Saudara Kandung Ceo Terkenal

Saudara Kandung Ceo Terkenal
Oh yah Intan dan Sarah, katanya bunda dan ayah, sudah sampai di ruko


__ADS_3

Tomi dan Bowo keluar dari jet pribadinya dan jalan menuju parkiran bandara, saat jalan Tomi merasa melihat Gea jalan bersama Yono di lobi bandara.


" Bro, cari siapa?" Tanya Bowo merasa heran melihat TomiĀ  yang celingak celingukan seperti mencari sesuatu.


" Saya seperti melihat Gea dan Yono jalan tadi, tapi pas saya susul kesini tidak ada mereka." Ucap Tomi merasa aneh dan heran, Tomi yakin orang yang dilihatnya tadi beneran Gea dan Yono


" Masa sih? memangnya mereka ada disini?" Tanya Bowo merasa heran, karena melihat Tomi seperti kebingungan sendiri.


" Mungkin sih, sudah lah jangan di fikirin deh, hayo lanjutin jalan pulangnya" Lanjut Tomi, Tomi sebenarnya merasa yakin tidak salah orang, tapi karena Gea dan Yono tidak ketemu, membuat Tomi rela dianggap salah lihat orang


Dilain sisi, Intan ngajak Sarah, Beby, dan Fika. makan di kantin bersama, membuat Beby merasa bahagia sekali, karena adiknya Dion yang ngajak makan bareng


" Makan kamu sedikit sekali Intan? makan yang banyak, supaya tidak sakit?" Tanya Beby berusaha peduli dengan Intan, demi menarik perhatian adiknya Dion satu satuny

__ADS_1


" Saya tidak biada makan banyak ka, oh yah bang Dion mana yah?" Tanya Intan yang kurang suka berteman dengan Intan


" Entah lah, abang kamu sepertinya lagi sibuk unuk pertandingan basket" Lanjut Beby yang tidak tahu sebenernya Dion kemana


" Oh begitu yah ka" Lanjut Intan singkat


" Oh yah Intan dan Sarah, katanya bunda dan ayah, sudah sampai di ruko." Ucap Fika setelah membalas chat dari Gea


" Loh kok cepet sekali pulangnya? perasaan katanya masih dua minggu lagi kan?" Tanya Sarah yang merasa aneh tiba tiba pulang orang tuanya Fika


" Kalian nginep di rumahnya Fika?" Tanya Beby merasa iri, karena Intan dan Sarah lebih deket dengan Fika, dari pada dirinya.


" Iyah ka, baru seminggu sih ka, soalnya orang tuanya ka Fika pergi ke luar kota, akhirnya kita deh yang temani ka Fika." Lanjut Intan cuek, Intan tidak peduli kalo Beby ada perasaan iri atau tidak.

__ADS_1


" Wah enak sekali dong, kalian bisa bebas main kalo malam hari?" Tanya Beby, karena Beby juga seperti itu jika ke dua orang tuanya pergi ke luar kota atau pun luar negeri.


" Tidak sama sekali, kita belajar masak, dan belajar bareng ka, sama sambil nonton drakor sebelum tidur ka" Lanjut Sarah yang memang tidak suka pergi malam malam jika bukan orang tuanya yang ajak pergi


" Tidak seru dong" Protes Beby yang merasa jika semakin dekat dengan Intsn tidak bisa diajak pergi malam malam


" Biarin saja ka, karena kata ayah anak perempuan tidak baik main malam malam ka." Lanjut Intan senyum sinis melihat Beby


" Yah deh" Lanjut Beby pasrah, dari pada debat yang akhirnya bikin Intan bete


" Memangnya orang tuanya ka Fika mau ajak kita kemana?" Tanya Sarah penasaran


" Entah lah, kata nya surprised temen temen"Lanjut Fika jujur, karena Fika sendiri tidak tahu orang tuanya mau ajak kemana

__ADS_1


" Oh begitu ka, bikin penasaran saja orang tuanya kaka" Lanjut Intan yang semakin penasaran mau diajak kemana sebenernya


Beby semakin merasa iri melihat kedekatan Intan dan Fika, Intan diboleh kan nginep dan sekarang mau diajak jalan jalan bareng, Beby merasa takut jika Dion sudah tidak mencintainya lagi, karena adiknya lebih deket dengan Fika.


__ADS_2