sebuah perasaan rahasia

sebuah perasaan rahasia
#37 UTS BERAKHIR MISI DIMULAI


__ADS_3

Happy reading đź’›


hari ini adalah terakhir UTS hari yang begitu menyenangkan dan menegangkan menyenangkannya karena akan berakhir dan meninggal kan soal soal UTS dan yang menegangkan Nya yaitu hasil dari nilai yang akan keluar dan menentukan mereka naik atau tidak


"Erinnn!!!"teriak seseorang


Erin yang sedang berjalan dengan para sahabat Nya mendadak harus berhenti karena seseorang memanggil namanya ia membalikan badan dan menatap seseorang yang sedang bejakan ke arahnya orang itu di ikuti oleh ke dua temannya yang cool dan dingin


"Kak Raffi"ucap Erin


Yah Raffi,Bram dan Danu menghampiri Erin dan ke enam sahabat


"Nanti ke kantin bareng yu"ajak Raffi dengan lembut


Sesekali Raffi melirik Fadil yang berada di sebelah Andre


"Ahhh itu doang Kirain apa okeyyy deh"ucap Erin sambil tersenyum lembut


"Ehhh ini kayanya uts berakhir misi pun di mulai"bisik Ami ke Karin yang mendapat anggukan oleh Karin


"Nahh"


Fadil yang melihat itu merasa sakit,sakit melihat orang yang ia cinta bersikap lembut kepada orang lain


Raffi mulai berbicara lagi "mau aku jemput apa kamu yang jemput aku?"tanya Raffi


"Oiii pea'ak lo biasanya ngomong pake gue lo lahhh sekarang??sejak kapan lo lembut sama cewe"ucap Danu


"Temen lo lagi bucin"sahut Bram datar


"Emang dia bukan temen lo?"tanya Danu


Bram sedikit menoleh "bukan"


"Njirrr lo ga di aku temen tuhhh"Danu menyenggol lengan Raffi


"Gila Emang tuh bocah dasar gunung es"


Erin dan yang lain melihat itu tertawa


Beda dengan Fadil yang sedang menahan emosi Nya Andre yang berada di samping temannya itu merasa aneh dan ia tahu bahwa temanya itu sedang di landa cemburu

__ADS_1


Andre mendekatkan mulutnya ketelinga Fadil dan menutupinya dengan sebelah tangan lalu berbisik"Gue harap lo ga cemburu dan gue harap mereka ga ada hubungan apa apa"


Fadil tak bergeming menghiraukan ucapan sahabatnya itu


"Rinnn gimana mau aku yang jemput?"tanya Raffi


"Ahhh ga usah aku sama mereka aja Kaka tunggu di kantin yah"sahut Erin sambil tersenyum


Namun Erin memincingkan matanya ke arah rambut Raffi yang sedikit berantakan lalu ia melangkah ke arah Raffi dan berjinjit sedikit lalu membenarkan rambut Raffi yang berantakan "kak ini berantakan gimana sih Emang ga nyisir"ucapnya sambil terus berapi kan rambut Raffi


Raffi yang melihat wajah Erin dengan dekat merasa nyaman namun tiba tiba jantungan Nya berdetak lebih kencang


'Ya Allah kok jantung gue kenapa ini...tapiii Erin cantik juga kalau di liat liat..Etssss ini cuman pura pura Raffi Inget pura puraaa jangan ngareppp"batin Raffi


Fadil yang melihat itu merasa geram hingga ia mengepal kuat tangannya


Matanya memancarkan ketidak sukaan


'Ternyata gini rinn dulu kamu ngeliat aku sama Karin ternyata begitu sakit!bagaimana bisa kamu bertahan selama ini rinn..tapi aku ga akan nyerah aku bakalan tetap ngeyakinin kamu'


"Ahkmmmmm...sampai kapan kita jadi nyamukk"dengus nifa


"Ya udah tinggal pakai baygon aja apa salahnya"ledek Andre


"Iya aku ganteng kan???"


"Iya gantengggg gantenggg bangetttt"


"Hahah iya dongg pas-"


"KAYA KUDA!!"nifa berteriak dan memotong omongan Andre


Bell berbunyi mereka masuk ke kelas masing masing dan mengerjakan soal soal yang di berikan guru.


Sesuai rencana Raffi,Bram dan Danu sesudah menunggu mereka di kantin Erin dan yang lain pun sudah menuju kantin Fadil dan Andre pun ikut sebenarnya Fadil tak ingin ikut namun karena Andre yang memaksa yah udah lah gimana lagi?akhirnya dia ikut


Namun di saat mereka Nyampai kantin dan menuju meja.


"Maaf telat"ucap Erin yang langsung duduk di ikutin oleh teman temanya


"Ngga kok baru juga deteng ucap Bram"

__ADS_1


Fadil memilih duduk di paling ujung dan berhadapan dengan Andre


Sedangkan Ami ia berhadapan dengan Bram membuatnya gugup karena Bram memperhatikan Nya terus dengan tatapan yang Sulit di artikan.danu yang berada di sebelahnya merasa aneh dan melihat apa yang Bram liat ternyata Ami yang sedang tertunduk sambil meminum minumannya lalu ia tersenyum sinis


'Aishhhhh kenapa dia melihatku seperti itu apa kah ada yang aneh dari muka ku??'


'Kenapa aku begitu senang memandang wajahnya itu sehingga ingin terus memandangnya'


"Ahkmmmm sampai kapan lo mau liatin dia?"ucap Danu santai membuat Bram mengalihkan pandangannya dan yang lain memandang Bram


"Kak Bram mandang apa??"tanya Erin ceplos


"Ngga"


"Erinnnn lo adiknya masa ngga tau dia tuh lagi memerhatikan cewe yang sedang mengusik hatinya hahaha"sahut Danu dengan nada meledek


"Berisik"


"Maksudnya??"ucap nisa


"Lebih baik kita makan"ajak Andre


"Buru buru bro"sahut Raffi


"Soalnya kak ada yang sedang patah hati harus di kasih makan"sahut Andre polos membuat semua orang melongo beda dengan Fadill yang menatap tajam ke arah Andre


"Maksud kamu??"


"Udah lupakan"sahut Fadil dingin


Mereka makan dengan tenang sedikit candaan dan tawaan menghiasi makan makan mereka sesekali Raffi membuat panas Fadil


Raffi yang melihat itu menahan tawanya agar tak pecah


"Ehh kita duluan yahhh"ucap Ami mengajak teman temanya yang lainnya


"Oke"


Mereka meninggal kan 3 cowo dingin itu dan beranjak pergi ke kelas


Namun tiba tiba

__ADS_1


Brugg


"Erinnnn"teriak teman temanya


__ADS_2