sebuah perasaan rahasia

sebuah perasaan rahasia
Episode 5


__ADS_3

Fadil POV


"what's Karin suka sama Bima?masa iya sih


tapi kan dia tahu kalau aku suka sama dia tapi kok malah dia suka sama Bima sih?memang aku kurang apa?Karin kamu tau aku menyukai mu sejak kelas 7 tapi kenapa kamu tetap saja menghiraukan ku dan hingga sekarang kamu malah mengejar bima,benar kata Andre orang yang benar-benar menyukai dan mencintai kita yaitu orang yang selama ini datang dan selalu memberi semangat untuk ku apa kah itu Erin?ahhh kok ke dia sih?tapi apa benar Erin menyukai ku?ah tidak mungkin masa iya dia menyukaiku sejak lama


"batin Fadil yang tengah duduk di balkon kamarnya sambil melihat pemandangan luar rumah yang menurut nya menjadi kebiasaan nya saat sedang bingung


Erin POV


apa maksudnya Karin suka sama Bima?tapi bagaimana dengan fadil? kasian dia, dia udah nunggu dan merjuangin Karin tapi apa balasan dia?ya Allah berikanlah petunjuk untuk semua ini,


"kok aku sedih sih seharusnya aku seneng doang bisa dapetin Fadil,tapi hati aku ini justru sedih dan bingung,apa aku takut kalau Fadil sedih dan sakit hati,,yah mungkin itu aku ga mau melihatnya sedih meskipun dia ga pernah mikirin aku dan seandainya peduli mungkin dia menganggap ku hanya seorang sahabat tak lebih,,ntah kenapa perasaan ini begitu berat untuk melupakan nya.tapi aku harus bisa buat melupakan semuanya.ayo Erin kamu pasti bisa"batin ku


tiba tiba Bima membuyarkan lamunanku "he Erin kamu ga akan turun"


ternyata ini sudah sampai gerbang rumah Erin,dia Masi belum nyadar dan Hanifah pun menepuk pundak nya akhirnya aku pun tersadar


"e-eh iya maap makasih yah udh nganterin aku,nif aku duluan yah assalamualaikum"tutur ku ke pada mereka


"iya rin hati hati kamu Jan melamun terus " ucap nifa khawatir

__ADS_1


mobil yang di kendarai mereka pun pergi hingga tak terlihat,Erin berjalan menuju pintu besarnya itu dan membukanya di ruang tengah sudah ada mama yang sedang menonton TV


"assalamualaikum mama"teriak ku semangat karena aku tak mau mama mengetahui kalau aku sedang memikirkan sesuatu


"waalaikumsallam anak mama"ucap mama sambil mengulurkan tangannya dan aku pun mencium punggung telapak tanggan mama


"papa belum pulang mah?"tanya ku ke mama


sembari duduk di sampingnya


"belum nak sebentar lagi katanya,,oh iya kamu mandi dulu aja sana siap siap makan udh gitu belajar ya sayang"suruh mama ke pada ku dan aku pun menaiki anak tangga menuju tempat terfavorit ku ya kamar ku sendiri lah


setelah mengganti pakaian aku menyiapkan buku yang akan di baca karena besok latihan buat ujian yang akan datang selama 5 hari lagi


tiba tiba ketokan pintu terdengar


"sayang ayo makan nak"ajak mama sambil membuka pintu kamar ku


"iya mah ayo"jawab ku,aku dan mama pun turun dan melihat papa yang sudah menunggu di meja makan


"selamat malam papa"ucap ku sembari mencium pipi papa

__ADS_1


"selamat malam anak papa"Jawab papa sembari mengelus Surai hitam ku yang di bairkan terurai,aku pun duduk di samping papa dan mama duduk di depan ku


"tadi pulang jam berapa"tanya papa tiba tiba


"mungkin jam 5 pah aku tidak melihat jam"


jawab ku jujur


"Emm baik lah habiskan makanan mu dan belajar lah besok kan kamu ada latihan"ucap papa yang di angguki ku


seperti biasa kami makan dengan tenang dan hening,setelah selesai makan aku kembali ke kamar dan membuka buku yang sudah aku siapkan dari tadi...aku pun mulai membaca buku demi buku yang akan menjadi materi pembelajaran untuk besok latihan ujian


setelah selesai aku menutup buku buku yang usai aku baca dan memasukkan buku yang akan di bawa besok ke ransel ku..aku berjalan menuju balkon kamar ku ntah lah rasanya menyenangkan memandang bintang,bulan,di langit yang hitam itu .. menurut ku ini adalah caraku untuk menghilangkan semua penat yang ada di pikiranku


Bintang memang indah tapi tak bisa ku raih,bulan memang menawan tapi hanya bisa ku pandangi,bumi adalah tempat terindah karena di bumi aku bisa mengenal mu


-Erina


agrhhhhhh....rasa nya ingin aku teriak dan mengatakan aku membencimu karena apa?kamu yang membuat aku seperti orang yang bodoh yang selama ini selalu memendam rasa sendirian yang tak pernah orang tau.


angin mulai kencang dan membuat suasana menjadi dingin aku kembali ke kamar dan merebahkan tubuh ku di ranjang mematikan lampu dan beroda agar besok menjadi hari yang lebih baik dari sekarang .. aku perlahan menutup mata ku dan akhirnya aku pun terlelap dengan tidur ku

__ADS_1


__ADS_2