Saudara Kandung Ceo Terkenal

Saudara Kandung Ceo Terkenal
Jangan kasih saya perhatian, dan saya tidak ingin menjadi orang ketiga


__ADS_3

Fika melihat Dion datang ke rukonya,langsung kedepan, dan tidak ingin Fika dan Sarah nyusul kedepan karena Fika ingin membicarakan soal kaos yang diberikan Dion ke Fika.


" Bagaimana apa kamu suka dengan kaos yang saya berikan?" Tanya Dion senyum manis melihat Fika


" Biasa saja, jangan kasih saya perhatian dan saya tidak ingin menjadi orang ketiga diantara kamu dan Beby,


saya murid baru tidak ingin dianggap merebut pacar orang lain" Tegas Fika,Fika  juga tidak ingin dijadikan selingkuhannya Dion,


" Maaf kalo kamu merasa tidak nyaman, dan berasa seperti itu, dan saya minta maaf kalo saya memberikan kamu


perhatian" Ucap Dion lemes, Dion juga tidak bisa melepaskan Beby begitu saja, karena mana mau perempuan yang dijadikan temen tapi mesra, hampir dua tahun.


" Saya harap maaf kamu beneran,kita bisa berteman dengan baik, tanpa harus memberikan barang dalam bentuk


apapun, dan memberikan perhatian yang berlebihan, jangan mempermain kan perasaan perempuan yah" Lanjut Fika, Fika berusaha tidak marah karena Fika mencoba menghargai Dion kaka nya Intan.

__ADS_1


" Iyah Fika, terus Intan dan Sarah mana?" Tanya Dion, Dion tidak mau paksa Fika karena Fika baru kenal


dengan Dion, dan Dion tidak ingin di cap sebagai playboy  karena memberikan banyak perhatian ke banyak perempuan


" Lagi lihat lihat barang dagangan bunda saya, yah sudah silahkan masuk kedalam ruko" Lanjut Fika, senyum ramah melihat Dion


" Yah sudah kedalam yah saya, untuk melihat Sarah dan Intan yang masih betah belanja" Lanjut Dion,


walaupun sedih karena Fika sadar Dion seperti playboy memberikan pertahtian kebanyak perempuan, yang ada  di sekolah, tapi masih mau ngobrol santai bersama Fika.


" Namanya juga perempuan Dion, memang selalu seperti itu kalo sudah belanja pasti lama sekali, membuat yang


menemaninya sangat kesal karena terlalu lama nungguinnya. Ucap Fika, Karena Fika dan Gea kalo sudah belanja pasti lama sekali, membuat Yono merasa bosan menunggu terlalu lama


“ Bener sekali, huh jadi perempuan merepotkan sekali” Protes Dion kesel, melihat Intan dan Sarah masih sibuk milih barang

__ADS_1


“ Kalo bosan ngapain kesini coba?" Tanya Intan kesel, mendengar ucapan  Dion yang tidak ada remnya sama sekali, Intan masih melanjutkan memilih barang barang yang diinginkan, beda dengan Sarah yang  mau berhenti pilih barang barang yang ingin dibeli, karena tidak tega melihat Dion menunggu lama


" Nah enakan Sarah seperti ini, menghargai orang yang menunggunya" Ucap Dion dengan bangganya, sambil melihat Intan yang cemberut


" Kamu ngapain Sih Sarah, mauan saja disuruh cepet oleh bang Dion, suruh siapa dia kesini, justru ganggu kita belanja"  Protes Intan kesal, melihat Sarah yang selalu nurut apa kata Dion


" Tidak kok Intan, saya memang sudah selesai pilihnya kok, bukan karena bang Dion" Lanjut Sarah pura pura, karena Sarah tidak tega menolak permintaan Dion


Sarah langsung bayar belanjaannya ke Fika, membuat Fika langsung menghitung belanjaannya Sarah


" Terimakasih yah Sarah, karena hari ini belanja banyak sekali" Ucap Fika memberikan kantong belanjaannya Sarah


" Sama sama ka Fika" Ucap Sarah berusaha tidak komentar, karena Sarah paling tidak bisa menolak permintaan Dion


" Maaf ya ka Fika, sudah biasa bang Dion rese seperti ini" Lanjut Intan merasa tidak enak ke Fika, karena Dion rese seperti ini

__ADS_1


Intan langsung kasih barang belanjaannya ke Fika, Fika melihat Dion yang buang mukanya, membuat Fika merasa bersalah bicara seperti tadi membuat Dion marah seperti ini ke Intan dan Sarah.


__ADS_2