Saudara Kandung Ceo Terkenal

Saudara Kandung Ceo Terkenal
kapan kapan Kaka bersama Tante dan om jalan jalan bersama orang tua kita


__ADS_3

Gea, Yono, Fika, Intan, Dion, Beby, dan Sarah. setelah selesai makan langsung jalan ke parkiran mobil, Fika ber terimakasih ke temen temennya yang sudah nginep di ruko dan mau jalan jalan bersama membuat Fika merasa bahagia sekali.


" Sama sama ka, kapan kapan Kaka bersama Tante dan om jalan jalan bersama orang tua kita, biar saling kenal orang tuanya." Ucap Sarah yang ingin merasakan jalan jalan bareng


" Boleh sekali Sarah, nanti Abang bilang ke mami dengan rencana kamu, pasti mami dan papi senang bisa jalan jalan bersama seperti itu." Ucap Dion yang bahagia, idenya Sarah tentunya sangat membantu Dion untuk mendekati Fika


" Haduh Sarah, kamu salah memiliki ide itu, buaya buntung ini tentunya sangat bahagia mendengar rencana kamu." Batin Intan kesel, mendengar rencana nya Sarah, sahabat kecilnya tidak tahu saja jika buaya didepannya sangat menantikan momen jalan jalan seperti itu.


" Kabarin saja jika orang tua kalian mau, Tante dan om dengan senang hati bisa kenal secara langsung dengan orang tuanya Intan, Sarah, dan Beby." Ucap Gea, akhirnya bisa kenalan langsung dengan orang tua temen anak anaknya

__ADS_1


" Yah sudah om dan Tante, kita pulang dulu yah terimakasih untuk hari ini." Ucap Intan yang langsung masuk mobil duluan, malas sekali melihat Dion yang tidak ada bosannya tebar pesona.


Dilain sisi, Anggun merapihkan barang barang yang akan dibawa Tomi ke kantor besok, Anggun melihat handphone nya Tomi diatas meja, membuat Anggun penasaran dengan isi handphone Tomi


" Kamu ternyata masih kirim chat ke Gea ya, walaupun Gea sama sekali tidak membalasnya. kamu masih berusaha mencari tahu keberadaan Gea dan anak kandung kamu." Ucap Anggun, merasa sedih sekaligus kesel Karan Tomi masih memikirkan Gea, yang sudah hianati pernikahannya.


Anggun langsung masukin handphone nya Tomi ke dalam tasnya, Tomi tidak sadar jika pesannya sudah dibaca oleh Gea walaupun tidak di jawab sama sekali.


" Abang, orang lagi bicara kok seperti itu sih, Intan aduin loh ke mami dan papi kalo adiknya lagi bicara diabaikan seperti ini." Protes Intan kesel, karena Dion bener bener cuek

__ADS_1


" Habisnya kamu berisik sekali jadi perempuan, iri saja melihat Abang memberikan perhatian ke Beby, Fika, dan Sarah. sekaligus menyebalkan sekali tahu tidak sih, biarin saja sih Abang pacaran langsung tiga perempuan sekaligus." Ucap Dion dengan santainya, Dion ingin sekali menikmati masa pacaran langsung tiga perempuan.


" Gila, kalo mereka tidak saling kenal atau tidak dekat sih tidak masalah bang, ini kan mereka dekat sekali bang. masa sih tega mau pacaran sekaligus sih bang, dimana otak dan hati Abang hah?" Tanya Intan bener bener tidak habis pikir melihat Dion sama sekali tidak menyerah mau pacarin Fika, Beby, dan Sarah. sekaligus padahal jelas jelas mereka dekat sekali.


" Tidak masalah lah, pernikahan poligami saja bisa memberikan perhatian langsung kedua istrinya secara terang terangan masa masih pacaran tidak bisa sih Intan." Lanjut Dion yang semakin keterlaluan


" Silahkan saja jika nekat, Intan berani taruhan ke Abang, mereka akan menolak diselingkuhi seperti itu dan dampaknya Intan dijahui karena tidak mau ketemu dengan Abang lagi selamanya, lebih parahnya om Bowo akan marah ke Abang karena tega mempermainkan perasaan anaknya" Tegas Intan kasih tahu resikonya jika Dion semakin nekat mempermainkan perasaan Beby, Fika, dan Sarah sekaligus.


" Berarti kalo Fika dan Beby boleh? Abang akan usahakan mereka tidak main bareng lagi, kalo pun main bareng yah seperti sekarang saja tebar pesonanya" Lanjut Dion ngalah, Dion tidak ingin Bowo marah karena Dion dianggap mempermainkan perasaan Sarah

__ADS_1


" Terserah Abang lah, Intan cape marah dan melarang Abang, kalo ditolak jangan nangis dan minta bantuan ke Intan yah" Lanjut Intan dengan sengaja, sudah cape melarang Dion tapi Dion masih berusaha mendekati kedua Kaka kelasnya


" Nah begitu dong, baru Intan cantik, adiknya Abang paling perhatian." Lanjut Dion senyum bahagia, karena akhirnya Intan luluh, walaupun Sarah tidak masuk nominasi calon pacarnya, karena tidak enak jika orang tuanya sampai tahu.


__ADS_2