
setelah kejadian itu Fadil dan nifa tidak terlalu banyak bicara seperti dulu mereka lebih memilih diam saat bertemu atau berkumpul dengan yang lain, seperti hari ini ke-enam sahabat itu berkumpul di sebuah cafe yang dekat dengan sekolah nya karena ujian nasional tahun ini berakhir
"akhirnyaaaaaa beres juga hufffff"dengus Ami sembari duduk di bangku cafe tersebut
"iya nihhhhh lelah rasanya belajar terus belajar"sahut Andre yang duduk disebelah kanan fadil
"jadi gimana jadi kita sekolah di SMA NUSA BANGSA itu?"tanya nifa
"jadiin dong ayooooo"rajuk nifa sembari wajah memelas
"ayoooo ayoooo aja aku mah(owalahhh sunda wkwkwk)"sahut Andre
"deal yah??"tanya ku memastikan
"deal ucap mereka serempak?
mereka melihat lihat menu makanan dan kemudian memesan makanan sesuai dengan pesanannya masing masing,Fadil dan Karin hanya diam di saat yang lain bercanda riang
"heyyyy Karin kamu kenapa sihhhhh diem Mulu sariawan kamu?"tanya nifa sembari melirik ke arah Karin yang tengah memandangi minumannya
"eh apa apa ngga kok ngga aku ga apa apa Hhho"jawab Karin berbata bata
"ayo lah bro sebentar lagi kita beranjak menjadi orang dewasa dan kita udh bersahabat sejak lama kalian kalau ada masalah ngomong dongggg!"celoteh Andre
"dah lah Fadil kamu jangan sedih terus dan memikirkan semuanya .... anggap saja kejadian kemaren ga pernah terulang...emang kalian mau persahabatan kita retak cuman gara gara masalah cinta hellloooo ayo dong myy friends "sambung kembali Andre
"iya kalian Jan ngini dong ... ayoooo maafan aku ga mau liat kalian gini .... ayoooo soal cinta Allah dah ngatur dan kalian pasti dapet jodoh masing-masing kok yakin lah"sahut ku
"iya nih ga rame dong kaya gini terus"ucap nifa sambil menunjukkan wajah sedihnya
"i-iya maafin aku yah aku udh egois selama ini udh memikirkan kamu yang ngga ngga juga Rin maafin aku kalau selama ini aku selalu bikin kalian repot...maafin aku juga ga Fadil karena aku ga bisa buat membuka hati untuk kamu...maaf banget kamu terlalu baik dan tulus buat aku dan aku yakin suatu hari bakalan ada seorang cewe yang benar-benar menyukai kamu yang bakalan menjadi penyemangat kamu setiap harinya jadi sekali lagi maafin aku"ucap maaf dari Karin
"iya guys maafin aku juga kalau selama ini aku bersikap kaya gini aku hanya ingin menenangkan diri ku saja ... Karin aku udah maafin kamu kok...aamiin terimakasih dan semoga kamu bisa lebih dekat sama Bima aku bakalan dukung kamu sama bima"sahut Fadil jelas
"ahhhhh aku terhuraaa dehhhh jadi ga mau jauh jauh dari kalian"ucap lebay nifa
__ADS_1
"lebay banget lu"ketus Andre
"hahaha nah gitu dong jadi kan rame"sahut ku sembari ketawa
"nahhhhh gitu dong eh eh bay the way kalian bakalan masuk jurusan apa nih?"tanya Andre
"kayanya aku sama nifa bakalan masuk IPA deh nantinya pas kuliah bisa masuk jurusan kedokteran yah kan nif"sahut Erin
"nah iya... kalau kalian?"tanya balik nifa
"kalau aku mau masuk IPS jadi pas nanti kuliah aku jurusan perguruan dan jadi guru deh itu kan impian ku kan dan kamu Karin? "jelas ami
"emmm aku mau masuk ke IPS juga tapi ngambilnya perekonomian nah jadi aku bakalan bisa kerja di kantoran dan nerusin perusahaan papa nantinya"sahut Karin
"nah kalau aku bakalan masuk ke karuna kan nanti bakalan jadi polisi owalahhh itu kan impian akuuuu"ucap Andre
"kayanya aku mau ke IPA deh soalnya aku bakalan jadi dokter spesialis dalam"jelas Fadil
"walahhhh kamu bakalan samaaan dengan nifa dan Erin dong"kata amii sembari bersorak
"walahhhh aamiin semoga apa yang kalian impikan terkabul kan"ucap Erin
"assalamualaikum Hay"tegur Bima
"waalaikumsallam"jawab ku dengan yang lain
"kamu di sini juga Bim? ngapain?"tanya Ami
"iya aku sedang membelikan sebuah pizza untuk ibu ku jadi aku ke sini deh...lah kaliam sedang apa di sini?"jelas bima
"kita sedang kumpul kumpul aja di sini...kamu gabung dulu aja sembari menunggu pesanan mu datang"ajak ku
"oke baik lah terimakasih"ucap Bima yang hendak duduk namun tertahan oleh perkataan Fadil
"sebaiknya kamu di sini aja"usul Fadil sembari menunjuk kursi di sebelah Karin
__ADS_1
"emmm baik lah"ucap nya dan ia pun duduk disebelah Karin yang membuat Karin salah tingkah
setelah berbincang bincang tak terasa waktu sudah sore dan mereka pun bersiap untuk pulang...Erin ingin merencanakan sesuatu untuk sahabat nya itu...ia ingin Karin pulang bersama dengan Bima
"ehhhh aku duluan yah Ami dan nifa ikut bersama ku soalnya kan aku satu arah sama dia lagian mama ku udh menunggu ku dari tadi"sahut Erin tiba tiba sembari beranjak berdiri
"lah aku gimana Rin kan aku ga di jemput oleh supir ku dan baterai handphone ku juga mati...dan ga mungkin aku numpang sama Andre dan Fadil rumah mereka kan jauh dari
rumah ku"ucapnya kebingungan yang membuat Erin menahan tawanya
"gimana kalau Lo Bima yang nganterin Karin lagian rumah kalian kan searah jadi apa salahnya"celetuk Andre membuat Karin dan bima nampak bengong
"iya tuh Bim anterin yah"ucap ku
"ngga usah deh aku naik o---"
"yah aku anterin Karin yah udh kita duluan yu"ucap Bima yang memotong ucapan Karin
"ah apa i-iya ayo...aku duluan yah assalamualaikum"sahut Karin sembari mengikuti Bima dari belakang
"yesssss hahahaha"teriak mereka karena rencana nya berhasil
dia tengah perjalanan Karin dan bima mereka hanya diam dan membisu karena Karin merasa sangat gugup karena baru pertama kali ia sedekat ini dengan Bima yang duduk di samping nya itu
"kamu mau sekolah di mana dan mengambil jurusan apa?"tanya bima membuat Karin tersentak kaget
"em-itu a-aku mau sekolah di SMA NUSA BANGSA dan jurusan IPS yang ngambil perekonomian biar biasa nerusin perusahaan papa ku..kalau kamu?"jelas Karin
"Wahhhh sama dong aku juga sekolah di situ dan mengambil jurusan yang sama "seru bima membuat Karin terlihat senang
'wahhhh senangnya kalo jodoh ga akan kemana iya gak hahah'sorak batin Karin
"hahaha sama ...eh pak berhenti di depan situ aja"ujarnya sembari memperintahkan supir buat berhenti di depan gerbang rumah nya
"iya non"
__ADS_1
"eh bim aku duluan yah makasih atas tumpangannya dan assalamualaikum"ucap Karin sembari membuka pintu mobil
"iya waaikumsallam selamat beristirahat"sahutnya membuat pipi Karin merah merona