
Gea dan Yono teraktir Dion dan Intan belanja di mall, karena hari ini hari memanjakan Dion dan Intan.
" Kita ke salon saja Tante, kebetulan Intan lagi kepengen ke salon." Ucap Intan yang lagi malas belanja apapun
" Huh dasar perempuan, selalu saja ke salon. masa ajak Tante ke salon sih belanja kek" Protes Dion kesel, karena Intan tidak pernah melewatkan perawatan kulitnya
" Biarin saja Dion, namanya juga perempuan ke salon itu wajar kok. yah sudah kita temani ke salon." Ucap Yono yang tidak ingin merusak hari bahagianya Intan karena tidak jadi ke salon.
" Tante kemana pun yah setuju sayang" Ucap Gea santai, bagi Gea kemana pun tidak jadi masalah.
" Terimakasih om dan Tante." Lanjut Intan bahagia, karena keinginannya diturutin oleh Gea dan Yono.
Dilain sisi, Fika merasa heran karena Tomi dan Anggun ajak Fika belanja perabotan untuk kamar di rumahnya Tomi dan Anggun.
__ADS_1
" Perabotan kamar untuk siapa Tante dan om?" Tanya Fika heran dari tadi Anggun selalu minta pendapat Fika
' Untuk anak saudara sayang, sudah bantuin Tante pilihin tempat tidur, meja belajar, lemari baju, kulkas dan kursi satu set untuk didalam kamarnya." Ucap Anggun sengaja ajak Fika, supaya isi perabotan kamarnya Fika nanti sesuai keinginan Fika, supaya betah tinggal di rumahnya Tomi walaupun seminggu tiga kali nginap.
" Pilihan anak muda pasti lebih bagus dari pada pilihan orang dewasa ." Ucap Tomi sengaja ngajak belanja, karena kamar untuk Fika lagi dirapih kan oleh Bowo dan anak buahnya, supaya Dion dan Intan juga jangan pulang duluan diajak belanja dan jalan jalan bersama Gea dan Yono.
" Baik lah Tante dan om, Fika bantuin pilihin sesuai pendapat Fika yah." Lanjut Fika tidak mau lagi banyak tanya, takutnya Tomi dan Anggun tersinggung.
" Om dan Tante tidak salah? belikan Fika baju sepaket ini?" Tanya Fika heran melihat Tomi dan Anggun seolah memanjakan Fika
" Tidak sayang, baru dua baju sayang, pilih lah dua lagi setelah itu kita makan malam bersama yah, di rumah om." Lanjut Tomi sejujurnya sedih dengan sebutan om ke anak sendiri, tapi Tomi berusaha tenang dan sabar nunggu waktunya tepat semuanya terungkap
" Tapi Fika tidak enak om merepotkan sekali, masa belanja sebanyak ini sih." Tolak Fika berusaha sopan
__ADS_1
" Yah sudah baik lah, sekarang kita ke ruko Fika yah, kita tunggu Dion dan Intan pulang " Lanjut Anggun pasrah, sudah tidak memaksa Fika lagi untuk lanjut belanja.
Tomi setuju dengan keinginan Anggun untuk cepat pulang, tapi pulang ke rukonya Fika, karena kamarnya Fika belum selesai di renovasi
Dilain sisi, Dion tanya sebenarnya hubungannya Gea dan Yono ke orang tuanya apa?, karena sampai detik ini sikap orang tuanya semakin aneh, begitu juga dengan Gea dan Yono yang berusaha memanjakan Dion dan Intan.
" Nanti juga kamu dan Intan akan tahu kok, sekarang nikmati saja kebersamaan kita. Tante seneng kamu mencintai Fika walaupun punya temen spesial, tapi disayangkan kalian berdua tidak bisa pacaran, bukan karena ada Beby sebagai pacar kamu." Ucap Gea yang merasa tidak tega, karena melarang Dion dekat dengan Fika
" Memang alasannya apa Tante? kalo Intan larang Abang deketin ka Fika tidak tega melihat ka Beby sedih, nah kalo Tante apa melarang Abang?" Tanya Intan penasaran, karena jawaban Gea hampir sama seperti Anggun
" Kalo sudah waktunya kalian akan tahu jawabannya, pulang yuk orang tua kalian sudah ada di ruko bersama Fika" Ucap Yono yang sebenernya tidak tega terlalu lama menjaga rahasia ini, tapi semuanya harus terbongkar saat Fika dan Dion ulang tahun.
Dion dan Intan lagi lagi cuman bisa pasrah mendapat kan jawaban seperti itu, Dion dan Intan pasrah ikut pulang tanpa mendapat kan jawaban yang diinginkan terutama Dion yang semakin penasaran
__ADS_1