Saudara Kandung Ceo Terkenal

Saudara Kandung Ceo Terkenal
Anak bunda mau bawa bekel lagi?


__ADS_3

Fika merapihkan aksesoris pesanan Intan dan Sarah kedalam tasnya, Fika periksa kembali jadwal pelajaran untuk hari ini, supaya tidak ada yang ketinggalan.


" Semuanya beres deh, bahagianya Intan dan Sarah belanja sebanyak ini" Ucap Fika, langsung pakai tas sekolahnya dan keluar dari kamarnya.


Fika melihat kedua orang tuanya jalan ke dapur, langsung ikut jalan dan makan bersama, Fika melihat hasil masakanan Ggea hari ini, langsung ambil tempat makan nya.


" Anak bunda mau bawa bekel lagi?" Tanya Gea melihat Fika yang lagi pegang tempat makan


" Mau bunda, lebih enak bawa bekel bunda, dari pada ngantri pas beli makanan di sekolah, lama nunggu tapi makan nya cuman sebentar" Ucap Fika, Fika melihat ikan balado, cumi, dan sayur sop berisi daging sapi.


" Selain lama dan ramai juga, Fika bisa nabung dari uang jajan kan, jangan boros yah sayang supaya Fika punya tabungan pas mau beli barang yang mahal kan bisa beli dari uang jajan kan"Ucap Yono, Yono mengajarkan Fika untuk hidup sederhana tidak boros, walaupun lagi pegang banyak uang.

__ADS_1


" Bener sayang, soalnya nanti kalo boros Fika tidak bisa beli barang yang diinginkan, selain itu lebih membanggakan sayang kalo beli barang dari tabungan sendiri bukan yang dikasih oleh Ayah dan bunda." Ucap Gea, Gea masukin lauk masakannya kedalam tempat makan Fika.


" Iyah ayah dan bunda, Fika selalu berusaha nabung kok, soalnya kalo terlalu boros juga dompetnya kosong mana enak dilihatnya kan" Lanjut Fika, sambil pilih buah yang akan dibawa ke sekolah


" Pinternya anak ayah dan bunda, yah sudah hati hati dijalan yah sayang,belajar yang fokus yah sayang" Lanjut Gea, memberikan tempat makan ke Fika dan dimasukin kedalam tasnya Fika


Fika langsung salim ke Gea dan Yono, setelah salim Fika langsung berangkat ke sekolah, Fika pakai helm dan mengendari motornya dengan kecepatan sedang.


" Nanti pas kalian pulang sekolah, dijemput oleh supir yah anak anak" Ucap Tomi, Tomi lagi malas mengijinkan anaknya bawa mobil sendiri.


" Tapi papi, Dion ada latihan basket di sekolah, memangnya Sarah dan Intan mau tungguin Dion pulang latihan?" Tanya Dion melihat Intan

__ADS_1


" Kan bisa minta dijemput supirnya Sarah kan, ka Dion pulang telat juga terserah, lagian Intan juga mau belajar di sekolah lagi bareng ka Fika dan Sarah juga di sekolah, jadi jangan lebay deh" Ucap Intan dengan cuek, walaupun Intan sebenrnya selalu kepingin pulang bersama Dion.


" Sombong amat kamu Intan, abang juga malaes pulang bersama kamu huh" Protes Dion kesel mendengar ucapannya Intan.


" Fika siapa? kelas berapa? kok papi baru tahu kamu punya temen kaka kelas?" Tanya Tomi penasaran karena selama ini, Intan tidak pernah terlihat main selain bersama Sarah


" Kelas dua papi, temen sekelasnya bang Dion, ka Fika orangnya baik dan pinter sekali papi. bisa ajarin Intan dan Sarah padahal baru baca buku pelajaran Intan, langsung faham keren kan" Lanjut Intan puji Fika didepan Tomi


" Wah alhamdulillah sekali Intan, semoga Fika bisa jadi temen yang bisa ajak Intan ke hal hal positif yah" Lanjut Tomi penuh harap, anaknya bisa punya temen yang selalu bersikap baik dan tidak memberikan dampak negatif untuk hidupnya.


' Amin amin, Intan juga bisa memilih temen kok Papi, jangan kwatir dengan temen temennya Intan" Lanjut Inta berharap Fika bisa menjadi temen yang membawa dampak positif untuk Intan.

__ADS_1


Tomi ngajak kedua anaknya masuk kedalam mobil, Tomi perlahan melaju kan mobilnya, untuk anterin kedua anaknya, ke sekolah.


__ADS_2