Scandal Sang DUTA (Duda Tampan)

Scandal Sang DUTA (Duda Tampan)
Alika


__ADS_3

...~Happy Reading~...


"Bagaimana keadaan istriku?" tanya Raihan yang langsung bangkit dan menghampiri dokter.


"Akibat benturan membuat kandungan nya sedikit bermasalah. Tapi alhamdulillah masih bisa di pertahankan. Sekarang keadaan nya sudah membaik, tapi tolong jaga kewarasan nya, jangan buat dia terlalu banyak pikiran. Karena sekarang, kandungan nya benar benar sangat lemah," ujar Dokter yang langsung membuat Raihan mematung dan diam.


"P—pendarahan? Kandungan? Dan hamil?" gumam Raihan berulang kali mengerjakan mata nya tak percaya.


"Kok bisa?" tanya Raihan sekali lagi membuat dokter langsung mengerutkan dahi nya.


"Maaf, maksud anda bagaimana?" tanya dokter itu terlihat bingung.


Pasalnya, baru kali ini dirinya menemui seorang suami yang nampak terkejut dan seolah tak percaya bahwa istrinya tengah hamil.


"Tidak, lupakan saja. Apakah saya bisa menemui istri saya sekarang?" jawab Raihan yang langsung di balas anggukan kepala oleh dokter.

__ADS_1


Raihan segera masuk ke dalam untuk menemui Zefanya. Sedangkan Erick, ia juga sama terkejut nya dengan Raihan.


'Seperti dugaan ku, tapi kenapa begitu cepat?' gumam Erick dalam hatinya.


Ia tidak percaya bahwa Zefa bisa hamil secepat itu. Erick berfikir benarkah Raihan baru melakukan itu hanya sekali saat pertama mereka bertemu, atau mereka sudah melakukan hal itu lagi sehingga bayi itu bisa tumbuh cepat di rahim Zefa?


Sementara itu, di ruangan yang berbeda. Setelah mendapatkan suntikan penenang dari dokter Aris, kini Alika sudah semakin tenang dan rasa sakit nya berangsur hilang. Begitupun juga dengan kesadaran nya yang juga perlahan mulai redup.


"Aris, sebenarnya apa yang terjadi pada Alika? Kenapa dia bisa ada disini? Dan kenapa kau tidak memberitahu ku!" tanya mama Zarra yang ternyata sudah mengenal dokter Aris, ia begitu kecewa lantaran Aris tidak memberitahu kepadanya.


"Maaf Dok, saya tidak tahu jika ternyata pasien ini orang yang selama ini dokter cari. Anda hanya tidak pernah menyebutkan nama apalagi memperlihatkan foto. Anda hanya menyebut bahwa sedang mencari mantan menantu Anda. Jadi saya tidak tahu!" jawab Aris sedikit berbohong.


Lagipula, Aris juga lebih dekat kenal dengan Alika di banding dokter Zarra.


Aris, Erick dan Alika sudah dekat sangat lama. Tepatnya saat pertama kali Alika mendapatkan vonis penyakit mematikan itu.

__ADS_1


Dulu, Alika sempat hamil anak dari Raihan. Namun dirinya keguguran tanpa sepengetahuan Raihan dan mama Zarra. Sejak saat itu, Alika mulai menjauhi Raihan agar tidak ketahuan.


Karena Alika terus di tuntut hamil oleh mama Zarra, akhirnya Alika memutuskan untuk bercerai. Setelah bercerai, Alika segera melakukan operasi yang mengharuskan rahim nya di angkat.


Alika sempat di nyatakan sembuh oleh dokter, namun itu hanya beberapa saat saja. Nyatanya kanker itu kembali menyerang tubuh nya, hingga kini membuat nya harus kembali kritis di rumah sakit.


Alika terus berjuang sendiri di rumah sakit selama berbulan bulan. Bahkan, saat orang tuanya meninggal pun, ia tidak bisa hadir karena kondisinya yang sangat lemah.


Tidak ada yang tahu keberadaan Alika, kecuali dokter Aris dan juga Erick. Hingga beberapa saat yang lalu, Alika di pertemukan dengan Zefa yang notabene adalah istri dari mantan suami nya.


"Sayang, cepat lah sembuh, ada banyak hal yang harus kamu jelaskan sama Mama, hiks hiks," gumam mama Zarra pelan sambil menggenggam tangan Alika.


"Maaf Dok, kalau begitu saya permisi, karena masih ada pasien lain yang harus saya tangani," ucap Aris yang memilih untuk pergi.


"Pergilah!" balas mama Zarra tanpa menatap kepada Aris.

__ADS_1


Rasanya ia masih kecewa karena terlambat mengetahui keberadaan Alika. Andai sejak dulu ia menemukan Alika, tentu Raihan tidak akan mabuk ma bukan yang berakhir dengan skandal bersama Zefanya.


...~To be continue... ...


__ADS_2