
Dion siap siap berangkat sekolah dengan perasaan sangat bahagia, karena hari ini Firdaus mengatakan cinta nya ke Intan.
" Sebentar lagi kancil menyebalkan itu punya pacar, tidak akan menjadi pengganggu rencana saya untuk deketin Fika." Ucap Dion merasa bahagia karena tidak akan lama lagi Intan punya pacar
Dion periksa buku pelajarannya sebelum berangkat ke sekolah, Dion langsung keluar dari kamarnya
Dilain sisi, Fika ngajak temen temennya masak untuk sarapan bersama, Fika merasa bersyukur karena Intan dan Sarah walaupun anak orang kaya tapi tidak gengsi untuk beberes dan masak.
" Mau masak apa ka?" Tanya Intan melihat isi kulkas
" Seafood mau tidak? semuanya sudah saya bersih kan semalam, jadi kita tinggal masak saja?" Tanya Fika yang tidak ingin kedua sahabatnya terlalu direpotkan
" Boleh juga, sekalian kita masak sayur sop yah ka, searti nya enak, beberapa seafood kita campur di sayur itu sepertinya lezat." Ucap Intan yang ingin sekali coba seafood digabung dengan sayur sop
__ADS_1
" Ide yang bagus, kita masak sekarang" Ucap Sarah yang tidak sabar mau masak pertama kalinya di rukonya Fika.
Fika mengeluarkan aneka seafood yang ada didalam kulkas, dan mulai di olah bersama Intan dan Sarah, untungnya Intan sering bantuin Anggun untuk masak membuat Intan tahu aneka bumbu untuk dicampur untuk bumbu seafood yang akan dihidangkan
Dilain sisi, Gea merasa tidak tenang, Entah kenapa Gea selalu memikirkan Fika yang ada di Jakarta.
" Astaga, perasaan apa ini, apa sebaiknya kembali ke Jakarta yah, lagian juga kasihan Fika di ruko bareng temen temennya pasti repot merapihkan ruko, melayani, dan masak untuk makan mereka." Ucap Gea, Gea langsung cari keberadaan Yono supaya diajak pulang ke Jakarta.
Gea melihat Yono membersihkan halaman rumah orang tuanya, langsung bilang keinginan Gea untuk pulang ke Jakarta.
" Tapi perasaan bunda tidak tenang sayang, pulang saja yuk ke Jakarta sayang." Ucap Gea memelas, Gea merasakan firasat tidak baik ke Fika membuat Gea ingin secapatnya pulang ke Jakarta.
" Baik baik sayang, yuk kita rapih kan barang barang kita, dan pamit ke ibu yah" Lanjut Yono pasrah, Yono tidak ingin Gea cemas dengan fikirannya sendiri.
__ADS_1
Gea senyum bahagia karena Yono akhirnya mau diajak pulang. Gea langsung jalan ke kamar untuk merapihkan barang barangnya sebelum kembali ke Jakarta.
Dilain sisi, Dion melihat adik menyebalkannya masuk ke halaman sekolah, bersama Sarah dan Fika. membuat Dion berusaha santai dan tidak kasih tahu apa yang direncakan untuk Intan.
" Tumben buaya mau menyambut kedatangan saya, ah lupa ada mangsanya." Batin Intan menatap kesel melihat kakaknya tebar pesona.
" Selamat pagi, apa kalian sudah sarapan?" Tanya Dion basa basi.
" Alhamdulillah sudah sarapan bang, Abang sendiri sudah sarapan?" Tanya Sarah senyum manis didepan Dion.
" Alhamdulillah Abang juga sudah makan, yah sudah yuk kita ke kelas bareng." Lanjut Dion berusaha tenang, tidak menunjukan kekesalannya didepan Intan.
" Tentu boleh Dion, hayo kekelas bareng" Ucap Fika berusaha santai, Fika menghindari tatapan yang diberikan Dion.
__ADS_1
Fika langsung jalan duluan, supaya tidak jalan bareng Dion karena Fika tidak mau dianggap kecentilan Deket Deket Dion.
Intan ngelus bahunya Dion karena sampai sekarang Fika terus menerus menjauh dari Dion, membuat Dion semakin menahan kesel melihat Intan ledekin Dion sambil jalan ke kelasnya