Saudara Kandung Ceo Terkenal

Saudara Kandung Ceo Terkenal
Terus papi ke kantor naik apa? jika mobilnya dibawa Dion?


__ADS_3

Gea minta Fika untuk salim ke Tomi begitu juga dengan Dion dan Intan salim ke Gea dan Yono, Gea sempet nunduk sebentar merarasa malu karena keegoisannya di masa lalu, membuat Tomi jauh dari anak kandungnya, Tomi minta Dion untuk bawa mobilnya ke sekolah, membuat Dion merasa aneh karena tiba tiba Tomi minta Dion bawa mobilnya.


" Terus papi ke kantor naik apa? jika mobilnya dibawa Dion?" Tanya Dion menatap Tomi dengan tatapan aneh


" Papi sih gampang naik apa saja juga bisa, sudah sana kalian berangkat kerja, sudah siang loh." Ucap Tomi memberikan kunci mobilnya ke Dion


" Baik lah, Dion bawa mobil papi kalo begitu" Lanjut Dion pasrah, Dion semakin merasa aneh melihat papi nya tidak ingin bawa mobil, dan sepertinya ada yang ingin dibahas oleh Tomi ke Gea dan Yono.


"Fika jalan duluan yah bunda, ayah, dan om." Ucap Fika ramah, melihat Tomi entah kenapa perasaannya Fika bahagia dan sekaligus sedih. tapi Fika tidak mengerti perasaan apa yang dirasakan Fika sekarang


" Yah sudah papi, om dan tante kita berangkat sekolah dulu" Ucap Intan langsung salim ke Gea, Yono, dan Tomi. diikuti Fika dan Dion juga

__ADS_1


" Hati hati dijalan anak anak" Ucap Gea melihat Dion, Fika, dan Intan. yang mulai jalan ke mobilnya Tomi


Yono yang melihat Dion, Fika, dan Intan sudah masuk mobil dan mobil perlahan jalan meninggalkan rukonya, ngajak Tomi untuk masuk kedalam ruko, Yono tutup rukonya supaya obrolan bersama Tomi tidak terganggu.


Gea minta maaf ke Tomi sudah menghianati pernikahannya dan memutuskan untuk tidak kasih tahu soal Fika sama sekali, karena Gea tidak ingin Yono sedih karena harus kehilangan anak angkatnya yang akan tinggal bersama Tomi juga, sedangkan Gea sama sekali tidak bisa memberikan keturunan sama sekali untuk Yono.


" Sekarang kan Fika sudah ketemu saya langsung, saya ingin Fika bagi waku tinggal bersama saya juga, empat hari biar lah bersama kalian dan tiga hari bersama saya dan Anggun, sebagai tanda terimakasih Yono sudah membesarkan Fika dengan baik, saya ijin kan kalian juga memberikan perhatian dan mendidik Fika karena Gea ibu kandungnya Fika" Ucap Tomi tidak ingin egois, untuk membesarkan Fika biarlah Fika memiliki dua orang tua kandung dan dua orang tua tiri


" Sudah lah sudah menjadi masa lalu kita juga, oh yah bagaimana kalo sekarang kalian ke rumah ketemu dengan Anggun dan bahas soal ulang tahunnya Fika, saya ingin konsep acaranya saya yang menentukan, sebagai hadiah saya pertama kalinya ketemu Fika sebagai ayah kandungnya, bagaimana boleh kan?" Tanya Tomi melihat Yono dan Gea, walaupun Tomi kecewa dan sakit hati, berusaha ikhlas menerima kenyataan pahiit di masa lalu, dan berdamai menerima Gea dan Yono bagian dari keluarganya demi membesarkan Fika bersama sama tanpa ada dendam sama sekali


" Tentu boleh mas, yah sudah kita siap siap dulu yah, tunggu sebentar yah mas" Ucap Gea lega, karena Tomi bisa bersikap dewasa dan melupakan masa lalunya

__ADS_1


" Silahkan" Lanjut Tomi senyum ramah melihat Yono dan Gea mau siap siap ketemu dengan Anggun


Tomi berusaha ikhlas melihat mantan istrinya bisa bahagia bersama Yono, karena Tomi juga bahagia menjalan kan rumah tangga bersama Anggun tanpa ada keributan sama sekali sampai sekarang


Dilain sisi, Dion kesel sekali karena Intan sengaja bawa mobil supaya bisa duduk disebelahnya Fika duduk didepan sedangkan Dion duduk sendirian dikursi  belakang.


" Kalian merasa aneh tidak sih, orang tua kita sepertinya saling kenal yah, baik mami waktu itu dan papi sekarang tiba tiba minta saya bawa mobil nya papi lagi untuk berangkat ke sekolah" Ucap Dion yang sudah tidak sabar menahan rasa penasarannya


" Saya juga sih merasa aneh, tapi biar lah itu urusan mereka, kita tidak usah tanya mereka juga, jika memang ada rahasia yakin kok suatu saat pasti cerita ke kita, dengan sikap aneh mereka" Ucap Fika berusaha cuek dan tidak ikut campur urusan orang tua


" Saya setuju sih, tidak sopan juga tanya tanya ke orang tua, biarlah mereka yang cerita sendiri ke kita" Ucap Intan setuju jika memang ada rahasia yang disembunyikan orang tuanya

__ADS_1


Dion ngangguk denger jawabannya Fika dan Intan yang sama, membuat Dion tidak lagi melanjutkan pertanyaannya, lebih  memilih  main hanphone dari pada masih memikirkan urusan orang tuanya


__ADS_2