Saudara Kandung Ceo Terkenal

Saudara Kandung Ceo Terkenal
Maaf yah Firdaus


__ADS_3

Dion melihat Firdaus sibuk dengan bukunya di perpustakaan, Dion yang tahu hobi Firdaus baca buku dengan mudahnya Dion bisa ketemu dengan Firdaus di perpustakaan


" Kenapa tidak makan bro?" Tanya Dion yang melihat Firdaus jam istirahat dipakai untuk makan


" Tidak lapar ka, lebih baik disini baca buku sampai jam pelajaran tiba." Ucap Firdaus berusaha santai, dan tidak bilang jika Firdaus lagi patah hati karena cinta nya di tolak oleh Intan.


" Maaf yah Firdaus, saya tidak tahu jika Intan menolak cinta kamu. tapi terimakasih yah sudah ada niatan suka dengan adik saya." Lanjut Dion yang faham jika sekarang Firdaus lagi patah hati


" Iyah sama sama ka, terimakasih sudah membantu saya untuk menyatakan cinta. walaupun di tolak tapi sedikit lega karena tahu kalo Intan anggap saya tidak lebih sebagai temen biasa saja." Lanjut Firdaus berusaha ikhlas, jika cintanya tidak diterima.


" Yah sudah sekarang kamu ikut saya ke kantin, jangan tunjukkan jika kamu patah hati didepan Intan, sebagai cowok harus kuat walaupun patah hati. karena perempuan masih banyak kok, jika kalian suatu saat berjodoh pasti akan bersatu jok." Lanjut Dion merasa bersyukur orang yang mencinta Intan bukan cowok pemarah, atau usil.


Firdaus langsung merapih kan buku bukunya, dan mau ikut Dion untuk istirahat di kantin sebelum bel sekolah berbunyi.


Dilain sisi, Anggun dan Sonia masak bersama di rumahnya Sonia, Anggun yang lagi ingin sekali masak masakan Padang, membuat Sonia perintah kan ART nya untuk belanja di pasar.

__ADS_1


" Suami suami kita pasti doyan makan ini, oh yah kata Intan hari ini mereka pulang sore karena orang tuanya Fika sudah pulang dari luar kota. jadi sebelum pulang mereka diajak jalan jalan." Ucap Anggun belender bumbu, sambil melihat Sonia yang lagi cuci ayam.


" Cepet juga yah pulangnya, padahal kan baru seminggu kan. dan untungnya mereka diajak jalan jalan pasti karena anak anak bantuin jualin dagangannya oleh karena itu mau di terakhir." Lanjut Anggun merasa bersyukur karena anaknya mau diajak jualan.


" Seperti nya seperti itu sih, kapan kapan ketemu orang tuanya Fika yuk dan kita kenalan dengan mereka. masa anak anaknya Deket tapi orang tuanya tidak sama sekali." Lanjut Anggun yang penasaran dengan orang tuanya Fika, dan ingin sekali berteman dengan orang tuanya.


" Ide yang bagus, setelah anak anak pulang, baru kita ajak mereka untuk belanja di butiknya Fika dan kenalan langsung bersama orang tuanya kan." Lanjut Sonia, yang ikutan penasaran orang tuanya Fika karena sudah memberikan pengalaman baru untuk anaknya.


" Yah deh nanti kita bahas bersama mereka." Lanjut Anggun, merasa penasaran dengan orang tuanya Fika, dan ingin sekali bisa kenalan secara langsung.


" Astaga, Beby ngapain sih Deket bersama mereka, kan jadi susah romantisan bersama Beby, modusin Fika dan Sarah juga. astaga ini sih kacau apa lagi Intan akan mengganggu lagi." Batin Dion kesel, karena adiknya seperti musuh untuk mendapatkan kebahagiaan.


" Eh ada bang Dion, kita sudah selesai makan bang." Ucap Intan sengaja, Intan tahu kakanya merencanakan modus untuk ketiga temennya.


" Sayang, kamu dari mana saja sih? aku telefon dan chat. tidak direspon sama sekali?" Tanya Beby dengan sengaja

__ADS_1


" Maaf yah, aku tadi di peresputakaan, yah sudah kalian mau kembali ke kelas?" Tanya Dion berusaha santai, walaupun hatinya sakit sekali.


" Belum kok, yah sudah kita temani Abang disini bagaimana?" Tanya Sarah, berusaha untuk cemburu saat melihat Beby begitu mesra pegangin tangannya Dion ditempat umum.


" Saya setuju, lagian kan makanan kita belum habis juga, sini Intan pesanin makanan untuk Abang dan Firdaus bagaimana? supaya kalian disini saja." Tanya Intan sengaja, Intan ingin sekali kerjain Dion, biar Dion pusing melihat ketiga cewek incarannya ada didepannya. dan bingung mau modus ke siapa


" Firdaus mau ikut Intan?" Tanya Fika melihat Firdaus yang dari tadi melamun saja.


" Tidak ka, disini saja, maaf yah saya mau nasi goreng spesial saja." Ucap Firdaus yang males ikut antri


" Kalo Abang steak daging yah" lanjut Dion kesel karena Intan pasti punya ide iseng untuk dirinya.


Intan ngangguk dan faham apa saja yang diinginkan Firdaus dan Dion, Intan kalo bukan karena rencana iseng malas sekali beliin Dion makanan, Intan dengan berat hati jalan menuju stand makanan untuk membeli steak daging dan nasiol goreng.


Dion berusaha ngajak ngobrol Beby, Sarah dan Fika. Dion berusaha senyum setiap melihat ketiganya supaya dianggap ramah, padahal tebar pesona. Fika yang melihat Beby dengan cueknya bermesraan bersama Dion, semakin yakin untuk tidak merusak hubungan mereka, walaupun Dion selalu berusaha untuk modusin Fika.

__ADS_1


__ADS_2