sebuah perasaan rahasia

sebuah perasaan rahasia
#26 PENYESALAN


__ADS_3

NOTE : DULU YAH GUYS:MAAF BARU BISA UP LAGI KARENA KEPENTINGAN KELUARGA JUGA.


Bram yang baru sampai di UKS langsung memanggil dokter dan anak PMR yang siap siaga di situ,melihat kepanikan Bram membuat orang orang yang di sekelilingnya curiga,namun hal itu malah di hiraukan oleh Bram ia lebih memilih kesehatan adik sepupu kesayangannya ini dari pada omongan netizen.Naisa,Ami,Nifa dan Fadil juga mengikuti Bram dan sampai di uks


"DOKKK DOKKK!!!bantu dia sekarang cepat!!!!"perintah Bram setengah teriak dan menidurkan Erin di bangkar yang sudah tersedia di UKS


"Vin(ketua PMR)cepat bawa peralatan dan periksa ia sekarang!"ucap dokter yang menjaga di UKS itu


Cuman butuh beberapa menit Erin di periksa,Erin kini telah usai di periksa dan ternyata asam lambung Nya naik karena ia tidak memakan apa pun pagi ini dan akibat terlalu banyak berdiri ia menjadi kelelahan pada akhirnya nutrisi dan tenaganya terkuras


"bagaimana dokkk keadaan teman saya"ucap Ami panik


"tidak apa apa hanya saja asam lambungnya naik dan kelelahan saja,dan tolong bicara padanya agar tidak telat makan dan meminum obat,serta utamakan sarapan terlebih dahulu sebelum berangkat"jelas dokter yang di angguki oleh teman temannya itu


"Baik lah Pak terima kasih"ucap Bram


"Apa lah kita boleh melihat keadaaanya?"tanya Nisa


"Tentu"jawab dokter dan langsung meninggalkan tempat itu


Kini Bram, Ami,Karin,Nisa, dan nifa masuk ke dalam UKS untuk melihat keadaan Erin.


Karena Bram masih banyak yang harus ia lakukan dan ia juga harus segera pergi ia menitipkan Erin kepada teman temanya agar menjaganya


"Kalian temannya Erin kan?"tanya Bram kepada mereka


"Iya kak"sahutnya


"Saya masih ada hal yang harus saya selesaikan bisa kah kalian temani Erin sebentar?"jelas Bram


"Tentu kak kita akan menjaga Erin sampai ia pulihh sampai ia bisa jalan lagi bahkan sampai tua juga kita siap kok kak"Cerocos Ami tanpa jeda membuat Bram tersenyum kecil dan geleng geleng kepala


"Baik lah saya permisi Asslamualaikum "pamitnya


"Wa'alaikumsalam"sahut mereka serentak


"Gantengggg bangetttt sumpah demi apaaa coollll bangetttt ya Allah ternyata tak salahhh jika ada pangeran turun dari khayangan"Halu Ami sambil ketawa tawa


"Heee berisik tau liat tuh Erin belum sadar juga"sahut nifa


"Rinnn cepat sadar dong"lirih Nisa


"Assalamualikum Erinnnnn!!,Ami,Nifa,Nisa apa yang terjadi"teriak Karin yang Baru saja sampai di ruangan Karin


"Waalikumsallam dia hanya kelelahan aja"jawab Nisa


"Ahhh erinnn"lirik Karin melirik Erin yang masih belum sadarkan diri


Di tempat lain Fadil yang hanya bengong dan diam di luar,Andre yang melihat sahabatnya itu bengong tau akan kekhawatiran Erin namun ia juga tau bahwa Fadil masih salah paham akan semua itu


"Ehhhh brooo"tegur Andre menepuk pundak Fadil


"Apaan sihh loo"ucap Fadil membenarkan duduknya


"Ga bakalan temuin dia ha?"tanya Andre


"Kan di sana udah ada cowo Nya lah terusss,masa ia gW juga masuk anehhh"

__ADS_1


"Heee lo cemburu yahhhhh"


"Hahah cemburu nggga"ucap Fadil sinis namun tetap di hatinya ia merasa gelisah dan khawatir


"Ngga salah lagi kan looo"ledek Andre lagi


"Bacottt looo balik sana"usir Fadil


"Oke gW balikkkk dulu byeeee"


"Oiiiii Pea'akk loo **** yahhh jalan keluar tuh ke kanan bukan lurus loo **** atau di **** begoinn ha"teriak Fadil karena melihat Andre yang ingin keluar namun malah ke arah ruangan Erin


"Yahhh gw kan mau balik liat Erin ****,loo kali yang kurang otak atau jangan jangannn loo rindu mie ayam Mba Sari yahhhhh"ledek Andre kembalikan sedikit badannya


"Sialan"gungam Fadil


Namun di saat Andre hendak membuka pintu tiba tiba Bram keluar dan membuat Andre kaget,


"Maaf kak"sahutnya


"Gpp"ucap Bram dingin dan langsung pergi bahkan ia melewati tempat duduk Fadil tanpa menoleh


"Busetttttt dingin Bener tuh oranggg"ucap Andre yang sedikit melirik Bram yang tengah berjalan dan kembali masuk ke ruangan erin


Fadil yang melihat Bram keluar hanya diam dan melirik Sinis namun di acuhkan oleh Bram


"Asslamualaikum teman temannn kembali lagi dengan gw cowo paling ganteng seduniaaaa yang sebantingggg dengan Justin beaber"ucap Andre yang baru saja datang


"Waalikumsallam"serentak mereka menjawab


"Pede banget sihh loo muka kaya pantat Katelll juga Bangga Nya minta ampunnnn"ledek nifa


"ERINNNNN,"ucap Nisa sedikit teriak


"ERINNNN ALHAMDULILLAH,"Ucap syukur mereka karena Erin tengah sadar


"Aku dimana"lirih Erin setengah sadar


"Kamu di UKS rin"ucap Karin


"Permisiii Erin kamu sudah sadar syukurlahhh,,Oh ini resep obat untuk kamu dan ada vitamin juga kamu ambil ini di apotek sekolah gratis kok tinggal serahin ini aja"jelas Alvin(Anak PMR) yang baru saja datang dan memberikan resep obat


"Terima kasih kak"sahut Erin lemah


Nifa yang melihat ketampanan Alvin membuat jantungnya berdetak dua kali lipat dari biasanya


"Awwwww"ucap nifa sembari memegang dadanya


"Lahhh kamu kenapa nif?"tanya Ami


"Kamu sakit"tanya Alvin melihat nifa


'Please deh kak jangan ngomong gitu ini jantung aku deg degannn kaya habis ikutan maratonnn se indonesia'Batin Nifa melihat Alvin


"Haloooo"ucap Alvin melambaikan tangan di hadapan nifa


"Kak sepertinya aku sakit jantung dehhh Ntah kenapa jantung aku kalau liat kakak deg degan gitu malahan berdetuk dua kali lipat kak takutnya loncat ini jantung kalau liat muka Kaka terussss"jelas nifa panjang kali lebar yang membuat semua orang bengong aneh

__ADS_1


"lo gila niffff,baru kenal juga langsung aja babat Emang lo pikir dia itu bunga gitu langsung di babat aja"bisi Karin


"Iya dia bunga yang selalu nampak indah di hati aku"ceplos Nifa lagi membuat Alvin geleng geleng kepalanya


"Ehhhh loo Stresss mending keluar aja dehhh ganggu suasana aja"ucap Andre membuka suara


"Emmm lebih baik saya permisi dulu"pamit Alvin karena tidak enak dengan mereka


"Dadahhhh Kaka gantengggg"teriak Nifa


"Berisik oiii liat erinnn baru sadar lo gila"omel Andre


"Diam loo sirik aja,,apa jangan jangan lo cemburu yahhh kannn yah kannn"sahut nifa sambil menunjuk nunjuk ke muka Andre


'Ehhhh nie bocahhhh kenapa sihh,Emang Bener sih kok gW ga suka yah dia puji puji cowo lainnnn,anehhh bangettt apa jangan jangannnnn ahhkkkk tidakkk ga mungkin lah gW cemburu sama nihh bocah"


"Nggaaaa apaan sihh loo risihhh"sahut Andre cepat


Erin yang sudah sadar hanya tertawa melihat teman yang satunya itu sungguh konyol itu,namun kini mata Erin melihat sekeliling ruangan ia mencari seseorang yang ia tunggu,namun hasilnya nihil ia tidak menemukannya


'Ke mana dia?apa benar dia sudah tak peduli lagi dengan kU?apa selama ini dia perhatian itu hanya untuk melampiaskan semuanya?lantas ia memberi harapan dan akhirnya dia seperti ini,ternyata benarrr mencintai seseorang yang tak pernah mencintai kita itu menyakitkan dan terlebih lagi mengharapkan seseorang yang justru orang itu mengharapkan orang lain hanya dapat membuat sayatan luka dihati'


Nifa,Ami,Karin dan Naisa yang mengerti Erin sedang mencari seseorang,mereka tau perasaan Erin sekarang pasti ia merasa sakit yang dalam bagaimana mungkin,orang yang kita cinta justru bersikap Bodo amat dan tak peduli.


"Dahhh lah rin moven aja,mungkin dia bukan yang terbaik buat kamuuu"ucap nifa


"Iyaaa nahhh kamu harus bisa lupainnn dia oke"ucap Nisa semangat


Amiii yang melihat sahabatnya seperti ini tak tegaa karena ia harus tersakiti oleh sahabatnya sendiri,Ami pergi dari ruangan Erin tanpa memberi tahu teman teman nya itu


"Geys aku ke toilet dl ya"pamit Ami


"Iya mi"jawab mereka


Ami keluar ruangan untuk menemui Fadil yang sedang duduk dan yang tengah asik dalam lamunan Nya sendiri


"Heee lo cowo apa cewe sihhh brengsekkk bangett"ucap Ami tiba tiba di hadapan Fadil membuat Fadil berdiri


"Makasud lo apa?"ucap Fadil santa


"Lo masih belum ngerti haaa?setidaknya kalau lo ga suka sama Erin jauhinnn dia ga usah kasih harapan ga usah dekstrin dia cukup lo jauhin dia aja"sentak Ami


"Terserah"ucap Fadil acuh "dan apa loo bilang dia berharap sama gw hahahaha konyolll...udah punya cowo tapi malah berharap sama yang lain"tawa sinis Fadil pecah


"Maksud loo apa haaa?"teriak Ami tak kuasa menahan emosinya


"Loo **** yahhh atau loo Emang **** lo itu sahabat an sama dia masa ia dia tidak memberi tahu bahwa cowo yang gendong dia,yang dia peluk itu pacarnya sendiri"ucap Fadil tak kalah sinis


"Hahahhaha loo yang begoooo looo yang Bodoooo,,,makanyaaa kalau orang mau jelasin sesuatu itu dengerin dulu jangan langsung pergi jangan langsung main hakim sendiri akhirnya salah paham kan,,,cowo yang tadi gendong Erin dan cowo yang Kemaren peluk Erin itu Kaka dia Kaka sepupu dia loo puas haaaaa?"ucap lantang Ami


Kali ini Fadil bungkam tidak tau harus berkata apa ia hanya mencerna perkataan Ami,


"Lo Baru sadar?lo baru tau?kemana aja loo!loo tau Erin telat sampai Sampai Erin ga sarapan tadi karena apa?karena loo **** loo yang udah membuatnya seperti ini,karena dia mikirin lo jadi dia telat"ucap Ami lagi "satu lagi jangan pernah memberi harapan palsu ke sahabat gue jangan pernah memberi kepastian yang tak pernah pasti dan jauhin dia kalau lo ga suka sama dia,jangan pernah sakitin hati dia!!!"ucap Ami lagi


Fadil hanya diam ia terus berpikir apa yang di katakan Ami tadi membuatkan benar benar bungkam dan tak berani berkata apa pun


"Udah jelas?lo bingung harus berkata apa?bodoh!Seharusnya buka hati loo buat dia,buka mata loo selebarrr mungkin,lo tau Erin suka sama lo udah lebih dari 2 TAHUN dan lo apa?lo suka sama Karin yang jelas jelas ga suka sama lo?terusss lo tau Karin suka sama Bima dan sekarang lo deketin Erin dan beri dia harapan palsu ohhhh tuhannnn sebenarnya dia itu manusia apa alien gak punya otak!!Satu lagi pesan gw jangan pernah menyia nyiakan orang yang Bener Bener sayang sama kita dan yang udah berjuang selama ini"jelas Ami yang langsung pergi dari tempat itu dan kembali masuk ke ruangan Erin

__ADS_1


Fadil yang hanya diam seribu bahasa,otak Nya terus berputar terus bekerja dan mencerna baik baik "cowo yang tadi gendong Erin dan cowo yang Kemaren peluk Erin itu Kaka dia Kaka sepupu dia"


__ADS_2