
...~Happy Reading~...
“Mas, kok aku hamil?” tanya Zefa dengan tatapan wajah polos nya menatap ke arah raihan.
Sejak tadi, raihan masih bertanya tanya, mengapa Zefa bisa hamil, ia belum menemukan jawaban apapun. Mengapa kini justru wanita itu malah kembali memberikan nya pertanyaan seperti itu, jerit Raihan frustasi.
“Bukankah waktu itu mas bilang, kalau aku tidak akan hamil? Lalu ini kenapa—“
“Apakah kamu pernah melakukan itu dengan laki laki lain?” tanya Raihan langsung memotong pertanyaan dari Zefa.
Deg!
Seketika itu juga, Zefa langsung terdiam. Air matanya menetes dengan tanpa permisi, membasahi pipi nya. Entah mengapa, mendengar pertanyaan seperti itu dari Raihan, membuat hatinya terasa sakit. Walau sebenarnya, pertanyaan itu terdengar wajar.
“A—aku ... “ Zefa memejamkan matanya, tangan nya mencengkram erat selimut yang menutup sebagian badan nya.
“Katakan Zef, apakah kamu sudah pernah melakukan itu dengan laki laki lain? Jujurlah, aku tidak keberatan sama sekali, dan kita—“
“Apakah benar, aku serendah itu Mas?” tanya Zefa dengan suara yang semakin bergetar, ia kembali mendongak untuk menatap wajah suami nya, “Tidak cukup kah, mama kamu saja yang menilai aku murahan? Apakah—hiks hiks, apakah kamu juga berfikir bahwa aku—“
Zefa semakin tak kuasa menahan isak tangis nya, ia langsung menutup wajah dengan kedua telapak tangan nya. Hatinya kian terasa sesak, dengan tubuh yang bergetar karena menangis.
“Zefa, bukan seperti itu maksud ku, aku—“
__ADS_1
“Aku hanya melakukan itu sekali dengan mu Mas. Dan kamu tau jelas, bahwa saat itu aku masih perawan. Kamu harusnya ingat bukan?” tanya Zefa semakin terisak.
Memang benar, bahwa ia masih mengingat tentang malam panas nya dengan Zefa dulu. Dan ia juga masih ingat jelas bagaimana ia menerobos masuk ke dalam ruang kehangatan milik Zefa, Bahkan ia masih begitu ingat jelas bagaimana rasa sempit dan hangat nya di dalam sana.
Dan ia juga tdak lupa, dengan noda darah yang menghiasi sprei putih beserta selimut nya kala itu.
Namun, bagaimana bisa usia kandungan Zefa sudah memasuki usia sebelas minggu. Sedangkan, jika di hitung, dari ia mengenal dan menikah dengan Zefa saja baru mau memasuki sepuluh minggu bahkan kurang.
“Apakah kamu yakin, Erick atau Galen tidak menyentuh mu?” tanya Raihan lagi yang amsih sedikit kurang yakin.
Bagaimana dirinya bisa yakin, bahwa benar ia yang menghamili Zefa. Sedangkan dirinya di nyatakan mandul oleh dokter.
“Kamu tidak melakukan itu dengan Willy kan?” imbuh Raihan yang semakin ngawur, mengingat bahwa selama ini istrinya begitu dekat dengan Adik nya, yakni Willy.
Bug!
“Kalau memang kamu tidak mau mengakui anak ini, baiklah. Anggap saja aku benar berselingkuh, anggap saja bahwa aku emang benar wanita murahan, pelacuur dan jalangg! Jadi, tolong pergi dari sini! Tinggalkan aku, tinggalkan perempuan murahan ini, pergiii!” jerit Zefa terus melemparkan semua benda yang ada di sekitar nya kepada Raihan.
“Zef, bukan begit maksud ku, aku hanya—“
“Hanya apa? Hanya apa Mas? Tidak cukup kah mama kamu yang menghina ku? Tidak cukup kah dia merusak mental ku dan menghancurkan harga diriku? Haruskah kamu juga ikut? Pergi Mas, aku mohon pergi—“ ucap Zefa namun langsung terhenti saat tiba tiba ia merasa pandangan nya kembali berkunang kunang dengan kepala yang berdenyut nyeri hebat.
Brukk!
__ADS_1
Zefa tak sadarkan diri, tubuh nya langsung ambruk dan hampir saja terjatuh dari atas brankar jika saja Raihan tak sigap menangkap tubuh itu.
“Zefa ... Zef, bangun Zef. Aku kohon bangunlah, Zefa! Zefa!” Merasa tak mendapatkan respon, akhirnya Raihan kembali menekan tombol darurat dan memanggil dokter.
Sungguh, kini ia merasa jantung nya bekerja sepuluh kali lipat. Begtu cepat berdetak dengan hati yang juga tidak karuan rasanya. Entah mengapa, kata kata yang Zefa ucapkan seolah terus terngiang di kepala nya, membuat nya ikut merasakan sesak luar biasa di dada nya.
‘Maafkan aku Zefa, maafkan aku.’ Gumam Raihan dalam hatinya saat sudah di persilahkan keluar oleh dokter, karena keadaan Zefa kembali memburuk, karena nya.
...~To be continue ......
...🍁...
...🍁...
...🍁...
...Sambil nunggu, kamar ini update. Boleh yuk, mampir dan bantu ramaikan kamar baru Mommy....
...Di jamin gak kalah seru, dan pasti akan banyak kejutan berbeda di sana, yuk mampir yuk.....
...Cuss langsung klik profil Mommy, hanya di Noveltoon / Mangatoon 😍😍...
__ADS_1