
Sarah dan Intan tidak sabar ingin melihat aksesoris pesanannya, Sarah melihat Fika memarkirkan motornya, langsung menghampiri Fika yang baru turun dari motornya.
" Kalian sudah tidak sabar yah mau lihat aksesorisnya?" Tanya Fika, Fika langsung buka tasnya, dan kasih lihat aksesoris yang dibawanya.
" Wow bagus sekali Fika, terimakasih yah, saya suka modelnya sesuai foto dan vidio yang bunda kamu buat" Ucap Intan, pegang plastik isi aksesoris yang sudah dipesannya.
" Sama sama Intan, Yah sudah kita ke kelas kalian saja yah, untuk lihat semuanya lebih santai kan, dari pada di parkiran sekolah" Lanjut Fika, Fika ngecek lagi motornya takut ada yang ketinggalan
Fika, Intan, dan Sarah. jalan bareng ke kelasnya Intan dan Sarah untuk melihat aksesoris yang sudah dibeli Intan dan Sarah.
" Kalian mau ke ruko kapan memangnya?" Tanya Fika, Fika sama sekali tidak keberatan jika ada temen temennya ada yang main ke ruko, terutama sambil belanja jualannya Gea
"Bagaimana kalo hari minggu saja? supaya lebih santai belanjanya kan, dari pada hari biasa badan sudah lelah karena hari sekolah kan?" Tanya Intan, paling suka belanja di hari minggu, saat Intan tidak lagi belajar atau mengerjakn tugas sekolah sama sekali.
" Bener sih, bener bener santai saja hari minggu, bagaimana ka Fika boleh kan kita belanjanya hari minggu saja?" Tanya Sarah, Sarah hampir sama seperti Intan yang belanja di hari minggu bukan di hari lainnya.
" Yah sudah, kalian kabarin saja kalo mau ke ruko yah, supaya saya dan bunda menyiap kan makan siang bersama kalian," Lanjut Fika, ingin sekali bisa makan siang bersama
" Ya ampun sampai masak segala lagi, yah sudah nanti kita kabarin ka Fika deh yah." Lanjut Intan merasa tidak enak, jika main ke ruko, justru membuat Fika dan ibu nya sampai masak segala
Dilain sisi, Beby dan Dion ngobrol berdua dikursinya Dion, sebenarnya Beby ingin sekali duduk bersama Dion, akan tetapi dilarang Dion dengan alasan lebih enak duduk jauhan supaya bisa saling melihat jika merasa ngantuk saat belajar.
" Sayang, besok hari kita, pertama deket loh." Ucap Beby, Beby selalu mencatat momen momen bersama Dion.
__ADS_1
" Iyah sayang, aku juga ingat kok, terimakasih yah sudah mau menjadi teman tapi mesra aku selama dua tahun ini yah, hubungan kita tanpa ada berantem sama sekali." Ucap Dion, Dion pegang tangannya Beby dengan mesra.
" Sama sama sayang, aku akan selalu berusaha jadi temen spesial kamu, yang bisa menjaga sikap dan ucapan aku, supaya kamu selalu betah didekat aku sayang" Lanjut Beby bahagia, karena selama deket dengan Dion tidak pernah membuat Dion marah sama sekali.
Dion senyum melihat Beby yang mau dijadikan teman tapi mesra, tanpa ada ikatan pacaran sama sekali, membuat Dion bisa bebas memberikan perhatian ke semua temen temen di sekolahnya.
Dion yang melihat Fika masuk kedalam kelas, minta Beby untuk kembali ke kursinya, karena Fika akan duduk dikursinya sendiri, Beby dengan terpaksa mengalah karena Dion yang minta, kalo bukan karena Dion sudah Beby minta paksa tukeran tempat duduk.
" Dari mana? kok lama sekali ke kelasnya?" Tanya Dion melihat Fika, yang mulai mengeluarkan alat tulisnya.
" Dari kelasnya Intan dan Sarah sebentar, sebelum ke sini" Ucap Fika santai, Fika mulai fokus dengan bukunya.
" Ngapain? Terimakasih yah sudah mau berteman bersama adik saya?" Tanya Dion penasaran, padahal Fika baru masuk ke sekolah tapi sudah akrab bersama Sarah dan Intan.
" Cuman tanya saja, oh yah ini ada kaos untuk kamu, semoga muat dan suka dengan kaosnya" Lanjut Dion, memberikan bungkusan yang dibawanya, dibawah meja takut Beby melihat apa yang diberikan ke Fika
" Maaf Dion, saya tidak bisa menerima barang pemberian kamu." Lanjut Fika tidak ingin ada kesalah fahaman diantara Beby dan Fika, cuman karena kaos pemberian Dion.
" Memangnya kenapa kamu tidak mau kaos ini? apa kamu tidak suka dengan kaosnya?" Tanya Dion penasaran, perasaan Dion kaos pilihannya bagus, kenapa Fika justru menolak kaos pemberiannya.
" Sekali lagi maaf, tapi saya tidak bisa menerima pemberian kamu, jangan paksa saya yah" Tegas Fika, bener bener tidak ingin ada kesalah fahaman yang akhirnya berantem dengan Beby karena kaos yang dikasih oleh Dion.
Dilain sisi, Anggun dan Sonia ke kantornya Tomi, karena ingin makan siang bersama suaminya masing masing, satpam dan karyawan dikantornya Tomi sapa kedatangannya Sonia dan Anggun.
__ADS_1
" Pak tomi sepertinya ada diruangannya bu, mau kami siap kan untuk anda selama ada di ruangannya pak Tomi?" Tanya OB yang kebetulan ada di lobi kantor
" Tidak ada, terimakasih, kalo begitu saya dan Sonia ke ruangan suami kita dulu" Ucap Anggun ramah, Anggun dan Sonia langsung masuk kedalam lift yang kebetulan terbuka
Dilain sisi, Tomi dan Bowo membahas agenda bulan ini, agenda rapat yang akan didatangi oleh Tomi dan Bowo, saat lagi asik asiknya rapat, Tomi melihat Anggun masuk kedalam ruangannya langsung merapihkan meja kerjanya.
" Sayang, makan siang bersama yuk" Ucap Anggun, Anggun sudah lama tidak ke kantornya Tomi
" Sebelum makan, tapi kasih vitamin untuk aku dulu sayang, lemes nih habis kerja." Uucap Tomi modus, mumpung Anggun ada di kantornya.
" Yah sudah, sayang kita ke ruangan aku sekarang yah, kita juga saling memberikan vitamin yah" Ucap Bowo dengan modus, Bowo ingin sekali panas panas melakukan gulet panas, setelah itu bisa makan banyak karena tenaganya terkuras habis setelah gulet panas bersama Sonia
" Dasar yah cowok cowok modus kalian" Ucap Sonia kesel, walaupun kesel tetep Sonia ingin melakukan gulet panas bersama Bowo walaupun diruangannya Bowo.
Tomi cuman terkekeh melihat Sonia dan Bowo keluar dari ruangannya, Tomi langsung ajak Anggun untuk melakukan gulet panas sebelum makan siang bersama.
Dilain sisi, Beby ajak Intan dan Sarah makan siang bersama, Beby juga ingin sekali deket dengan Intan adiknya Dion, supaya semakin mudah meresmikan hubungannya, jika sudah deket dengan Intan, pasti akan minta Dion untuk memantap kan sikap dan hubungannya.
" Tumben ka Beby mau makan bareng kita?" Tanya Sarah penasaran, karena tidak biasanya Beby mau deket dengan Intan dan Sarah
" Memangnya tidak boleh? Kalian kenapa bicara seperti itu ke saya?" Tanya Beby pura pura sedih dengan pertanyaan Sarah barusan.
" Tidak masalah kok ka, maaf yah karena ini pertama kalinya ka Beby mau gabung bersama kita," Ucap Intan merasa tidak enak, jika pertanyaan nya justru membuat Beby sakit hati dan sedih
__ADS_1
" Yah sudah, bearti saya boleh gabung bersama kalian?" Tanya Beby, Beby merasa bahagia, karena idenya berjalan dengan lacar. Beby akan semakin deket dengan Intan supaya ada banyak kesempatan bersama dengan Dion walaupun bersama Intan.