
Tomi minta Dion untuk tidak bawa mobil, karena Tomi ingin antar langsung Dion dan Intan ke sekolah, membuat Dion merasa bahagia karena bisa berangkat sekolah bersama Tomi, apa lagi Tomi mau ajak Fika berangkat bareng.
" Papi tidak salah mau bareng ka Fika? Nanti bikin Abang seneng lagi ke sekolah bareng ka Fika?" Tanya Intan bingung, karena Tomi tiba tiba mau ajak Fika juga.
" Papi mau tanya Fika bagaimana caranya jualan, rencana nya papi mau kamu buka butik juga seperti Fika, yah sudah jalan yuk." Ucap Tomi yang tidak ingin banyak pertanyaan dari Dion dan Intan
" Kalian hati hati dijalan yah, anak anak semangat belajarnya dan papi juga semangat kerjanya yah." Ucap Anggun, langsung kasih tas kerjanya Tomi
" Iyah sayang" Lanjut Tomi langsung mencium keningnya Anggun dan langsung masuk kedalam mobil, di susul oleh Dion dan Intan masuk kedalam mobil.
Dilain sisi, Fika cerita ke Yono dan Gea jika hari ini Dion dan Intan berangkat sekolah diantar papi nya, dan mau ajak Fika berangkat bareng, membuat Gea senyum mendengarnya karena Tomi mau ketemu dengan anak kandungnya.
__ADS_1
" Yah sudah, Fika sekarang cepatan merapihkan buku sekolahnya sebelum Dion dan Intan sampai sini, tidak enak jika papi nya Dion dan Fika nunggu Fika siap siap." Ucap Gea membantu Fika menyiapkan cemilan yang akan dibawa Fika ke sekolahnya.
" Iyah bunda, ini juga sudah selesai kok, bunda kok Fika merasa bahagia yah mau berangkat sekolah bersama Dion, Intan, dan diantar oleh papi nya Intan." Ucap Fika pakai sepatunya sambil melihat Yono dan Gea temani Fika didepan ruko.
" Itu wajar sayang, karena pertema kalinya kamu ketemu langsung dengan orang tua kandung kamu." Batin Yono, berusaha ikhlas menerima kenyataan, jika Fika harus ketemu langsung Tomi, dan waktu Fika pasti akan dibagi untuk tinggal bersama Tomi dan Anggun, begitu juga waktu Fika tinggal bersama Yono dan Gea.
" Oh yah, sudah sekarang tunggu saja mereka datang yah sayang." Ucap Yono yang bingung mau bicara apa, Yono tidak siap mendengar kenyataan jika kedua orang tuanya bercerai karena Gea selingkuh dan ditalak oleh Tomi.
Dilain sisi, Tomi sengaja minta Dion yang bawa mobilnya, Tomi minta Intan kasih tahu Instagram dagangannya Fika, tujuan nya mau tahu koleksi dagangannya Fika selama ini bersama Gea dan Yono.
" Alhamdulillah sayang, mungkin memang bakat Intan untuk jadi model, tapi untuk kerja seriusnya tidak boleh yah sayang, karena Dion dan Intan sudah papi siap kan perusahaan. mau jadi model cukup jadi model untuk jualannya Fika saja yah." Ucap Tomi yang ingin menjamin masa depan anak anaknya, setelah lulus kuliah sudah bekerja dan menjadi pemimpin perusahaan yang diwariskan oleh Tomi.
__ADS_1
" Siap papi" Lanjut Intan pasrah, karena Intan tidak ingin mengecewakan Tomi, karena selama ini Tomi sudah kerja keras menjalan kan perusahaan untuk Dion dan Intan.
" Dion akan bekerja di perusahaan papi, karena mencari pekerjaan itu tidak lah mudah, apa lagi dengan jabatan CEO lagi kan." Ucap Dion yang tidak ingin ribet melamar pekerjaan, padahal didepan mata sudah ada jabatan yang besar menantinya.
" Alhamdulillah kalo kalian mau jadi pemimpin di perusahaan yang sudah berjalan." Lanjut Tomi senyum bahagia, berharap Fika juga sama dengan Dion dan Intan mau terima perusahaan yang sudah disiapkan oleh Tomi
Mobil yang dikendarai oleh Dion akhirnya sampai di rukonya Fika, Membuat Tomi senyum bahagia melihat Fika duduk santai didepan rukonya bersama Gea dan Yono. Walaupun ada rasa kecewa tapi Tomi berusaha memaklumi keputusan Gea untuk tidak mempertemukan Fika dan Tomi selama ini, demi menghargai Yono sebagai ayah tirinya.
" Alhamdulillah yah Allah, akhirnya bisa ketemu anak kandung saya juga. Sekian lama tidak ketemu dan alhamdulilah Fika dalam keadaan sehat seperti itu." Batin Tomi bahagia, takdir Allah mempertemukan Tomi dengan anak kandungnya.
" Hayo kita turun anak anak, Didepan ruko ada Fika dan kedua orang tuanya." Ucap Tomi bahagia, akhirnya bisa ketemu langsung dengan anak kandungnya.
__ADS_1
" Oke papi" Lanjut Intan pakai tas sekolahnya Dan nyusul Tomi turun duluan, dan jalan menuju teras rukonya Fika
Dion nyusul Tomi dan Intan jalan ke teras rukonya Fika, yang sudah menunggu kedatangan Dion, Intan, dan Tomi. Untuk berangkat ke sekolah bareng. Yono dan Gea melihat Tomi jalan menuju rukonya berusaha bersikap biasa saja, tidak membahas identitasny Fika didepan Dion dan Intan. Karena waktunya belum tiba semuanya terungkap.