
Brukkkk!
hampir aja Erin jatoh namun bahunya di tahan oleh sosok pria tinggi yang mengenakan jas berwarna biru
"maaf saya tak sengaja"sahut seorang pria tersebut namun Erin masih sibuk Merapi kan bajunya itu
"iya ga apa ap--- Kak Bramm"sahut Erin yang senang bertemu dengan bram
______________________________________________
Bram Zahir Handaru
iya adalah Kaka sepupu Erin, yang memiliki tubuh tinggi,ganteng,putih,dan memiliki sikap yang sangat sangat dingin seperti batu es banyak cewe yang lari lari ngejar nya namun hatinya itu tak semudah itu luluh,dia juga sangat sayang sama Erin karena ia sangat ingin memiliki seorang adik perempuan maka dari itu saat Erin kecil dia selalu mengajak Erin untuk bermain bahkan melindungi nya namun
"ERINAAA"sahut Bram sedikit teriak dan memeluk Erin kesayangan nya itu
"hwuaaaa aku kangen banget"teriak Erin yang melepaskan pelukannya itu
"berisik ishh,kamu ngambil jurusan apa?"tanya Bram
"IPA kak kan aku mau jadi seorang dokter"jelas Erin
"haaa dokter hahaha kamu aja takut di suntik apa lagi jadi dokter hahaha"tawa Bram pecah
dan membuat semua orang yang berada di sekitar mereka melirik kearahnya dan merasa heran karena Bram yang jarang ngomong dan senyum pun jarang ini tertawa lepas
"ishhhh kakak stttt berisik liat tuh banyak yang liat"sahut Erin sambil membekap mulut Bram
"ihhh apa apaan sihhhhh bodo amat lah lagian kamu adik aku ini"Bram santai
"oke baik lah aku pergi dulu bye"pamit Erin
"iyya bye"ucap bram
Nisa dan Erin pergi menunju kantin untuk menghampiri para teman temannya yang sedang berbincang bincang dan mengemil beberapa makanan
"heyyyy"sapa erinn
"heyyy eri---"sahut Ami terpotong karena melihat Nisa di samping
"siapa dia Rin"tanya nifa
"ahhh iya lupa kenalkan dia Naisa Salwa Az-Zahra panggil aja nisa oke"jelas Erin yang langsung duduk di samping Ami
"ohhh salam kenal aku Hanifah panggil aja nifa"sahut nifa
"aku Ami"
"aku Karin"
"yah udah sekarang kita sahabat yahh"ucap ku yang menggambil kentang goreng milik nifa
"ehhh loo ini yang akuu ishhhh main ngambil aja"gerutu nifa
__ADS_1
"hhhe maap"sahut Erin
mereka ngobrol-ngobrol cukup lama namun Erin baru sadar bahwa terasa ada yang kurang,,iya melirik ke berbagai tempat namun tak di temukan juga seseorang yang ia cari
"Fadil dan Andre lagi ke toilet"ucap nifa peka
"emmmm oke"ucap ku
namun tak cukup berapa lama seseorang yang ia cari datang juga namun ia terlihat lebih murung dan cuek,Fadil dan Andre mengahampiri menghampiri kami
"heyyy guy--"ucapan Andre terpotong oleh Fadil
"gw balik ke kelas dulu"sahut Fadil yang langsung pergi tanpa menunggu jawaban dari mereka,semua orang merasa heran akan sikap Fadil yang seperti itu
"kenapa dia?."tanya Ami
"emmmm dia tuh melihat Erin pelukan sama cowok"ceplos Andre yang membuat semua orang membulatkan mata,Andre menceritakan semuanya kepada para sahabat nya
flashback
Brukkk!!
"dilll liat itu bukan nya Erin kan whattttt dia melukkk cowo brooo"ucap Andre yang membuat langkah Fadil terhenti
"ERINAAA"sahut Bram sedikit teriak dan memeluk Erin kesayangan nya itu
"hwuaaaa aku kangen banget"teriak Erin yang melepaskan pelukannya itu
"berisik ishh,kamu ngambil jurusan apa?"tanya Bram
"IPA kak kan aku mau jadi seorang dokter"jelas Erin
"sabar broo pasti Erin kasih kejelasan ke Lo kok dan pasti dia bukan siapa siapanya"ucap Andre
"...."Fadil masih diam seribu bahasa
"Lo cemburu?"tanya Andre namun Fadil langsung pergi dari tempat itu dan menghiraukan Fadil
"ehhhh loo pe'akk gw di tinggal sendiri"teriak Andre yang langsung menyusul Fadil
"erinnnn aku kenapa?ada apa denganmu dan ada hubungan apa kamu dengannya?ntah lah rasanya aku ingin marah namunnn ahkkkk erinnn kau membuat ku bingung"batin Fadil
FlashOn
"APAAAAAA"serentak mereka
"erinn"sahut Ami
"oke oke gw jelasin jadi dia tuh Kaka sepupu gw dia tuh anak dari om Deven jadi awalnya dia tuh sekolah di Singapur namun karena om Deven pindah ke Indonesia jadi dia sekolah di sini gitu dan lagian aku sudah lama tak bertemu dengan nya yahhh jadi kita melepas Rindu aja"jelas erin yang langsung di angguki oleh semuanya
"ahhh pasti Fadil salah paham nih"sahut Andre
"iya tuhh kamu harus jelasin"sahut nifa
__ADS_1
"benar rinn kamu harus jelasin dia pasti cemburu"sahut Ami
"ahh cemburu hahaha masa sih orang dia ga ada perasaan sama gw"ucap Erin
"ishhhh pokoknya kamu harus jelasin dahh"sahut Karin
"ihhhhh iya iya para sahabat ku yang bawell"jawab Erin karena malas mendengar kan ocehan teman temannya itu
"ehhh siapa dia cantik"puji Andre melihat Nisa
"dia sahabat baru kita namanya Naisa Salwa Az-Zahra panggil aja nisa "ucap Ami
"ohhh salam kenal Andre"ucap Andre
*
*
Di sisi lain seorang cowok masuk kelas dengan perasaan yang bertanya tanya ia duduk di bangkunya dan memasangkan headset di telinga nya dan mendengarkan lagu.
bel istirahat berbunyi semua siswa masuk ke kelas termasuk Erin dan yang lain Erin melihat Fadil yang tengah asik mendengarkan musik dan memainkan handphone nya itu,Erin menghampiri fadil
"fadiilll aku ingin menj---"
"oke sekarang kalian boleh pulang karena besok kalian ospek jadi siapkan semua perlengkapan kalian untuk esok oke ... jangan lupa segalanya Terimakasih untuk hari ini Assalamualaikum"ucap Kak bunga memotong omongan Erin dan membuat Fadil langsung berdiri meninggalkan Erin
"Fadill tunggu heyyy"teriak Erin namun di hiraukan oleh Fadil
Erin terus mengejar Fadil tanpa lelah,hingga tanpa sadar ia telah sampai di parkiran dan teman teman nya sudah menunggu mereka
"fadill tunggu pelase dengerin penjelasan gw dulu"teriak Erin putus asa
"oke oke Lo ga mau dengerin penjelasan gw tapi asal Lo tau dia tuh bukan siapa-siapa gw dan Lo tau siapa dia? dia it--"sahut Erin terpotong karena Fadil membalikan badannya dan menghadap ke Erin
"pacar Lo"sahut Fadil datar
"kenapa sih lo?marah banget anehh?kenapa?"ucap Erin sambil memandang Fadil yang ada didepannya
"bukan urusan Lo"ucap Fadil yang langsung pergi
"suatu saat nanti Lo bakalan tau semua nya jangan pernah nyesellll GW BENCI LO FADILL GW BENCI"teriak Erin frustasi
"udah erinn sabarrrr semua cowo memang gitu"sahut Ami menenangkan Erin..hingga air bening mengalir di ujung mata Erin
"gw harus apa sihhh capeee gw di giniin terusss Hiksss"tangis Erin pecah
"loo harus kuat dia aja cuek sama lo,Lo harus bisa cuek ke dia kamu bisa rinn"ucap Karin
"benar coba kamu cuek aja sama dia,kalau dia ngejar Lo berarti dia suka sama Lo tapi kalau dia malah cuek balik udh dehh Lo lupain dia selama nya"jelas ami
"iyaaa gw harus coba"ucap Erin dan menghapus air matanya
"nahhhhh gitu dongg ayo pulang"ajak Karin
__ADS_1
"ayoo"