
Intan membanting pintu mobil dengan kencangnya saking keselnya dengan Dion, yang tidak memikirkan orang orang yang dipermainkannya. Dion yang melihat tingkah nya Intan tentunya langsung marah.
" Bisa pelan tidak tutup pintunya? kalo rusak bagaimana?" Tanya Dion kesel, karena adiknya seenaknya
" Rusak? yah benerin saja sana, Abang saja tidak mikirin perasaan orang lain, bagaimana Intan mau mikirin perasaan abang?" Tanya Intan dengan emosi, semakin kesal dengan Dion yang tidak menyerah untuk menggoda temen temennya
" Abang aduin ke papi dan mami supaya uang jajan kamu di kurangin biar tahu rasa kamu!" Ancam Dion pura pura
" Silahkan saja, siapa juga yang takut dengan Abang." Tantang Intan sambil tolak pinggang, dan masuk kedalam rumah.
__ADS_1
Dion kesel melihat tingkahnya Intan yang seolah nantang Dion terus menerus, Dion memanggil Intan sampai masuk kedalam rumah, sama sekali tidak di pedulikan sampai Anggun keluar dari dapur melihat anaknya teriak teriakan saat masuk kedalam rumah.
" Dion, apa apaan sih kamu ini? teriak didalam rumah? ada apa sih?" Tanya Anggun kesel melihat anaknya, yang seenaknya.
" Intan itu mami, dia nutup pintu mobil keras sekali, Dion lagi negur eh dia justru masuk begitu saja kedalam rumah." Protes Dion yang ngadu kelakukan Intan barusan
" Memangnya kenapa adik kamu seperti itu? mami yakin adik kamu tidak akan seperti itu, jika kalian tidak berantem? bukannya mami bela Intan tapi mami yakin pasti kalian lagi berantem?" Tanya Wulan yang yakin, jika Intan marah pasti ada penyebabnya.
" Astaga Dion, pantasan saja adik kamu marah, melihat abangnya playboy seperti itu tentunya mami juga ikut marah dong, Mami jadi penasaran dengan namanya Fika, dia murid baru kan di kelas kamu? apa mami boleh kenal dengan Fika? penasaran yang bikin anak mami seperti ini?" Tanya Anggun yang ingin tahu, perempuan yang lagi dideketin oleh Dion
__ADS_1
" Boleh mami, oh yah orang tuanya Fika ingin sekali bisa kenal dengan orang tuanya Dion, Sarah, dan Beby. rencananya mau diajak jalan jalan, apa mami mau?" Tanya Dion yang bahagia jika mami nya bisa kenal langsung dengan ibu nya Fika.
" Boleh sayang, nanti mami ajak Tante Sonia untuk ketemu orang tuanya Beby dan Fika, kita bisa jalan jalan bersama." Lanjut Anggun yang semakin penasaran dengan orang tuanya Fika
" Iyah mami, nanti Dion kabarin enaknya ketemu kapan dan jalan jalan ke mana, jadi mami tidak masalah jika Dion deketin Beby dan Fika bersamaan?" Tanya Dion yang penasaran
" Tentu tidak boleh, hargai perasaan perempuan Dion, adik kamu perempuan bagaimana perasaan kamu jika tahu adik kamu disakiti oleh laki laki lain? apa kamu tidak marah jika tahu Intan sedih karena pacarnya tidak setia?" Tanya Anggun , yang tidak ingin Dion seperti Tomi yang hobi mempermainkan perempuan, yang akhirnya tobat karena Wulan lagi hamil.
" Yah pasti marah lah mami, tapi Dion ingin sekali punya pacar lebih dari satu mami, jika sudah komitmen untuk menikah baru setia mami." Bujuk Dion yang tidak ingin Fika dan Beby dimiliki oleh laki laki lain
__ADS_1
" Tidak boleh, mami tidak mau jika adik kamu disalah kan karena kamu mempermainkan perasaan Beby dan Fika bersamaan, kalo mau berteman boleh tapi jangan modus, dan soal jalan jalan bersama orang tua yah tidak masalah, atur saja bagaimana enak kalian kapan maunya." Tegas Anggun yang tidak ingin, anaknya dianggap jelek karena keinginannya.
Anggun langsung pergi meninggalkan Dion yang frustasi karena dilarang untuk jadi playboy, Dion dengan lemas jalan menuju kamarnya.