
Heyyy guyssss ini bab spesial buat kalian karena di bab ini aku menceritakan masa lalu Ami yang belum sempat aku ceritakan ke kalian...
Happy Reading❤️
"Fadil,Erin Cepet pergi keburu malem"titah Danu
"Iya kak"ucap keduanya
Fadil dan Erin sampai di parkiran yang lumayan ramai.Fadil menyodorkan helm Nya ke Erin dengan langsung Erin menerima Nya tak seperti nifa tadi yah kan
"Rinn kamu baik baik aja kan?"tanya Fadil karena Erin dari tadi hanya diam saja yang biasanya bawel
"Ah ngga itu,,,aku kekenyangan.. iya aku kenyang makanya aku diam aja hehe"jawab Erin,ia diam sebenarnya bukan karena kenyang namun gugup jantungnya ga berfungsi dengan baik
"Emmm iya deh Erin"ucap Fadil
"Ayo"ajak Erin
"Yah"
Erin naik ke motor besarnya Fadil "Pelan pelan yahh"ucap Erin ketakutan
"Iya...kalau mau pegang pegang aja"sahut Fadil
"Boleh?"tanya Erin
"..."tiba tiba tangan Fadil meraih tangan Erin dan meletakkan di pinggangnya
_o0o_
"Karin ayo"ajak Danu
"Iya kak"sahut Karin sambil menunduk
Sesampainya di parkiran Danu masuk ke dalam mobil Nya yang sudah di bawa oleh supirnya tadi Karin di sepanjang jalan menuju parkiran hanya terdiam dan menunduk,membuat Danu gemas melihatnya
"Heyyy kok kamu nunduk terus?"tanya Danu"apa kah lantai lebih menarik dari pada aku"lanjutnya
"Ah iya ehhh ngga bukaannn aku hanyaaa lelah saja"ucap Karin sedikit berbohong
Jujur kalau di bilang Karin belum melupakan Bima pasti???iya dia belum bisa melupan Bima cinta pertamanya,selama ini ia tak ingin percaya kepada laki laki mana pun,lebih tepatnya belum mau buka hati lagi
"Emmm baik lah ayo pulang"ajak Danu,
Danu membukakan pintu mobilnya untuk Karin,karin hanya tersenyum manis ke arahnya
_o0o_
Kembali kepada Bram dan Ami
Bram yang datang ke arah rooftop dengan membawa nampan berisi makanan,Ntah dari mana niat dan pikirannya membawa ia untuk menemui seorang gadis yang tengah ngambek ini,Ami yang sedang duduk dan memainkan ponsel Nya sembari mendengar musik lewat earphone miliknya,tanpa di sadari Bram dari tadi memperhatikan Nya
'Manis' satu kata keluar dari mulut Bram
Gadis yang mengenakan baju seragam putih abu dengan kerudung segi empat putih sepatu hitam,kaki yang di ayun kan kedepan dan kebelakang mulut yang ikut bernyanyi sesuai musik yang ia dengarkan
Bram menghampiri Ami yang tengah sibuk sendiri tanpa dia sadar Bram sudah duduk di sampingnya
Bram mendekatkan mulut Nya ke telinga Ami "Asslamualaikum" ucapnya namun Ami masih belum sadar saking kerasnya itu lagu suara lembut Bram aja kalah hebattt Bener Ami wkwkwk...
Ami yang merasa ganjil di tempat itu melirik ke arah samping,,betapa terkejutnya iaa melihat sosok cowo yang membuatnya malu tadi,,ia tetap berusaha acuh
'Busettt dahhh ini orang atau jin sih main nongol nongol aja,tapi kok dia datangin gw sih kemana yang lain?ahhh udah deh pokoknya gw lagi bete sama nih orang'batin ami
"Sejak kapan Kaka di sini?"tanya Ami tanpa menoleh
"Tadi"jawab Bram
"Ga sopan"ucap Ami masih berusaha datar
"Kenapa?"tanya Bram merasa heran dengan gadis yang di sampingnya ini
"Kalau datang itu pake salam kek sapa kek,,ini?main duduk duduk aja ga sopan"omel Ami
'Perasaan gw salah mulu dari tadi...nasibb nasibb'batin Bram frustrasi
"Lo Nya aja ga denger"jawab Bram santai
"Lahhh kok aku sih,,Kaka udah salah nyalahin aku lagi anehhh"ketus Ami
"Siapa yang salah"tanya Bram
"Kaka lah"
"Haa"
Ini Bram salah mulu kasian bet dah beruang kutub sabar yahhhhh Bram hehe
"Ni makan"tawar Bram
"Ga usah So peduli"ketus Ami
"Oh oke"ucap Bram
"Cewe lagi ngambek tuh di pujuk bukan di cuekinnn"omel Ami lagi
"Lo mau gue pujuk?"
"Ga"
__ADS_1
"Oh"
"Ihhh ga peka"
"Apa?"
"Ga"
"Oke"
"Dasar beruang kutub ga peka banget sihhh romantis dikit kek"
"Mau?"
"Mau lahhh semua cewe juga mau di pekain sama cowo yang dia suka"
"Lo suka sama gue?"
"Iya"
"Ha?"
"Ngga jadi"
"Kok"
"Lo juga ga peka ke gw"
"Kan belum"
'Apa dia bilang belum berarti mau donggg yessss yessss,,,,"teriak batin Ami
"Apanya?"
"Ga"
'Ihhhh beruang kutub Emang'
"Makan"
"Ga"
"Ntar lo sakit"
"Bodo"
"lo maunya apa sih?"tanya Bram dengan nada aga tinggi
'Busettttt nih orang ngegas untung gue sayang'
"Iya iya bawel"
"Kaka ga makan?"tanya Ami sambil mengunyah makanannya
"Ngga"
"Kok,Kaka ga makan sihh nanti Kaka juga sakit loh"
"Lo aja dulu"
"Ngga mau pokoknya harus makan nihh Cepet buka mulut Nya aaaaaa...."
Ami menyendokkan makanannya lalu menyuapkan ke mulut Bram,Bram yang bingung dengan diri Nya sendiri tak ingin menolak suapan dari gadis itu sehingga ia membuka mulutnya dan mengunyah makanan yang di berikan oleh Ami
"Nahhh gitu dongg"sahut Ami sembari tersenyum
"Gue mau nanya"
"Apaan?"
"Tadi temen lo tadi bilang kalau lo baru buka hati lagiii maksudnya apa lo pernah pacaran?"
Ntah kenapa Bram tiba tiba Kepo dengan kehidupan gadis yang bernama Ami itu
"Khuukkkk khukkk"
Ami tersedak mendengar ucapan yang keluar dari mulut Bram,ia langsung meminum air yang udah di sediakan di atas meja
"Makan pelan pelan ga usah rusuh Emang mau maraton"
"Hmmm"
"Jadi Kenapa?"
"Mau tau?"
"Iya"
"Jadi dulu waktu aku kelas 8 ada cowo yang aku suka dari kelas 6 SD dan itu kami bersahabat sebenarnya nahhh pas naik kelas 7 tiba tiba rasa suka cinta itu muncul aku juga awalnya bingung kenapa bisa gini"
"Terus?"
"Terus aku diam aja ga bilang kesiapa siapa kalau aku suka sama dia dari kelas 6 SD,lagian orang orang bakalan Nyangkanya itu cinta monyet kan,nah jadi aku pendem aja sendirian,terusss pas kelas 7 dia tuh deket deket aku terus mulai dari curhat sampai kemana mana kita bareng,namun tiba tiba para sahabat aku yang cewe bilang kalau misalnya aku di suruh ngomong aja ke dia kalau aku suka sama tuh cowo"
"Lalu?"
"Nahh aku naik nih kelas 8 menurut aku pass buat aku kalau misalnya aku ngomong ke dia,nahhh aku kan ngajak janjian dia di belakang sekolah pas jam istirahat...kata dia sih iya iya aja Nahh oke aku tuh udah kuat mental gitu kan buat ngungkapin perasaan aku ke dia,,,konyol bukan?kebanyakan cewe pasti pengen Nya di tembak,yang ngukapin perasaannya cowo duluan, dan menurut aku itu ga penting temen mami aku pernah bilang kalau kita mencintai seseorang kita harus perjuangkan cinta Nya itu,kalau kita menyukai seseorang lebih baik kita ungkapkan aja nahhh dari situ aku belajar dan mengusir semua rasa gengsi aku ke dia
Nahh pas jam istirahat aku langsung lari ke taman belakang sekolah namun di saat aku sampai di sana ternyata dia..."
__ADS_1
"Dia apa?"
"Diaaa....cieeeee Nunggu yahhhh hahha"
"Cepet keburu malem"
"Lanjut nih?"
"Hmm"
"Ternyata dia belum datang,,,nah aku Nunggu dia yahhh,nahhh sampai bell masuk dia ngga datang juga di situ aku Bener Bener sedih tapi aku pikir positif aja kalau dia lagi ada hal yang jauh lebih penting aku kembali aja ke kelas namunnn di saat aku lagi jalan di koridor sekolah aku melihat orang yang selama ini aku tunggu tunggu orang yang selama ini aku sukai sedang jalan berdua dengan seorang cewe sambil berpegangan tangan,,,aku yang ga kuat liat itu semua akhirnya aku nyamperin mereka dan yang bikin aku Bener Bener kecewa sekaligus kaget ternyata dia pacaran sama tuh cewe udah hampir 1 tahun lantas selama ini dia bohongin aku,ngasih harapan ke aku terus ninggalin aku gitu aja,,dan di situ aku ga mau buka hati lagi buat seseorang ga mau percaya lagi sama COWO yang bisanya cuman ngasih harapan tanpa ada Nya kepastian
"Udah cukup aku selama ini berpura pura bahagia,pura pura tegar di hadapan teman teman ku,udah cukup aku menderita gara gara cowo,makanya aku paling ga suka ngeliat teman cewe aku di permainin perasaannya sama cowo terutama Erin,Kaka tau?Erin udah berjuang buat dapetin hari Fadil selama 3 tahun tapi apa?fadil malah menyukai Karin yang jelas jelas ngga suka sama dia bodoh bukan?ntah lahh setiap kali aku suruh dia berhenti berjuang dia tetep aja dengan tujuannya,baru dapet aku temen kaya dia yang udah jelas jelas cintanya bertepuk sebelah tangan masihhh aja bertahan padahal aku ga mau mereka merasakan hal yang sama cukup aku aja sekarang yang seperti ini tapi nyata Nya masih ada orang yang lebih dari aku"
"Udah?"
"Iya udah terus?"
"Nihh"
Bram tiba tiba menyodorkan minum ke arah Ami,Ami mengangkat satu alisnya tanda dia bingung dengan sikap cowo di sampingnya itu
"Lo cape kan udah ngomong panjang kali lebar kali tinggi,,nah sekarang minum"ucap Bram seperti biasa datar
"Emm thanks"
"Ternyata gadis dewasa seperti lo dan gadis galak seperti lo sama sama lemah yahhh kala soal cinta"
"Begitu lah cewe,sekuat apa pun dia di depan semua orang akan rapuh ketika dia sendiri cewe selalu menampakkan senyum bahagianya ketika di depan semua orang tapi ngga dengan hatinya ia menangis ia kecewa ia rapuh dan lemah"
Ami yang tak dapat menahan air matanya dari tadi kini lolos membasahi pipi mulusnya itu,Bram yang melihat itu merasa sakit baru kali ini ia melihat Ami menangis,Bram mendekat ke arah Ami dan mengucap lembut pucuk kepala Ami,ami melirik ke arah samping melihat orang yang udah mampu membuka hatinya lagi ia mendapatkan senyuman dari Bram senyuman yang berbeda dari bisanya senyuman tulus dan indah untuk pandang
"Sabar suatu hari ada saatnya lo bahagia"
"Terima kasih kak"
"Ayo pulang,biar gue yang ngantar lo"
"Bentar lagi kak tanggung mataharinya belum sepenuhnya hilang,bukan kan indah buat melihat senja di sore hari"
"Mmmm baik lah"
Awan yang mulai berubah berwarna hitam,matahari juga mulai tenggelam seorang gadis masih setia memandang lurus senja yang menurutnya cocok untuk melepas penat dan kekecewaan yang ia alami selama ini,burung yang berkicau memecahkan keheningan dia antara dua manusia itu.
"Kita pulang dah mau malem nanti orang tua lo khawatir"
"Iya kak ayo"
Ami pergi meninggal kan tempat itu dengan hati yang tenang,akhirnya ia bisa melepaskan semuanya bisa bercerita tentang semua yang di alaminya selama ini,bagaimana bisa dia percaya sama orang yang baru dia kenal selama 12 bulan ini?mungkin karena ia menaruh hatinya jadi yah percaya percaya aja
Di sepanjang perjalanan ami hanya melihat ke luar jendela dan menghiraukan seseorang di sampingnya,jujur dia takut takut kalau Bram akan melakukan hal yang sama seperti masa lalunya itu
"Makasih kak"ucap Ami dengan senyum yang beda dari biasanya
"Sama sama"sahut Bram datar
'Niii orang tau cewe lagi badmood masih aja dinginnn ahkkkk gue makin badmood iniiiiii'batin Ami
"Aku masuk ya....Kaka hati hati"pamit Ami
"Tunggu"cegah Bram
Membuat Ami menghentikan langkahnya dan berbalik arah lagi
"Apa apa kak?"tanyanya
Bram berjalan mendekat ke arah Ami "Selamat malam , mimpi indah" Bram memberikan senyuman manisnya
'Ahkkkkkkk nie orangggg kadanggg dinginnnn kadangggg romantis juga bikinnn mood gue naikkkk nihhh'lagi lagi Ami berkhayal
"Ah iya kak makasih Kaka juga,jangan lupa besok macul"sahut ami tersenyum memperlihatkan gigi giginya
"Macul?"
"Iya macul,,,MASUK SEKOLAH kakakkkkk"sahut aku gemassss
"Hmm oke"
"gue balik"
"Iya byeeeeeee"
"Bye"
Ami melambaikan tangan ke arah Bram yang masuk ke dalam mobilnya,sedangkan Ami mematung melihat mobil yang di kendarai Bram lama lama menghilang
"Baru juga romantis Udahhh dingin lagi dasar manusia kutub,,,ehhh ga apa apa dehhh ada peningkatan juga wkwkwk semangatttt amiiiii"teriak Ami
"Sayang kamu kenapa" ucap mami Ami yang melihat anaknya teriak teriak ga jelass di teras rumahnya
"Ahhh ngga mii..tadi kaki Ami gatalll jadi Ami teriak aja deh heheh maaf"sahut Ami melas
"Ahhh yah sudah masuk sana dah malem"
"Oke miiii"
Spesial buat hari ini 4 episode nihhhh
💛💛💛💛
__ADS_1