Saudara Kandung Ceo Terkenal

Saudara Kandung Ceo Terkenal
Baju ini untuk kamu


__ADS_3

Dion anterin Beby  pulang setelah dari Mall, membuat Beby merasa bahagia sekali karena bisa jalan jalan berduaan. Beby basa basi ngajak Dion untuk mampir ke rumahnya.


" Lain waktu saja yah sayang, aku ditunggu bunda aku soalnya di rumah, terimakasih untuk hari ini sayang" Ucap Dion, Dion takut Sarah keburu pulang soalnya ayah nya sudah pulang dari kungan kerja


" Yah sudah sayang, lain waktu saja mampir ke rumahnya, terimakasih untuk hari ini dan sampai ketemu besok di sekolah yah sayang." Ucap Beby, walaupun kecewa karena Dion tidak ingin mampir, tapi merasa bahagia karena diteraktir banyak barang oleh Dion.


Dion ngangguk dan membiarkan Beby turun dari mobilnya, Dion yang melihat Beby masuk kedalam gergang rumahnya langsung pergimeninggalkan rumahnya Beby menuju rumahnya.


Dilain sisi, Fika merasa bahagia karena Intan dan Sarah beli banyak aksesoris yang dijual oleh Gea, membuat Fika membawa kertas pesanan Intan dan Sarah yang akan dikasih ke Gea saat sampai di ruko.


" Alhamdulillah sekali, tadi bahas instagram membuat Intan dan Sarah beli banyak aksesoris, semoga mereka besok suka dengan barangnya" Ucap Fika merasa bahagia, karena bisa bantuin menjual dagangannya Gea ke temennya.


Fika mengendarai motornya dengan kecepatan sedang, Fika tidak ingin ngebut dan nyalip karena takut kecelakaan dijalan.


Dilain sisi, Dion merasa bahagia sekali karena Sarah belum pulang ke rumahnya, dan merasa lega karena Sarah tidak lagi didekat Intan.


" Loh belum pulang Sarah?" Tanya Dion basi basi, Dion jalan mendekati Sarah yang lagi asik main hanphone di ruang tamu


"Belum bang, tadi orang tua kita, pergi dulu oleh karena itu Sarah masih disini, sedangkan Intan lagi di kamar mandi bang." Ucap Sarah, Sarah lagi malas dikamarnya lebih memilih nunggu  Intan di ruang tamu saja.


" Oh pantesan sepi, oh yah ini ada baju untuk kamu, semoga suka dan muat yah" Ucap Dion, Dion memberikan paparbage yang dipegangnya ke Sarah

__ADS_1


" Wih baju baru, terimakasih yah bang, repot repot beliin saya, oh yah tadi kemana saja bareng ka Beby di mall?" Tanya Sarah penasaran


" Makan, terus beli baju, dan temani Beby beli makeup dia. lihat baju bagus itu membuat abang membelikan baju itu untuk kamu juga." Lanjut Dion santai, Dion juga diam diam membelikan baju untuk Fika temen barunya.


" Astaga, abang bener bener yah, awas dijulukin playboy loh bang, kasih perhatian ke banyak perempuan bang." Lanjut Sarah, Sejujurnya Sarah seneng dikasih perhatian dan oleh oleh dari Dion, tapi kalo caranya seperti ini Sarah takut baper karena pemberian Dion.


" Peduli amat kata orang sih Sar, selagi abang ingin memberikan perhatian kenapa tidak, selama niat abang baik yah tidak masalah kan, tergantung ceweknya baper atau anggap apa perhatian yang abang berikan" Lanjut Dion dengan cueknya. Dion tidak mengerti maksud Sarah, membuat Sarah menahan kesel mendengar ucapan Dion.


Dilain sisi, Tomi, Anggun, Bowo, dan Sonia. merencakan untuk membelikan anak anak mereka apatermen baru, karena Tomi merasa anak anaknya membutuh kan apatermen untuk mereka mengadakan acara bersama temen temen nya.


" Apatermen ini bagus juga dan cukup luas lagi" Ucap Tomi, Tomi sudah cari cari apatermen yang cocok untuknya.


" Bener papi, semoga anak anak suka dengan apatermen ini yah, dan mereka semakin semangat belajarnya sudah diberikan tempat private seperti ini" Ucap Anggun, berharap anak anaknya jadi lebih semangat dibelikan apatermen sendiri


" Kita kasih tahu apatermen ini, saat Dion ulang tahun?" Tanya Bowo, Bowo sendiri tidak berani memberikan apatermen untuk Sarah karena perempuan satu satunya.


" Iyah, apa lagi Dion laki laki pasti sering kumpul kumpul bersama temen temenya, dari pada di cafe kan lebih baik di apatermen, dikasih fasilitas seperti ini" Lanjut Tomi, Tomi ingin anaknya nongkrong tapi didalam apatermen lebih mudah diawasi


" Saya setuju itu" Lanjut Sonia, Sonia setuju dengan alasan Tomi, dari pada Dion nongkrong tidak jelas tempatnya, lebih baik di apatermen sendiri


Dilain sisi, Gea membungkus aksesoris yang dipesan oleh Intan dan Sarah, Gea merasa bahagia sekali karena temen  barunya Fika belanjanya cukup banyak.

__ADS_1


" Temen temen baru kamu, suka fashion juga yah Fika, pesanan mereka banyak sekali, punya intan dan Sarah. bunda bahagia sekali melihatnya sayang" Ucap Gea, Gea memberikan nama dibungkusan, sesuai pesanan Intan dan Sarah


" Iyah bunda, walaupun mereka anak orang kaya, tapi masih mau hemat bunda, karena Sarah  dan Intan mau bawa bekel dari rumahnya, bawa masakan ibu nya" Ucap Fika, Fika masukin barang barang belanjaan Srah dan Intan kedalam tasnya.


" Kapan kapan mereka diajak ke rumah yah, bunda masakin untuk kalian kalo mau main kesini" Lanjut Gea, Gea ingin berkenalan dengan temen barunya Fika, walaupun adik kelas, tidak masalah bagi Gea yang penting anaknya punya temen.


" Beres bunda, nanti Fika ajak mereka main kesini" Lanjut Fika, Fika juga ingin sekali kedua temennya bisa main ke ruko.


Dilain sisi, Intan merasa sedih karena Sarah harus pulang ke rumahnya, karena Bowo dan Sonia sudah sampai di rumahnya Tomi.


" Besok kan bisa ketemu lagi sayang di sekolah, besok kan bisa main lagi." Ucap Anggun, Anggun mengerti perasaannya Intan, yang merasa kesepian karena tidak ada adik atau  kaka perempuan.


" Iyah mami, Intan sedih saja soalnya Sarah nginepnya cuman sehari saja disini." Ucap Intan sedih, karena kamarnya pasti sepi kembali.


" Sama saja Intan, saya juga merasa sepi, tapi mau bagaimana lagi ayah saya sudah kembali dari perjalanan dinasnya." Ucap Sarah ikut sedih, melihat Intan sedih seperti ini.


" Duh, perempuan kenapa lebay seperti ini sih, padahal besok masih bisa main lagi padahal" Batin Dion malas melihat Intan dan Sarah nangis karena Sarah harus pulang ke rumahnya.


" Yah sudah, kita pamit dulu yah, terimakasih sudah mengijinkan Sonia dan Sarah untuk nginep disini" Ucap Bowo merasa bahagia, karena saat dirinya sibuk kerja, Sonia dan Sarah selalu nginep di rumahnya Tomi setidaknya ada yang temani istri dan anaknya.


" Sama sama bro, kalian hati hati dijalan yah." Ucap Tomi, yang merasa seneng, karena semenjak Bowo sudah menikah membuat Anggun tidak sendirian di rumah.

__ADS_1


Intan dengan berat hati mengijinkan Sarah untuk pulang ke rumah, ikut kedua orang tuanya, Anggun meluk Intan yang lagi nangis karena sahabatnya harus pulang kembali ke rumahnya


__ADS_2