
Dion melihat Intan merapihkan barang belanjaannya, langsung
masuk kedalam kamarnya Intan, yang tahu Dion masuk kedalam kamarnya langsung
buang muka.
“ Tadi di rukonya Fika apa saja yang kamu dan Fika
obrolkan?” Tanya Dion penasaran, karena Dion ingin sekali bisa deket dengan
Fika
“ Banyak lah bang, memangnya kenapa?” Tanya Intan, karena
Dion penasaran apa saja yang diobrolakan Intan selama di rukonya Fika
“ Yah penasaran saja sih, memangnya tidak boleh? Jangan
marah lagi dong, ingat kata Sarah tidak baik marah marah terlalu lama bersama
abang sendiri?”Tanya Dion kesel, Dion sengaja mengingatkan Intan dengan
ucapannya Sarah tadi.
“ Dasar buaya kepo, sudah sana pergi, jangan cari mangsa
baru, focus saja hubungan abang bersama ka Beby kasihan status ka Beby di
gantung terus menerus dari kelas satu sampai sekarang.” Lanjut Intan kesel,
Intan tahu hubungannya Dion dan Beby cuman sebatas temen tapi mesra, Dion juga
sering memberikan perhatian ke Sarah dan sekarang Fika mau dideketin juga.
“ Kamu iri? Sampai melarang abang deket dengan Fika? Cari
sana cowok biar tahu rasanya mengagumi lawan jenis, selama masih sekolah bebas
dong kasih perhatian ke banyak laki laki kan, kalo sudah nikah baru deh tobat
wajib setia dengan satu istri” Lanjut Dion dengan bangganya.
“ Bang, abang punya adik perempuan bang, abang fikir deh
jika posisi Intan seperti ka Beby, ka Fika, dan Sarah. Jika orang yang
memberikan perhatian berlebihan ke Intan justru memberikan perhatian yang sama
ke perempuan lain. Apa abang tidak marah dan menganggap jika Intan di permain
kan?” Tanya Intan bener bener kesel, karena Dion sama sekali tidak mau berubah
dan berusaha setia.
“ Ya pasti lah marah, enak saja adik abang yang cantic ini
dipermainkan begitu saja, tapi kan beda Intan perempuan dan laki laki, mau
punya pacar banyak itu wajar kok, selama belum menikah kan, sekarang diam saja
dan bantuin abang supaya semakin deket bersama Fika yah.” Lanjut Dion cuek,
Dion sama sekali tidak memikirkan perasaan perempuan perempuan yang cintanya
dibagi oleh Dion seenaknya.
“ Ogah, sana usaha sendiri, jangan bawa bawa Intan yah,
abang sama sekali tidak memikirkan perasaan Sarah ke abang selama ini, Sarah
nyaman dan bahagia karena abang selalu memberikan perhatian ke Sarah, Intan
tidak bisa membayangkan perasaan Sarah hancur saat tahu kalo abang tidak bisa
__ADS_1
setia.” Lanjut Intan bener bener kesel, karena Dion tidak memikirkan dampak
atas sikapnya selama ini yang keterlaluan.
Dion sama sekali bingung harus menjawab apa, Dion lebih
memilih pergi begitu saja dari pada ribut bersama Intan, bisa bisa keributan
yang akan kederan kedua orang tuanya, bisa bisa Dion dimarahi dan dilarang jadi
playboy.
Dilain sisi, Sarah begitu bahagia karena mendapatkan kaos
dari Dion, Sarah foto kaosnya dan dikirim ke Dion, sebagai ucapan terimakasih
atas pemberiannya Dion.
“ Abang, terimakasih kaosnya, bagus dan muat ke Sarah, Sarah
suka kaosnya” Ucap Sarah sambil mengirim
kan chat ke Dion dan mengirim kan foto ke Dion
“ Sama sama Sarah, abang merasa lega karena kaosnya muat,
abang juga merasa bahagia sekali karena Sarah mau terima pemberian abang.” Ucap
Dion disebrang sana, Sarah membaca chat dari Dion membuat Sarah merasa bahagia
sekali karena sering ngobrol bersama Dion melalui chat dan terkadang telefonan.
********************************************$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$$*******************
Anggun mengajak kedua anaknya untuk jalan jalan ke kebun
binatang, saat liburan sekolah nanti. Membuat Intan sengaja kerjain Dion karena
sikap dan ucapan Dion yang seenaknya.
paling lucu” Ucap Intan, sengaja melirik Dion
“ Ngapain bilang buaya nya melirik abang?” Tanya Dion kesal,
karena masih pagi Intan sudah ngajak berantem
“ Perasaan abang saja kali, orang Intan lagi ngobrol bersama
mami kok.” Lanjut Intan sengaja, Intan semakin membuat Dion kesal.
“ Sudah masih pagi sudah berantem saja, hari minggu kita
tetep ke kebun binatang, soalnya mami dan papi mau naik kuda keliling kebun
binatang sepertinya seru.” Ucap Tomi yang ingin menikmati pemandangan yang ada
di kebun binatang dengan berkuda berdua bersama Anggun.
“ Intan ajak Sarah juga yah, mami soalnya mau ajak tante
Sonia dan om Bowo juga soalnya kan kita sudah lama tidak jalan jalan bersama
kan” Lanjut Anggun, yang ingin menikmati waktu liburan bersama keluarganya
Bowo.
“ Nanti Dion saja mami, yang bilang langsung ke Sarah, apa
lagi kita kan bakal ketemu lagi kan jalan bareng ke sekolah.” Lanjut Dion
merasa bahagia, karena Sarah satu sekolah dan satu kelas bersama Intan, membuat
Dion bahagia bisa lebih sering memberikan perhatian ke Sarah langsung.
__ADS_1
“ Modusnya buaya banyak sekali, untuk deketin mangsanya.”
Bisik Intan melirik Dion
“ Iri yah, kasian masih jomblo” Bisik Dion dengan sengaja
saking keselnya ke Intan, karena semakin sering ledekin Dion
“ Lebih baik jomblo dari pada, mempermainkan banyak hati”
Sindir Intan membuat Dion diam, tanpa bisa memberikan jawabannya.
Dion akhirnya diam saja, menikmati sarapannya, dari pada
ladenin Intan yang semakin keterlaluan ledekin Dion hari ini. Dion untuk hari ini
sudah janjian bersama Beby untuk berangkat ke sekolah bareng, membuat Intan
diantar oleh Tomi ke sekolah.
“ Bagus lah, Intan di antar papi, dari pada bareng abang,
merusak mata sekali.” Ledek Intan langsung masuk kedalam mobil
“ Sudah jangan marah ke adik kamu, walaupun Intan iseng tapi
tetep harus kamu sayangi, perhatiin, dan lindungi yah. Karena kamu kaka satu
satunya Intan.” Ucap Tomi, tahu sebenernya Dion semakin kesel dengan Intan yang
bercandanya semakin keterlaluan
“ Iyah papi, Dion tahu itu kok.” Ucap Dion berusaha sabar, karena Dion masih menghargai orang
tuanya untuk tetep menyayangi Intan.
Dilain sisi, Beby merasa bahagia sekali, karena Dion mau
jemput Beby dan berangkat ke sekolah bareng. Membuat Beby tungguin Dion didepan
gerbang rumahnya
“ Sudah lama sekali, Dion tidak seperti ini, harus
penampilan yang menarik, supaya Dion semakin betah bersama saya.” Ucap Beby,
lihat di kaca wajahnya, melihat makeupnya ketebalan atau tidak.
Dua puluh menit kemudian, mobilnya Dion sampai di rumahnya
Beby, membuat Dion keluar dari mobil dan jalan menuju beby berdiri.
“ Pagi sayang, maaf telat yah sayang, soalnya macet dijalan”
Ucap Dion pegang tangannya Beby.
“ Tidak masalah sayang, yang penting kamu sudah sampai saja,
aku sudah bahagia sekali sayang. Jangan ngebut bawa mobilnya yah” Uucap Beby
lemah lembut
“ Iyah sayang, aku masih sayang nyawa aku sayang, supaya
setiap hari kita bisa ketemu kan, aku tidak akan seenaknya bawa mobil sayang.”
Lanjut Dion langsung mencium tangannya Beby dengan mesra
Dion tahu bagaimana caranya memperlakukan perempuan,
perlakuan Dion bener bener membuat Beby bahagia sekali, karena Dion mencium
kedua tangannya. Dion mengajak Beby masuk kedalam mobil, dan langsung pergi ke
__ADS_1
sekolah bersama.