Saudara Kandung Ceo Terkenal

Saudara Kandung Ceo Terkenal
Anggun ingin memastikan orang tuanya Fika bener bener Gea


__ADS_3

Intan siap siap berangkat sekolah, melihat mami nya masuk kedalam kamarnya langsung menghampiri Anggun.


" Sayang, nanti pulang sekolah mami jemput yah, kamu tidak usah bareng Abang soalnya mami mau ajak belanja." Ucap Anggun, merapihkan rambutnya Intan


" Serius mami? asik jalan jalan bersama mami, sudah lama loh kita tidak jalan seperti ini mami " Ucap Intan bahagia karena Anggun tiba tiba ajak jalan


" Maaf yah sayang, mami tidak bisa kasih tahu alasan sebenernya ajak kamu jalan." Batin Anggun, ingin memastikan perempuan yang ada di ruko nya Fika adalah Gea.


" Serius sayang, yah sudah yuk sarapan sudah ditungguin Abang dan papi di meja makan." Lanjut Anggun, langsung kasih tas sekolahnya Intan, membuat Intan langsung pake tas pemberian dari Anggun.


Dilain sisi, Gea menyiap kan sarapan untuk Yono dan Fika, Gea menyiap kan bekel yang diminta oleh Fika untuk di makan di sekolahnya


" Bunda, hari ini katanya mami nya Intan mau ajak jalan jalan ke mall apa boleh?" Tanya Fika sambil menikmati masakan Gea

__ADS_1


" Boleh sayang, berarti Fika bawa baju salin yah, supaya ke mall tidak memakai baju sekolah" Ucap Gea yang ingin anaknya membiasakan diri untuk ganti baju sebelum main.


"Oke bunda, nanti Fika ambil baju gantinya." Lanjut Fika bahagia karena dibolehkan main ke mall


" Ini ayah kasih untuk Fika belanja, dihabiskan yah sayang." Ucap Yono yang selalu berusaha memberikan uang jajan untuk Fika lebih dari cukup.


" Asik dapat uang jajan tambahan, terimakasih ayah." Lanjut Fika langsung peluk Yono, karena sudah memberikan uang jajan untuk Fika cukup banyak.


Dilain sisi, Dion cemberut saat tahu Anggun ajak jalan Fika dan Sarah main ke mall, Dion sama sekali tidak mengerti kenapa Anggun sebegitu makanya untuk Dion tidak boleh ikut


" Lain kali saja kamu ikut Dion, mami lagi kepingin jalan bersama Intan, Sarah, dan Fika saja. kamu bukannya sering jalan jalan bersama Beby kan? sudah jalan bersama Beby saja, kasihan dia cinta nya masih digantung oleh kamu." Tegas Anggun sengaja, Anggun ingin memastikan orang tuanya Fika bener bener Gea, supaya Dion tidak lagi deketin Fika karena mereka saudara satu bapak.


" Kasihan deh Abang, sabar yah ditolak ikut oleh mami. hahahaha, jadi orang jangan jadi buaya jadi kan banyak hambatan untuk modus kan. hahaha" Ledek Intan ketawa puas, karena melihat Dion berusaha keras untuk ikut.

__ADS_1


" Bener kata mami, kamu fokus deketin Beby saja, jangan menduakan perasaan perempuan terus menerus Dion. itu tidak baik Dion." Lanjut Tomi baru mengerti kenapa Anggun begitu melarang Dion


" Huh, baik lah papi dan mami." Lanjut Dion pasrah walaupun kesel, Dion melirik kesal melihat Intan ketawa puas, karena Dion semakin dilarang mendekati Fika.


Dion melanjutkan sarapannya, dengan perasaan kesal, karena cuman dekati Fika yang banyak larangan dari Intan dan kedua orang tuanya.


Dilain sisi, Fika dan Beby membahas pelajaran hari ini, sambil makan cemilan yang dibawa oleh Fika.


" Alhamdulillah hari ini tidak ada ulangan yah, walaupun sudah belajar tapi tetep saja bawaannya tegang setiap mengerjakan soalnya." Ucap Beby yang kurang suka adanya ulangan harian .


" Sama sih, ulangan terkadang bikin tidak fokus saking tegang mengerjakannya yah." Ucap Fika yang sering tegang, takut salah isi soal walaupun setiap hari belajar.


" Nah itu dia, guru hari ini lagi berbaik hati ke kita. tidak memberikan ulang sama sekali sampai jam pelajaran selesai." Lanjut Beby bersyukur, karena guru hari ini sepertinya lagi kompak tidak membuat muridnya belajar ekstra karena ada ulangan harian.

__ADS_1


" Sepertinya sih Beby, tapi Alhamdulillah sebelum bel berbunyi kita sudah belajar yah." Lanjut Fika merasa lega, karena masih menyempatkan waktu untuk belajar.


Beby merasa bersyukur karena Fika lebih rajin belajar, membuat Beby merasa betah berteman dengan Fika. yang tidak pernah ngeluh karena banyak belajar.


__ADS_2