hingga tak berapa lama seorang pria masuk dengan tiba-tiba.


"Lapor tuan, anak buah tuan Leon datang" ucapnya dengan nada takut.


"Sialan, dari mana mereka tau kalau wanita ini disini" sahut pria di balik tirai.


Ayu menoleh saat mendengar suara langkah mendekat, ada Bagas dan dua orang pengawal Leon.


"Nyonya muda, tuan Leon meminta nyonya pulang sekarang" ucap Bagas


Kedua pengawal yang berdiri di belakang Bagas pun langsung menyahut "Mari Nyonya !"


Ayu akhirnya bernapas lega, Bagas sudah menyelamatkannya dari berbagai pertanyaan yang menuntut. Ia keluar dari restoran yang sepi itu lalu menuju sebuah mobil dimana Zela berada.


"Kamu baik-baik saja Yu ?" tanya Zela khawatir, sejak tadi ia tidak tenang saat Ayu di bawah masuk.


"Aku baik-baik saja jangan khawatir !" balas Ayu.


"Mereka tadi siapa ?"

__ADS_1


"Aku juga tidak tau Zel, aku sama sekali tidak mengenal mereka"


__ADS_2