
Dion membawa empat coklat, sebenarnya Dion malas sekali kasih ke Intan coklat tapi jika tidak dikasih juga, bisa menggagalkan rencana tebar pesonanya. Intan melihat Dion membawa bungkusan membuatnya curiga.
" Kalian sudah selesai?" Tanya Dion basa basi, senyum melihat Fika, Beby, dan Sarah.
" Sudah selesai dong, rasanya badan enak sekali rileksasi dan luluran lagi." Ucap Intan yang tidak terlalu suka ke salon, Intan lebih suka perawatan sendiri di rumah.
" Iyah beener enak sekali, oh yah terimakasih yah Tante untuk hari ini, kita diteraktir main timezone, makan, dan ke salon lagi.jadi merepotkan sekali." Ucap Beby yang tidak biasa merepotkan orang lain
" Sama sama, sekali kali tidak masalah kok teraktir kalian seperti ini." Ucap Gea tidak merasa direpotkan oleh temen temennya Fika sama sekali.
" Tante Gea kan sudah teraktir kalian, sekarang saya teraktir kalian dengan coklat ini, kita bisa makan bersama selama didalam mobil kan seru temen temen bagaimana?" Tanya Dion, langsung bagiin coklat yang sudah dibelinya.
__ADS_1
" Dasar buaya sejati, bisa sekali memanfaat momen seperti ini." Batin Intan, yang sudah tahu maksud Dion memberikan coklat untuk temen temennya.
" Boleh juga, apa lagi minumannya sama kan, yah sudah sekarang giliran Beby yang belikan temen temen, om dan Tante. yah" Ucap Beby yang ingin berbagi minuman untuk Dion dan temen temen lainnya
" Memang ka Beby mau beli minuman apa?" Tanya Sarah penasaran, sejujurnya Sarah sudah mulai merasa haus.
" Di restoran US, Dion temani saya untuk beli minuman yuk, biar yang lain tunggu disini saja?" Tanya Beby sengaja, ingin berduaan bersama Dion selama beli minuman.
" Boleh Beby, yah sudah temen temen, om dan Tante tunggu kita beli minuman dulu yah." Lanjut Dion berusaha santai, tidak ingin membuat suasana jadi tidak enak.
" Iyah Dion, kita tunggu disini." Ucap Fika santai, Fika berusaha tidak jatuh cinta ke Dion, karena pemberian dan perhatian yang Dion berikan. apa lagi melihat kedekatan Dion dan Beby, tentunya Fika tidak ingin merusaknya begitu saja.
__ADS_1
Dion dengan santai ngajak Beby jalan bersama, menuju restoran US, Dion merasa sudah jauh dari temen temennya gandeng tangannya Beby membuat Beby merasa bahagia karena Dion mau menggandeng tangannya.
" Sayang, semakin sering luluran seperti ini, kamu semakin cantik dan putih sayang, aku suka sekali melihatnya sayang." Goda Dion saat gandeng tangannya Beby.
" Serius sayang? Iyah aku akan lebih sering luluran sayang, supaya semakin bersih kulit aku, dan semakin cantik tentunya." Tanya Beby tidak menyangka, Dion bisa gombal juga.
" Serius sayang, yah sudah jika ke mall temani aku yah sekalian kita nongkrong bareng" Lanjut Beby bahagia, karena Dion selalu saja bisa membuat dirinya berbunga bunga karena pujiannya.
" Pasti dong sayang, ya sudah kita antri sekarang buat beli minuman untuk temen temen." Lanjut Dion mencium tangannya Beby dengan mesra
Dion dan Beby jalan masuk ke restoran US dan pesan minuman, sambil menunggu Dion selalu bisa membuat Beby berbunga bunga dan bahagia mendengar ceritanya Dion
__ADS_1